Wi-Fi Publik Bisa Melihat Aktivitas Anda, Ini Cara Aman Menggunakannya

Wi-Fi Publik Bisa Melihat Aktivitas Anda, Ini Cara Aman Menggunakannya

Bisnis.com, JAKARTA — Wi-Fi publik yang sering kita pakai saat berada di tempat umum ternyata memiliki segudang risiko, mereka dapat melihat aktivitas online hingga menjadi serangan perantara bagi pelaku kejahatan internet.

Saat ini aktivitas yang kita lakukan akan selalu berkaitan dengan internet, Wi-Fi publik menjadi penolong disaat kita membutuh kan internet di tempat umum. Diantara kita mungkin sengaja mencari restoran atau tempat yang memiliki jaringan internet untuk sekedar mengerjakan tugas.

Namun, tahukah kamu dibalik internet gratis yang kita dapat kan ada beberapa risiko yang harus kita ketahui. Penting untuk diingat, penyedia layanan internet (ISP) dapat memantau semua lalu lintas yang tidak terenkripsi di jaringan mereka. 

Dilansir dari BGR Senin (12/1/2026),  ini berarti jaringan menyimpan semua catatan yang terjadi ketika sebuah perangkat terhubung ke jaringan tersebut. Tapi, belum tentu ISP akan memeriksanya, namun tetap ada kemungkinan nyata yang harus diwaspadai. 

Keamanan Wi-Fi publik tentu berbeda-beda tergantung tempatnya. Wi-Fi bandara atau tempat yang dianggap sensitif kadang memiliki pemantauan tambahan, dengan tujuan menjaga keamanan lokasi tersebut. Tetapi dalam beberapa kasus Wi-Fi bandara bisa jadi lebih tidak aman, karena banyaknya pengguna dan lalu lintas data.

Selain itu, Wi-Fi pada kedai lokal yang biasanya hanya menyediakan sebagai fasilitas tambahan saja, tanpa sistem pengawasan tetap berisiko karena bersifat terbuka.

Kenapa jaringan terbuka berbahaya?

Alasan utamanya adalah berbeda dengan Wi-Fi pribadi,  Wi-Fi publik biasanya tidak menggunakan kata sandi dan pengaman yang kuat. Akibatnya, data yang kamu kirim lewat internet bisa lebih mudah disadap oleh orang lain.

Ada jenis kejahatan yang disebut serangan perantara, yaitu ketika pelaku kejahatan mengintip data Anda di tengah jalan saat data itu dikirim dari ponsel ke internet. Dengan cara ini, mereka bisa mencuri kata sandi, nomor kartu kredit, akun email, dan informasi pribadi lainnya. Mereka mungkin tidak melihat tampilan layar Anda, tetapi tetap bisa mengetahui data penting yang Anda kirim.

Karena itu, pemilik atau pengelola Wi-Fi publik yang punya alat dan pengetahuan, bisa melihat situs apa saja yang Anda buka dan data tertentu yang Anda kirim.

Masalah lainnya, sekarang ada juga hotsot palsu yang sengaja dibuat menyerupai Wi-Fi publik asli. Tujuannya untuk menipu orang agar tersambung, lalu data internetnya dipantau atau dicuri.

Cara Melindungi Diri Dari Risiko Wi-Fi Publik

Meskipun ada beberapa cara untuk melindungi diri saat beraktivitas online, hal ini sangat penting. Jika kamu sering menggunakan Wi-Fi publik, sebaiknya perhatikan langkah-langkah berikut untuk meningkatkan keamanan saat terhubung ke jaringan tersebut.

Pertama, hindari mengakses informasi sensitif di jaringan publik. Walaupun situs web terenkripsi HTTPS akan mencegah pelaku kejahatan atau hanya memantau jaringan, situs tersebut tetap akan menunjukkan halaman mana yang kamu kunjungi secara online dan aplikasi mana yang Anda hubungkan.

Kedua, menonaktifkan berbagi file akan membantu mencegah file dan folder pribadi dibagikan dengan perangkat lain di jaringan yang sama. Berbagi file secara terbuka akan memungkinkan pihak yang tidak bertanggung jawab di jaringan yang sama untuk melihat dokumen tanpa interaksi apapun dari kamu.

Terakhir, gunakan VPN. jaringan pribadi Virtual (VPN) menyediakan enkripsi yang lebih tinggi untuk penjelajakan online kamu, bahkan saat tidak berada di jaringan Wi-Fi publik. Banyak orang menggunakan VPN karena data mereka jadi terenkripsi dan lebih sulit diretas, meskipun penyedia Wi-Fi masih bisa melihat bahwa Anda terhubung. Itulah sebabnya Android dan iPhone menyediakan VPN bawaan, dan tersedia juga banyak layanan VPN lainnya. (Nur Amalina)