Jakarta –
Ginjal berperan dalam menyaring limbah dan menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Namun, tanpa disadari, beberapa kebiasaan sehari-hari bisa memberikan dampak negatif pada organ vital ini.
Mulai dari pola makan, kebiasaan minum, hingga gaya hidup kurang sehat, semua dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal. Oleh karena itu, penting untuk mewaspadai sejumlah kebiasaan ini.
Waspada! 8 Kebiasaan Ini Bisa Picu Kerusakan Ginjal
Dikutip dari laman National Kidney Foundation, berikut sejumlah kebiasaan yang bisa memicu kerusakan ginjal:
1. Makan Terlalu Banyak Garam
Diet tinggi garam atau natrium bisa meningkatkan tekanan darah pada ginjal. Sebaiknya, beri rasa pada makanan dengan rempah dan bumbu, bukan garam. Lidah akan menyesuaikan diri dan nantinya kemungkinan akan lebih mudah menggunakan lebih sedikit garam pada makanan seiring waktu.
2. Makan Makanan Olahan
Studi tahun 2022 menemukan, orang yang banyak makan makanan olahan memiliki risiko penyakit ginjal 24 persen lebih tinggi. Makanan ini umumnya melewati banyak tahapan pengolahan dan mengandung zat aditif buatan, gula tambahan, karbohidrat olahan, lemak tidak sehat, serta natrium.
Selain itu, makanan ini juga rendah serat, protein, dan zat gizi penting. Karena itu, dianjurkan untuk lebih memilih makanan utuh, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan biji-bijan.
3. Kurang Minum Air
Kurangnya asupan air memberi risiko terhadap kerusakan ginjal, terutama jika seseorang melakukan pekerjaan berat atau dalam cuaca panas. Air membantu ginjal membuang limbah, mencegah batu ginjal, dan membuat obat infeksi saluran kemih bekerja degan lebih baik.
4. Kurang Tidur
Istirahat malam yang berkualitas sangatlah penting untuk kesehatan secara keseluruhan, termasuk untuk ginjal. Fungsi ginjal sendiri diatur oleh siklus tidur-bangun yang membantu mengoordinasikan beban kerja ginjal selama 24 jam.
5. Penggunaan Obat Pereda Nyeri yang Berlebihan
Obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti NSAID (Nonsteroidal Anti-Inflammatory Drugs) atau obat antiinflamasi nonsteroid dan analgesik bisa meredakan rasa sakit dan nyeri. Tapi, obat-obatan ini juga bisa membahayakan ginjal, terutama jika seseorang sudah memiliki penyakit ginjal. Jadi, kurangi penggunaan obat NSAID secara teratur dan jangan melebihi dosis yang dianjurkan.
6. Konsumsi Terlalu Banyak Gula
Gula berkontribusi terhadap obesitas dan pada akhirnya meningkatkan tekanan darah tinggi dan diabetes. Keduanya merupakan penyebab utama dari penyakit ginjal.
Gula bisa ditemukan di makanan penutup, minuman, dan makanan yang tidak dianggap manis. Jadi, perhatikan komposisi makanan kemasan untuk menghindari tambahan gula dalam diet.
7. Kurang Aktivitas Fisik
Olahraga teratur menawarkan berbagai manfaat kesehatan, terutama bagi pengidap penyakit ginjal. Aktivitas ini membantu menjaga berat badan, tekanan darah, dan kadar kolesterol yang sehat. Sebuah studi menunjukkan bahwa pengidap penyakit ginjal stadium lanjut yang berolahraga secara teratur memiliki risiko kematian sekitar 50 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak berolahraga.
8. Konsumsi Alkohol secara Berlebihan
Mengonsumsi alkohol berlebihan bisa merusak ginjal. Alkohol merusak cara kerja ginjal. Selain menyaring darah, ginjal membantu menjaga kadar air yang tepat di dalam tubuh.
Minuman ini bisa mengganggu keseimbangan kadar air dengan menyebabkan dehidrasi. Minum terlalu banyak alkohol juga bisa meningkatkan tekanan darah, penyebab utama penyakit ginjal, serta merusak hati. Hal tersebut membuat ginjal harus bekerja lebih keras.
(elk/naf)
