Perasaan Anggota Polisi di Kediri Terima Bantuan Tangan Palsu

Perasaan Anggota Polisi di Kediri Terima Bantuan Tangan Palsu

Kediri (beritajatim.com) – Bripka Ainul Huda bersyukur mendapatkan bantuan tangan palsu. Anggota polisi di Kediri ini kehilangan tangannya saat kecelakaan lalu lintas beberapa tahun lalu.

Bantuan tangan palsu itu diserahkan oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji. Pemberian bantuan itu untuk mempermuda Bripka Ainul dalam beraktivitas dan dapat menjalankan tugasnya setelah kehilangan tangan.

“Kami hanya menyampaikan bantuan, semoga bermanfaat. Pesan saya agar Bripka Ainul tetap semangat dan tak lupa selalu bersyukur,” kata Kapolres didampingi ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota Ny Ratih Bramastyo dan Pejabat Utama (PJU), pada Rabu (15/5/2024).

Kapolres memperhatikan pemasangan protesa tangan palsu untuk anggotanya itu di RS Bhayangkara Kediri. Protesa tangan palsu yang diberikan kepada Bripka Ainul yakni protesa tangan kanan, dan langsung di pasangkan dan dipraktekan penggunaanya.

Bripka Ainul Huda bahagia saat mempraktekan langsung penggunaan protesa tangan palsu itu. Karumkit RS Bhayangkara Kediri Kombes Pol drg. Agung Hadi Wijanarko, Sp.BM. mengungkapkan, pemberian protesa tangan palsu itu merupakan kerja sama Polres Kediri Kota dan RS Bhayangkara Kediri.

“Ini yang pertama. Selanjutnya, kami akan melayani pemberian protesa kepada pasien, baik untuk tangan maupun kaki. Bisa satu lengan utuh, separuh, sampai protese untuk jari saja juga bisa,” terangnya.

Bripka Ainul Huda beserta keluarganya mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Kediri Kota dan Karumkit RS Bhayangkara Kediri atas bantuan tangan palsu yang diberikan. [nm/kun]