Surabaya (beritajatim.com) – Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun ke-52, PDI Perjuangan Surabaya menggelar serangkaian kegiatan kerakyatan yang melibatkan masyarakat secara luas. Berbagai program ini bertujuan untuk mempererat hubungan partai dengan rakyat sekaligus menggali semangat gotong-royong yang menjadi ciri khas partai berlambang banteng tersebut.
Wakil Sekretaris PDI Perjuangan Surabaya, Achmad Hidayat, menyatakan bahwa perayaan tahun ini dirancang untuk menekankan peran partai dalam membangun solidaritas masyarakat.
“Kami ingin menjadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa PDI Perjuangan adalah partai yang dekat dengan rakyat dan selalu hadir dalam setiap dinamika kehidupan mereka,” ungkap Achmad, Selasa (7/1/2025).
Kegiatan dimulai dengan pemasangan bendera partai dan baliho di berbagai sudut kota. Selain itu, tumpengan bersama masyarakat di 31 kecamatan juga akan digelar sebagai simbol kebersamaan. Tidak hanya itu, kerja bakti di kampung-kampung menjadi salah satu cara partai untuk mendorong semangat gotong-royong.
“Kerja bakti ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga wujud nyata dari semangat gotong-royong yang kami junjung tinggi,” jelas Achmad Hidayat.
Tak ketinggalan, partai juga akan menyelenggarakan senam massal SICITA (Senam Indonesia Cinta Tanah Air) di Asrama Haji Sukolilo. Kegiatan ini sekaligus untuk mengenang semangat juang Kongres Luar Biasa (KLB) partai di masa lalu.
“Senam ini simbol kebersamaan dan kecintaan pada tanah air. Kami ingin semua kader dan masyarakat terlibat,” tambah Achmad.
Sebagai bagian dari peringatan HUT ke-52, partai juga memberikan santunan kepada anak yatim dalam rangka memperingati ulang tahun Ibu Megawati Soekarnoputri. Program ini diiringi dengan penanaman makanan pendamping beras serta pembagian bibit tanaman pangan kepada masyarakat.
“Kami berharap masyarakat tidak hanya merasakan manfaatnya, tetapi juga termotivasi untuk mandiri dan memperkuat ketahanan pangan,” kata Achmad dengan optimis.
Melalui rangkaian kegiatan ini, PDI Perjuangan Surabaya ingin menunjukkan bahwa perayaan ulang tahun partai tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi juga aksi nyata untuk rakyat.
“Semangat HUT ke-52 ini adalah membangun optimisme, kebersamaan, dan keberpihakan kepada rakyat. Itulah jiwa PDI Perjuangan,” pungkasnya. [asg/but]