Neurolog Bagikan 3 Resolusi yang Harus Ada di 2026 Biar Otak Nggak ‘Menciut’

Neurolog Bagikan 3 Resolusi yang Harus Ada di 2026 Biar Otak Nggak ‘Menciut’

Jakarta

Memasuki tahun 2026, resolusi hidup kerap identik dengan target berat badan ideal atau olahraga rutin. Tetapi, seorang ahli neurologi mengingatkan ada aspek yang tidak kalah penting untuk diperhatikan, yakni kesehatan otak.

Pasalnya, otak yang sehat menjadi fondasi utama produktivitas, kesejahteraan emosional, hingga kemandirian seseorang dalam jangka panjang.

Ahli neurologi Dr Bing menekankan kesehatan otak bukan hanya soal fokus dan suasana hati, tetapi juga tentang bagaimana seseorang menjalani hidup di masa depan. Maka dari itu, ia membagikan tiga resolusi tahun baru sederhana yang bisa dilakukan demi menjaga fungsi otak tetap optimal.

1. Prioritaskan Tidur yang Cukup

Di tengah gaya hidup modern yang serba cepat, tidur sering kali menjadi hal pertama yang dikorbankan. Padahal, tidur memiliki peran krusial bagi kesehatan otak.

“Kita membutuhkan sekitar 7 hingga 9 jam tidur setiap malam untuk fungsi otak yang optimal,” kata Dr Bing, dikutip dari Times of India.

Dr Bing menegaskan tidur merupakan salah satu faktor terpenting dalam menjaga kesehatan otak. Ia mengungkapkan banyak orang mengira kurang tidur hanya merupakan dampak dari stres, kecemasan, atau nyeri.

Namun sebaliknya, kurang tidur justru bisa memicu lingkaran masalah yang berulang. Bukannya mengandalkan obat atau suplemen, Dr Bing lebih menyarankan untuk membangun kebiasaan tidur yang baik, seperti memiliki jam tidur yang konsisten dan rutinitas malam hari yang menenangkan.

2. Bangun Rutinitas Harian yang Konsisten

Menurut Dr Bing, otak bekerja paling baik saat berada dalam pola yang dapat diprediksi.

“Otak berkembang dengan prediktabilitas,” tuturnya.

Ia mencatat orang yang menjalani rutinitas harian secara konsisten cenderung mengalami tingkat kecemasan dan depresi yang lebih rendah. Dalam praktik klinisnya sebagai neurolog, Dr Bing juga mengamati bahwa rutinitas yang teratur dapat mengurangi frekuensi migrain dan membantu pengelolaan nyeri kronis.

Rutinitas yang dimaksud meliputi waktu bangun tidur yang sama setiap hari, jadwal makan yang teratur, aktivitas fisik yang konsisten, serta sinyal relaksasi yang jelas menjelang malam.

3. Aktivitas Setiap Hari

Resolusi ketiga mungkin terdengar sederhana, tetapi memiliki manfaat besar. Dr Bing menyebut beraktivitas, seperti menari, sebagai salah satu aktivitas terbaik untuk tubuh dan otak.

“Menari menggabungkan gerakan keseimbangan, koordinasi, memori, ritme, dan interaksi sosial,” jelasnya.

Ia merujuk pada sebuah studi tahun 2003, yang menunjukkan bahwa menari merupakan satu-satunya aktivitas fisik yang terbukti dapat menurunkan risiko demensia. Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, Dr Bing merekomendasikan mempelajari koreografi baru, karena dapat menstimulasi lebih banyak area otak.

Halaman 2 dari 3

(sao/naf)