Mual-Pusing Saat Baca ‘Broken Strings’ Bukan Lebay, Ahli Jiwa Ungkap Penyebabnya

Mual-Pusing Saat Baca ‘Broken Strings’ Bukan Lebay, Ahli Jiwa Ungkap Penyebabnya

Jakarta

Buku ‘Broken Strings’ karya aktris Aurelie Moeremans mendadak viral di media sosial. Dalam memoar itu, Aurelie mengungkap pengalaman pahitnya menjadi korban grooming saat masih berusia 15 tahun.

Banyak warganet yang mengaku ter-trigger saat membaca buku tersebut. Bahkan, muncul ketidaknyamanan seperti rasa mual, pusing, hingga ingin muntah.

“Tiap abis baca kasih jeda dulu ambil nafas, pusing bgt bacanya mual greget marah bgt benci bgt,” tulis salah satu akun di TikTok, dikutip Selasa (13/1/2026).

“Aku stop di halaman 72, mungkin akan aku lanjut di malam hari aja karna bener bener se mual itu liat kelakuan boby!” tambah akun lain di kolom komentar.

“Cuma baca sekilas tp perasaanku kacau, mual, sesak, marah dan gabisa ngebayangin perasaan aurelie sehancur apa waktu itu,” tulis lainnya.

Lantas, apakah ini normal?

Menurut spesialis kedokteran jiwa dr Lahargo Kembaren, SpKJ mengatakan hal ini bisa terjadi karena adanya ‘trauma trigger’. Biasanya, orang dengan pengalaman serupa cenderung mengalami hal tersebut.

“Pada orang yang pernah mengalami pengalaman serupa atau luka relasional yang belum pulih, otak tidak membaca cerita sebagai ‘kisah orang lain’, tapi sebagai ancaman yang pernah nyata,” kata dr Lahargo kepada detikcom saat dihubungi, Selasa (13/1/2026).

“Yang terjadi di otak amygdala (pusat alarm bahaya) langsung aktif, otak masuk mode fight-flight-freeze, dan tubuh mengeluarkan hormon stres adrenalin dan kortisol,” sambungnya.

Akibatnya, lanjut dr Lahargo akan muncul reaksi seperti mual, pusing, jantung berdebar, napas pendek, cemas berlebihan, hingga perasaan ‘tidak aman’ meskipun hanya membaca buku.

“Jadi, ini bukan lebay, bukan lemah iman, dan bukan kurang kuat mental. Ini adalah reaksi biologis dari trauma yang belum selesai,” katanya.