Jakarta –
Redaksi detikOto mendapat kesempatan langka untuk mengunjungi pabrik terbesar BYD di dunia. Fasilitas itu berlokasi di Zhengzhou, Henan, China. Lantas, apa yang spesial dari tempat tersebut?
Saking besarnya, pabrik BYD di Zhengzhou didaulat sebagai mega factory. Fasilitas tersebut dirancang sebagai pusat manufaktur kendaraan listrik terintegrasi dan menjadi pilar penting dalam strategi jangka panjang pabrikan mendorong transformasi mobilitas berkelanjutan.
Pembangunan pabrik BYD di Zhengzhou dimulai sejak September 2021. Fasilitas tersebut bertempat di kawasan Zhengzhou Airport Economy Zone dengan lahan seluas 10,67 juta m². Bukan hanya untuk merakit kendaraan, produsen juga mendaulatnya sebagai super factory yang terintegrasi dengan industri pendukung.
Pabrik BYD Zhengzhou, China. Foto: Doc. BYD China
Pabrik BYD di Zhengzhou memiliki ribuan tenaga kerja. Meski demikian, mayoritas pengerjaannya tetap diserahkan ke robot. Setidaknya hal tersebut yang disampaikan pemandu kami saat melakukan kunjungan ke manufaktur.
“Kalau di welding 98 persen dikerjakan robot, painting hampir seluruhnya dan finishing 50 persenan. Tapi kalau akumulasi seluruh pabrik, kami belum ada informasi pastinya,” demikian kata pemandu tersebut saat dikonfirmasi detikOto di Zhengzhuo, China, Kamis (15/1).
Secara umum, ada empat proses produksi di pabrik BYD di Zhengzhou, yakni stamping, welding, painting, dan final assembly. Keempat proses tersebut dirancang dengan tingkat otomatisasi yang sangat tinggi dan didukung sistem digital terintegrasi, sehingga menghasilkan proses produksi yang presisi dan konsisten.
Tahapan Produksi di Pabrik BYD Zhengzhou
Tahap stamping menjadi gerbang awal dalam proses produksi kendaraan. Fasilitas di Zhengzhou dilengkapi lima lini produksi berkecepatan tinggi dengan kapasitas 7.900 ton yang mampu melakukan proses hingga 15 kali per menit.
Pabrik BYD Zhengzhou, China. Foto: Doc. BYD China
Setelah melalui tahap stamping, bodi kendaraan memasuki proses welding serta body assembly. Didukung sekitar 1.800 robot industri berstandar global, termasuk 14 robot welding yang bekerja secara simultan, pengerjaan welding untuk satu unit kendaraan berkisar 35-45 detik.
Selanjutnya, tahap painting menjadi proses krusial yang tidak hanya menentukan tampilan visual kendaraan, melainkan juga daya tahan serta perlindungan terhadap korosi. Fasilitas pengecatan di BYD Zhengzhou mengadopsi sistem robotik kelas dunia dengan tingkat otomatisasi yang hampir menyeluruh.
Seluruh rangkaian proses mulai dari pretreatment, electrodeposition coating dan drying, dilanjutkan dengan grinding, sealant application, chassis sill armor spraying, color grouping, topcoat application, hingga topcoat drying dikendalikan melalui sistem kontrol terpusat berbasis data.
Sebelum masuk ke final assembly, seluruh komponen dikumpulkan di area pre-assembly. Bagian tersebut kemudian dikirim ke lini produksi menggunakan sistem otomatis, dipadukan proses manual untuk menjaga presisi.
Proses final assembly menjadi tahap terakhir sebelum kendaraan dinyatakan siap digunakan. Di pabrik BYD Zhengzhou, tahap itu didukung sistem Automated Guided Vehicle (AGV) yang memungkinkan perakitan kendaraan listrik termasuk battery pack dan power train dilakukan secara fleksibel dan efisien.
(sfn/dry)
