YOGYAKARTA – Apakah motor tiba-tiba mogok di tengah jalan? Lampu motor redup dan aki cepat tekor? Jangan-jangan spul motor Anda sedang bermasalah! Bagaimana ciri ciri spul motor rusak?
Spul motor adalah komponen otomotif kecil yang krusial, dan memiliki peran penting dalam menjaga performa motor. Kerusakan pada spul dapat menyebabkan berbagai masalah yang mengganggu aktivitas berkendara Anda.
Apa fungsi spul motor?
Dilansir dari laman Suzuki, spul motor merupakan komponen elektromagnetik yang terdiri dari kumparan kawat tembaga yang dililitkan pada suatu inti.
Sementara itu, jumlah lilitan pada kumparan akan menentukan besarnya gaya gerak listrik (GGL) yang dihasilkan saat kumparan berputar dalam medan magnet. Prinsip kerja spul berdasarkan hukum induksi elektromagnetik Faraday.
Arus listrik bolak-balik yang dihasilkan oleh spul kemudian direktifikasi oleh kiprok menjadi arus searah. Arus searah ini akan mengisi aki dan juga langsung mensuplai energi listrik untuk komponen-komponen yang membutuhkan arus searah, seperti lampu dan sistem pengapian.
Ketika mesin motor dihidupkan, kumparan spul berputar memotong medan magnet, sehingga menghasilkan arus listrik bolak-balik. Arus ini kemudian dialirkan ke kiprok, sebuah komponen yang berfungsi mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah (DC).
Kemudian arus DC yang kemudian disimpan dalam aki dan digunakan untuk mengoperasikan berbagai komponen listrik pada motor, seperti lampu, klakson, dan starter.
Baca juga artikel yang membahas Cara Blokir Kendaraan via Online Tanpa Perlu Datang ke Samsat
Bagaimana Ciri-Ciri Spul Motor Rusak?
Dilansir dari laman Honda Cengkareng, terdapat beberapa tanda spul motor rusak dengan mengetahui beberapa hal berikut ini :
Salah satu tanda paling umum spul motor rusak adalah kesulitan menghidupkan mesin, terutama saat mesin dalam kondisi dingin. Spul yang tidak berfungsi optimal akan kesulitan menghasilkan percikan api yang kuat di busi, sehingga mesin sulit menyala.
Mesin motor yang tiba-tiba mati saat sedang digunakan, baik saat melaju kencang maupun pelan, patut dicurigai adanya masalah pada spul. Spul yang rusak dapat menyebabkan aliran listrik ke busi menjadi tidak stabil, sehingga mesin bisa mati mendadak tanpa adanya peringatan.
Lampu dan Kelistrikan Lemah
Selain menyuplai listrik untuk pengapian, spul juga berperan penting dalam menyalakan komponen kelistrikan lainnya seperti lampu-lampu, klakson, dan instrumen panel.
Nah, jika spul motor Anda bermasalah, maka lampu-lampu motor akan terlihat redup atau bahkan mati total.
Aki yang cepat habis daya atau sering soak bisa menjadi indikasi bahwa spul tidak berfungsi dengan baik dalam mengisi ulang aki. Spul yang rusak akan kesulitan mengubah energi mekanik menjadi energi listrik untuk mengisi aki.
Kerusakan spul juga dapat menyebabkan penurunan performa mesin secara drastis. Motor Anda akan terasa lebih loyo, akselerasi lambat, dan konsumsi bahan bakar meningkat. Hal ini disebabkan oleh pengapian yang tidak sempurna akibat suplai listrik yang tidak stabil.
Bau terbakar yang berasal dari area mesin adalah tanda bahaya. Spul yang mengalami korsleting atau overheat dapat menghasilkan panas berlebih dan membakar komponen di sekitarnya.
Untuk itu, jika Anda mencium bau terbakar saat berkendara, maka segera hentikan penggunaan motor dan periksa kondisi spul.
Selain ciri ciri spul motor rusak, ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Ingin tahu informasi menarik lainnya? Jangan ketinggalan, pantau terus kabar terupdate dari VOI dan follow semua akun sosial medianya!