Manfaat Tersembunyi Ruter Wi-Fi: Pusat Penyimpanan hingga Powerbank

Manfaat Tersembunyi Ruter Wi-Fi: Pusat Penyimpanan hingga Powerbank

Bisnis.com, JAKARTA — Ruter Wi-Fi di rumah ternyata mempunyai banyak fungsi yang bisa memudahkan aktivitas sehari-hari. Ruter tidak hanya berfungsi sebagai penyebar Wi-Fi tetapi bisa juga menjadi pusat penyimpanan hingga sumber daya untuk perangkat lain seperti Powerbank. 

Selama ini, apa yang Anda ketahui tentang fungsi Ruter? banyak orang yang tidak sadar ternyata Ruter Wi-Fi di rumah mempunyai port USB di bagian belakang. Kebanyakan dari mereka membiarkan port USB tersebut terbengkalai, padahal port USB ini mempunyai banyak fungsi.

Setelah mengetahui fungsi nya, pasti Anda akan berpikir kembali, kenapa tidak dari dulu untuk memanfaatkan nya? 

Mengutip dari MUO Kamis (08/01/2025), berikut ini beragam fungsi Ruter Wi-Fi

1. Ruter bisa anda gunakan sebagai penyimpanan bersama (NAS)

Dengan ini Anda bisa berbagi file tanpa perlu membeli perangkat tambahan. Caranya, Anda bisa mencolokkan hard drive atau flashdisk ke port USB Ruter. Setelah diatur lewat menu pengaturan Ruter, semua perangkat yang terhubung ke Wi-Fi bisa mengakses file di dalamnya.

Artinya, Anda bisa berbagi file tanpa perlu kirim lewat email atau menyimpan di cloud. File tetap berada di rumah, sehingga lebih aman dan privasi lebih terjaga. Beberapa Ruter bahkan bisa langsung memutar video ke TV sebagai server media.

2. Mengubah printer lama menjadi printer nirkabel

Jangan buru-buru mengganti printer lama Anda, karena satu port USB dapat menyelamatkan perangkat keras yang masih berfungsi dengan baik. Jika Anda punya printer lama yang belum mendukung Wi-Fi, jangan buru-buru dibuang. Cukup hubungkan printer ke port USB Ruter.

Dengan cara ini, semua perangkat di jaringan Wi-Fi bisa mencetak secara nirkabel, sama seperti menggunakan printer modern. Cara ini cocok untuk memanfaatkan perangkat lama yang masih berfungsi dengan baik.

3. Membuat sistem cadangan data otomatis

Ruter juga bisa digunakan untuk mencadangkan data secara otomatis. Hard drive yang terhubung ke Ruter bisa dijadikan tempat backup komputer. 

Pengguna Windows maupun Mac bisa mengatur agar data penting tersimpan otomatis tanpa perlu repot. Cadangan data ini lebih cepat karena dilakukan di jaringan lokal dan tidak tergantung pada internet atau layanan cloud.

4. Berbagi file dengan aman di jaringan rumah

Melalui port USB, Ruter bisa diatur sebagai server file (FTP). Dengan begitu, pengguna di jaringan rumah dapat membuka, mengunduh, atau menyimpan file ke penyimpanan bersama. 

Fitur ini cocok untuk penggunaan di dalam rumah. Namun, sebaiknya tidak dibuka ke internet tanpa keamanan tambahan karena FTP standar tidak terenkripsi.

5. Koneksi internet cadangan

Beberapa Ruter memungkinkan Anda menyambungkan modem USB 4G atau LTE. Jika internet utama dari ISP mati, Ruter bisa otomatis beralih ke jaringan seluler. Fitur ini sangat berguna bagi pekerja dari rumah atau usaha kecil agar tetap terhubung meskipun internet utama bermasalah.

6. Mengisi daya perangkat kecil

Port USB pada Ruter juga bisa Anda gunakan disaat terdesak, port USB bisa digunakan mengisi daya untuk perangkat kecil seperti jam pintar, pelacak kebugaran, atau perangkat IoT. Meskipun pengisian berjalan sedikit lamban, cara ini dapat membantu Anda disaat colokan listrik terbatas. Beberapa alat seperti lampu LED kecil atau sensor juga bisa langsung menyala dari port USB Ruter.

Sekarang Anda mengetahui, sebenarnya Ruter yang ada di rumah memiliki kemampuan lebih dari sekedar membagikan Wi-Fi. Dengan satu port USB saja, Ruter bisa menjadi penyimpanan bersama, alat pencadangan data, server media, printer nirkabel, hingga sumber daya untuk perangkat lain.

Jika Ruter Anda masih memiliki port USB, sebaiknya manfaatkan fitur ini. Tanpa perlu membeli perangkat mahal, Anda sudah bisa mendapatkan banyak fungsi tambahan dari Ruter yang sudah Anda miliki. (Nur Amalina)