Gresik (beritajatim.com)- Naas dialami warga Sulawesi Utara (Sulut) berinisial FMS (30) akibat mabuk pengaruh minuman keras. FMS babak belur dimassa warga setelah diduga melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di area parkir RS Muhammadiyah Gresik Jalan KH.Kholil.
Kapolsekta Gresik, Iptu Suharto, mengatakan, berdasarkan keterangan dua orang saksi yakni Faisal Efendi dan Rafi Septiawan Putra. Mereka melihat seseorang yang mencurigakan berdiri di samping mobil ambulance yang diparkir.
Kedua saksi tersebut, kemudian mendekati pria yang tak dikenal untuk menanyakan tujuan keberadaannya. Namun, FMS merasa terancam justru berlari menuju pintu keluar parkiran. “Karena lari, kedua saksi itu kemudian berteriak maling yang selanjutnya memantik warga lainnya memburu FMS,” katanya, Sabtu (22/3/2025).
Usai terkepung, lanjut dia, FMS tak bisa berkutik. Tanpa dikomando warga melakukan pemukulan hingga babak belur. “Setelah mendapat informasi, petugas dari Polsekta Gresik menuju ke lokasi dan menemukan FMS dalam keadaan terluka. Petugas pun membawanya ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk mendapatkan perawatan medis,” ujarnya.
Dalam pemeriksaan, diketahui bahwa FMS dalam keadaan mabuk dan belum sempat melakukan tindakan pencurian. “Orang mabuk yang masuk parkiran RS Muhammadiah Gresik diteriaki maling, karena ditanya lari, padahal belum mengambil apa-apa,” tutur Suharto.
Masih menurut Suharto, hasil pemeriksaan medis oleh dokter jaga RSUD Ibnu Sina Ahyar menyatakan bahwa kondisi korban mengalami luka luar, namun foto rontgen kepala menunjukkan hasil normal. “Dokter juga memastikan bahwa FMS berada dalam pengaruh alkohol saat kejadian. Saat ini, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. [dny/kun]
