Merangkum Semua Peristiwa
Indeks

Kesalahan Marquez Buka Jalan buat Bagnaia

Kesalahan Marquez Buka Jalan buat Bagnaia

Jakarta

General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna menilai jatuhnya Marc Marquez dalam seri MotoGP Amerika Serikat jadi keuntungan bagi Francesco Bagnaia.

Hasil MotoGP AS merupakan kemenangan pertama Bagnaia, setelah dua balapan grand prix pertama 2025 itu menyelesaikan posisi tiga dan empat.

Sebenarnya Marquez tampil oke dalam MotoGP AS 2025. Dia menjalani start bagus dengan langsung memimpin jalannya balapan.

Namun Marquez mengalami crash pada lap kesembilan. Padahal The Baby Aliens sudah membuat jarak dua detik.

Gigi menilai Italiano berusia 28 tahun itu tidak mudah bisa menang di COTA tidak didapat dengan mudah. Secara mental, Bagnaia mendapatkan suntikan motivasi karena bisa kembali podium.

Hasil ini menandai kemenangan pertama Bagnaia setelah P3 dan P4 di dua balapan grand prix pertama 2025. Italiano berusia 28 tahun itu mengatakan, kemenangannya di COTA tidak didapat dengan mudah.

Hasil ini menandai kemenangan pertama Bagnaia setelah P3 dan P4 di dua balapan grand prix pertama 2025. Italiano berusia 28 tahun itu mengatakan, kemenangannya di COTA tidak didapat dengan mudah.

COTA masuk dalam kalender MotoGP sejak 2013, Ducati meraih dua kali kemenangan yakni 2022 dan 2025.

Secara statistik, tujuh balapan dimenangi oleh Marc Marquez, bahkan rider asal Spanyol itu sempat naik podium teratas enam tahun beruntun dari 2013 hingga 2018.

Sayangnya blunder Marc Marquez belum bisa mengantarkannya ke podium teratas bersama Ducati.

Francesco Bagnaia, rekan setim Marc Marquez, akhirnya merasakan kemenangan saat balapan utama di COTA. Terakhir kali dia menang di sini saat sprint race 2023.

“Sebuah kesuksesan dengan cita rasa yang kuat dan istimewa, sama besarnya dengan kepahitan yang dirasakan akibat kesalahan yang tak terduga dan sia-sia,” ujarnya dikutip dari Motosan.es, Kamis (3/4/2025).

“Tetapi jika memang harus seperti ini, setidaknya kesalahan Marc telah membuka jalan bagi Pecco untuk melontarkan pernyataan yang berbau pembebasan, suntikan rasa percaya diri yang, ya, memang benar-benar dibutuhkan,” tambah Gigi.

Menurutnya kali ini Marquez terlalu percaya diri. Memang sedari start balapan, Marquez seperti menjanjikan bisa keluar sebagai pemenang.

“Marc sekali lagi menegaskan kekuatannya dan menunjukkan keberaniannya yang sebenarnya. Baginya, itu tidak lebih dari sekadar kemunduran di salah satu sirkuit favoritnya,” kata dia.

“Ia mengambil alih pimpinan sejak lampu hijau dengan gerakan cepat dan mempertahankan keunggulan tak tertandingi hingga pertengahan balapan, lalu kesalahannya, mungkin karena terlalu percaya diri, menjadi kehancurannya.”

“Kekecewaan tambahan pada perlombaan yang sudah di depan mata dan ia mendominasi, tapi begitulah perlombaan,” keluh Dall’Igna.

(riar/lua)

Merangkum Semua Peristiwa