Kediri (beritajatim.com) – Menjelang peringatan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri bersama tim gabungan TNI/Polri melaksanakan penertiban gangguan Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan (K3), Selasa (23/12/2025) malam.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk menjaga ketenteraman dan ketertiban umum selama momentum libur panjang Natal dan Tahun Baru, yang dinilai berpotensi meningkatkan aktivitas masyarakat di sejumlah titik keramaian.
Kepala Satpol PP Kota Kediri Paulus Luhur Budi menjelaskan, momentum libur akhir tahun dapat memicu gangguan ketertiban apabila tidak diantisipasi sejak dini. Berdasarkan hasil pantauan pada 19–20 Desember 2025, terjadi peningkatan arus kedatangan dan lonjakan penumpang di Terminal Tamanan.
Kondisi tersebut diperkirakan berdampak pada meningkatnya aktivitas tempat hiburan dan rumah makan di wilayah Kota Kediri.
“Maka dari itu kita bersama tim gabungan memberikan imbauan kepada pengusaha hiburan dan rumah makan terkait tata cara menerima tamu, jenis sajian yang diperbolehkan, serta larangan kegiatan yang tidak berizin, dengan tujuan menciptakan situasi yang kondusif,” terangnya.
Sebagai contoh, Paulus menyebut warung makan yang menyediakan fasilitas karaoke diminta membatasi jam operasional, mengurangi tingkat kebisingan, serta tidak menyediakan minuman keras agar tidak mengganggu lingkungan sekitar.
Selain menyasar tempat usaha, penertiban gangguan K3 juga difokuskan pada pedagang pecel lesehan di Jalan Dhoho. Pada momen libur panjang, kawasan tersebut kerap mengalami lonjakan pengunjung dari luar daerah.
Para pedagang diminta untuk mencantumkan daftar harga secara jelas guna menghindari potensi keluhan masyarakat dan menjaga citra Kota Kediri sebagai kota yang ramah bagi pendatang.
“Kita imbau para PKL di momen Nataru ini agar menjaga ketertiban dengan tidak menaikkan harga serta tidak berjualan sampai ke bahu jalan agar tidak mengganggu lalu lintas masyarakat,” imbuhnya.
Kegiatan penertiban dibagi menjadi dua regu, dengan sasaran wilayah meliputi GOR Jayabaya, Terminal Tamanan, Kelurahan Mrican, Kelurahan Ngronggo, Kelurahan Pesantren, serta sepanjang Jalan Dhoho.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara humanis dan mendapat respons positif dari masyarakat. Paulus menambahkan, untuk menjaga keberlanjutan ketertiban pascakegiatan, pihaknya melakukan monitoring melalui paguyuban pengusaha, terutama untuk memastikan pemasangan imbauan.
Hal serupa juga diterapkan kepada para pedagang di kawasan Jalan Dhoho sebagai bagian dari pengawasan berkelanjutan. “Masyarakat paham bahwa kegiatan yang dilakukan merupakan upaya penegakan ketertiban demi kenyamanan bersama. Penertiban ini merupakan patroli khusus menjelang Natal, namun secara rutin Satpol PP Kota Kediri tetap melaksanakan patroli dari pagi hingga malam hari,” ungkapnya. [nm/kun]
