Indonesia di Posisi Terdepan untuk Buka Akses Pasar Global

Indonesia di Posisi Terdepan untuk Buka Akses Pasar Global

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkap rencana pemerintah memberikan insentif pada awal 2026 ini. Namun, dia masih akan mempertimbangkannya lagi.

Airlangga mengaku masih akan mempelajari kondisi di awal 2026 ini. Termasuk pertimbangan adanya Ramadan dan Lebaran 2026 dalam kuartal I-2026.

“Kita akan monitor karena ini kan ada event Lebaran ya, kita akan monitor, kita akan pelajari dulu situasinya,” kata Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (9/1/2026).

Seperti diketahui, pada awal 2025, Presiden Prabowo Subianto memberikan sejumlah insentif ekonomi. Mulai dari diskon tarif listrik hingga insentif pajak.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan bocoran mengenai kebijakan diskon tarif listrik pada 2026 atau di tahun depan. Dia masih mempertimbangkan pemberian diskon tarif listrik tersebut.

Purbaya mengakui belum ada usulan soal pelaksanaan diskon tarif listrik untuk 2026 nanti. Pada 2025, ada diskon tarif listrik pernah diberikan sebesar 50 persen.

“Sampai sekarang belum ada usulan, nanti kita lihat seperti apa masukannya,” kata Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (31/12/2025).