Category: Liputan6.com Ekonomi

  • YLKI Terima 1.977 Aduan selama 2025, Perlindungan Konsumen Indonesia Dinilai Masih Rapuh

    YLKI Terima 1.977 Aduan selama 2025, Perlindungan Konsumen Indonesia Dinilai Masih Rapuh

    Liputan6.com, Jakarta – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menerima 1.977 pengaduan konsumen dari berbagai sektor yang terdiri dari 1.011 laporan individu dan 966 laporan kelompok. Jasa keuangan dan belanja daring mendominasi laporan, mencerminkan rapuhnya sistem perlindungan konsumen di tengah tekanan ekonomi masyarakat.

    Ketua YLKI Niti Emiliana mengatakan, konsumen laki-laki paling banyak mengadu selama tahun 2025. Catatan ini dianggap cermin dari masih rapuhnya sistem perlindungan konsumen di Indonesia.

    “Data pengaduan individu tahun 2025 menunjukkan bahwa konsumen laki-laki lebih banyak tercatat mengajukan pengaduan dibandingkan konsumen perempuan,” katanya dalam keterangan, Rabu (14/1/2026).

    Ia menyampaikan, dibandingkan dengan data sejak 2021, jumlah pengaduan konsumen terus meningkat setiap tahunnya, yang mencapai puncaknya pada 2025. Pihaknya memandang bahwa kenaikan pengaduan pada 2025 berkaitan erat dengan meningkatnya kebutuhan hidup masyarakat, yang tidak sebanding dengan kondisi ekonomi dan kemampuan finansial rumah tangga.

    Bahkan, pengaduan yang masuk seringkali bermotif hak konsumen diabaikan, pengaduan tidak ditanggapi, dan penyelesaian sengketa berjalan lambat serta tidak berkeadilan.

     

  • Senator Thom Tillis Ancam Blokir Calon Ketua The Fed Pilihan Trump

    Senator Thom Tillis Ancam Blokir Calon Ketua The Fed Pilihan Trump

    Kritik terhadap Trump tidak hanya datang dari Partai Republik. Senator Demokrat Elizabeth Warren, yang sebelumnya dikenal sebagai pengkritik keras Powell, justru ikut menyoroti langkah Presiden. Menurut Warren, Trump berupaya mengendalikan The Fed demi kepentingan politik dan ekonomi kelompok tertentu.

    “Trump menyalahgunakan wewenang Departemen Kehakiman seperti seorang calon diktator sehingga The Fed melayani kepentingannya, bersama dengan teman-teman miliardernya. Komite ini dan Senat seharusnya tidak melanjutkan proses pengangkatan calon apa pun dari Trump untuk The Fed, termasuk Ketua The Fed,” kata Warren

    Meski masa jabatannya sebagai ketua akan berakhir, Powell secara teknis masih dapat bertahan sebagai Gubernur The Fed hingga 2028. Namun, hingga kini ia belum memberikan sinyal apakah akan tetap menjabat atau mundur sepenuhnya.

    Di sisi lain, Gedung Putih dikabarkan telah mempersempit daftar kandidat Ketua The Fed menjadi lima nama. Trump bahkan menyatakan akan mengajukan calon baru dalam waktu dekat.

    Ketidakpastian ini berpotensi memicu kekhawatiran pelaku pasar, mengingat independensi Federal Reserve merupakan salah satu pilar utama stabilitas kebijakan moneter dan kepercayaan investor global. Jika konflik politik berlarut-larut, tekanan terhadap pasar keuangan dan arah suku bunga AS pun tak terelakkan.

  • Rupiah Tembus Rp 16.800, Menkeu Purbaya Pede Menguat 2 Pekan Lagi

    Rupiah Tembus Rp 16.800, Menkeu Purbaya Pede Menguat 2 Pekan Lagi

    Liputan6.com, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meyakini nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akan menguat dalam dua pekan kedepan. Keyakinan investor digadang menjadi salah satu faktornya.

    Diketahui, rupiah sempat loyo di level Rp 16.870 per dolar AS. Itu menguat dari sebelumnya yang menyentuh Rp 16.877 per dolar AS. Purbaya meyakini nilai tukar rupiah akan membaik.

    “Dua minggu ini (rupiah akan menguat),” kata Purbaya, ditemui di Menara Global, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

    Dia menjelaskan, hal tersebut bisa terjadi ketika ekonomi Indonesia membaik kedepannya. Para pemilik modal akan melihat hal tersebut dan arus modal akan tertarik ke Tanah Air.

    “Kalau nanti ekonominya membaik terus Harusnya rupiah kan menguat juga hampir otomatis. Kenapa? Karena Orang Modal-modal asing akan masuk, mereka akan masuk ke tempat yang negara yang menjanjikan pertumbuhan yang lebih tinggi,” tutur dia.

    Dia memperkirakan, ekonomi RI akan tumbuh 5,45 persen di kuartal IV-2025. Kemudian, berangsur membaik ke 6 persen pada 2026 ini. “Kita akan dorong ke arah sana. Jadi kalau itu mereka udah yakin, jadi anda gak usah takut, fondasi kita kuat, rupiah akan masuk karena modal akan masuk ke sini,” ujarnya.

    “Dan orang Indonesia yang menaruh uangnya di sana ke luar negeri juga akan balik karena dia akan berbisnis di sini, karena orang Indonesia gak bisa berbisnis di luar negeri, mereka gak biasa bersaing sehat di sana,” sambung Bendahara Negara ini.

     

  • Garuda Indonesia Angkut 1,5 Juta Penumpang Selama Libur Nataru

    Garuda Indonesia Angkut 1,5 Juta Penumpang Selama Libur Nataru

    Sebelumnya, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akan menambah 7 armada pesawat sepanjang 2025 ini. Adapun, 5 armada sudah lebih dulu datang dan digunakan maskapai.

    Direktir Niaga Garuda Indonesia, Reza Aulia Hakim menyampaikan penambahan 7 unit pesawat itu jadi yang terbanyak sejak pandemi Covid-19 lalu.

    “Sepanjang tahun 2025 ini kami menargetkan total akan terdapat 7 armada baru, dan ini merupakan penambahan pesawat terbanyak Garuda Indonesia pascapandemi,” kata Reza dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR, di Jakarta, Senin (22/9/2025).

    Dia menjelaskan, sejak jajaran manajemen baru dipilih, sudah ada 5 armada tambahan yang didatangkan perusahaan. Sehingga, hingga Agustus 2025 ini ada total 78 armada pesawat yang digunakan.

    Rinciannya, 32 pesawat berbadan lebar (wide body) dan 46 pesawat berbadan ramping (narrow body). Dengan jumlah pesawat ini, Garuda Indonesia memproyeksikan bisa mengangkut 12,2 juta penumpang pada 2025 ini.

    “Pasar penumpang transportasi udara proyeksinya akan terus meningkat mencapai sekitar 105 juta penumpang tahun ini, Garuda Indonesia menargetkan akan melayani 12,2 juta penumpang tahun ini atau setara dengan market share 11,6 persen,” jelas Reza.

     

     

  • Cabai, Beras hingga Daging Dikisaran Segini

    Cabai, Beras hingga Daging Dikisaran Segini

    Sebelumnya, Perum Bulog dapat tugas untuk menyerap 4 juta ton beras produksi lokal sepanjang 2026 ini. Untuk itu, ada pembiayaan senilai Rp 39,1 triliun untuk menjalankan mandat itu.

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman telah menetapkan serapan gabah kering panen (GKP) itu bisa dicapai tahun ini. Apalagi, ada proyeksi peningkatan produksi di masa panen.

    “Target serapan gabah dan beras tahun 2026 sebesar 4 juta ton merupakan target Bulog yang kita dukung bersama. Insya Allah, dengan kerja sama yang solid, target ini dapat tercapai dan akan menjadi catatan sejarah baru bagi ketahanan pangan Indonesia,” kata Amran, mengutip keterangan resmi, Rabu (14/1/2026).

    Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) ini mencatat ada peningkatan luas tanam padi pada periode Oktober hingga Desember 2025 sebesar 500 ribu hektare dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan kondisi tersebut, produksi gabah nasional diproyeksikan meningkat sepanjang tidak terdapat gangguan signifikan seperti bencana alam.

    “Dengan peningkatan luas tanam dan sinergi yang kuat, kami optimistis produksi tahun ini akan lebih besar dibandingkan tahun lalu,” tambahnya.

    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi beras tahun 2025 mencapai 34,7 juta ton. Capaian ini mengalami peningkatan signifikan sebesar 13,5 persen dibandingkan produksi tahun sebelumnya yang hanya sebesar 30,34 juta ton.

    Sementara itu, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di akhir tahun 2025 tercatat 3,25 juta ton setelah sebelumnya sempat mencapai angka 4,2 juta ton pada Juli 2025. Hal ini menjadi pencapaian tertinggi sejak penugasan Perum Bulog tahun 1969.

     

  • PGE Mulai Proyek PLTP Lumut Balai Unit 3 Berkapasitas 55 MW

    PGE Mulai Proyek PLTP Lumut Balai Unit 3 Berkapasitas 55 MW

    Liputan6.com, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (PGEO) memulai pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 megawatt (MW). Proyek yang berlokasi di WKP Lumut Balai, Sumatera Selatan ini ditargetkan beroperasi secara penuh (commissioning operation date/COD) pada 2030.

    Secara resmi dilakukan kick-off meeting yang dilaksanakan pada Senin (12/1/2026). Pertemuan ini menjadi titik awal pengembangan proyek melalui penguatan koordinasi yang melibatkan berbagai fungsi terkait di PGE.

    “Kick Off Meeting ini menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan seluruh aspek proyek, baik dari sisi teknis, perizinan, pendanaan, maupun pengelolaan risiko. Pengembangan energi baru dan terbarukan di Indonesia kini memasuki fase yang semakin krusial, sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam RUPTL periode 2025-2034,” ujar Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Ahmad Yani di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

    Proyek PLTP Lumut Balai Unit 3 ditetapkan sebagai bagian dari arah strategis pemerintah. Selain itu, proyek ini juga tercatat sebagai proyek strategis dalam Blue Book 2025-2029 Kementerian PPN/Bappenas.

    “Melalui pengembangan ini, PGE menegaskan komitmennya dalam memperkuat kapasitas panas bumi nasional secara berkelanjutan, sekaligus menjawab kebutuhan listrik di Sumatera Selatan yang terus meningkat,” jelas dia.

    Seiring dengan itu, PGE juga membangun sinergi yang erat dengan para pemangku kepentingan eksternal, mulai dari pemerintah daerah, kontraktor, masyarakat sekitar, PLN, hingga instansi pemerintah terkait.

    Kolaborasi lintas disiplin dan fungsi ini diarahkan untuk memastikan seluruh tahapan pelaksanaan proyek berjalan lancar dan selaras untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan.

     

    Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari proyek PLTP Lumut Balai Unit 2 berkapasitas 55 MW yang telah beroperasi sejak bulan Juni 2025 lalu. Capaian tersebut memperkuat langkah PGE dalam mendekati target kapasitas terpasang yang dikelola secara mandiri sebesar 1 gigawatt (GW) dalam 2–3 tahun ke depan dan 1,8 GW pada 2033.

    Seiring dengan arah pengembangan tersebut, PGE telah mengidentifikasi potensi panas bumi hingga 3 GW dari 10 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) yang dikelola secara mandiri sebagai fondasi pengembangan jangka panjang.

  • Industri Keramik Bidik Investasi Rp 5 Triliun di 2026, Utilitas Produksi Capai 80%

    Industri Keramik Bidik Investasi Rp 5 Triliun di 2026, Utilitas Produksi Capai 80%

    Liputan6.com, Jakarta – Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) optimistis industri keramik nasional akan mengalami rebound signifikan pada tahun 2026. Ketua Umum ASAKI, Edy Suyanto, menargetkan utilisasi produksi mencapai 80%, tertinggi dalam satu dekade terakhir.

    Optimisme ini didorong oleh kombinasi kebijakan pemerintah yang pro-industri, peningkatan kapasitas produksi, serta prospek pertumbuhan konsumsi domestik yang masih sangat besar.

    “Target ini realistis dengan catatan dukungan kebijakan pemerintah tetap konsisten dan persoalan struktural industri segera diselesaikan,” ujar Edy Suyanto di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

    ASAKI menilai kebangkitan industri keramik tak lepas dari berbagai kebijakan strategis pemerintah, antara lain, Penerapan Bea Masuk Antidumping dan Safeguard Keramik, SNI wajib untuk produk keramik, Program pembangunan 3 juta unit rumah, Insentif PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) sektor properti, Penurunan suku bunga perbankan, serta Program FLPP sebanyak 350.000 unit rumah. Kebijakan tersebut diyakini mampu mendongkrak permintaan keramik domestik secara signifikan.

    ASAKI memproyeksikan kapasitas terpasang ubin keramik nasional akan terus meningkat. Pada 2026, Asaki memproyeksi kapasitas terpasang keramik akan menyentuh 672 juta meter persegi per tahun, pada 2027 akan mencapai 701 juta meter persegi per tahun, sedangkan di 2029 mencapai 720 juta meter persegi per tahun.

    Namun demikian, tingkat konsumsi keramik per kapita Indonesia masih relatif rendah. Pada 2029, konsumsi diperkirakan baru mencapai 2,5 meter persegi per kapita, jauh tertinggal dibandingkan, China & Vietnam: ±4 meter persegi per kapita, Malaysia & Thailand: 3–3,5 meter persegi per kapita.

    “Artinya, ruang ekspansi industri keramik nasional masih sangat besar,” tegas Edy.

     

  • Bill Gates Rekrut Sri Mulyani Masuk Dewan Pengurus Gates Foundation, Ini Tugasnya

    Bill Gates Rekrut Sri Mulyani Masuk Dewan Pengurus Gates Foundation, Ini Tugasnya

    Tanggung jawab tambahan. Selain itu, dewan memiliki tanggung jawab untuk memberikan arahan kepada yayasan mengenai semua aspek operasional, tetapi tidak terbatas pada:

    1.Meninjau dan memantau keseluruhan rencana operasional, keuangan dan strategis, tujuan operasional dan kinerja yaysan

    2.Mengawasi kebijakan perilaku perusahaan yang sesuai dengan kepatuhan terhadpa hukum

    3.Meninjau risiko utama yang dihadapi yayasan dan membantu mengembangkan strategi untuk mengatasi risiko tersebut

    4.Menetapkan kebijakan yang dirancang untuk menjaga integritas keuangan, hukum dan etika yayasan

    5.Meninjau filosopi dan program kompensasi yayasan

    6.Berpartisipasi dalam rapat dewan tahunan dan regular serta sesi ad hoc tambahan

    7. Berpartisipasi dalam acara-acara yayasan tertentu seperti annual employee week.

    8.Berpartisipasi dalam tinjauan strategi program tertentu, sebagaimana diminta oleh chairman

    9.Berkontribusi pada ekosistem pemikiran pemimpin, pakar dan mitra yayasan

    10.Dapa diakses oleh CEO yayasan untuk memberikan panduan mengenai hal-hal terkait tata kelola, operasional dan strategi program

    11.Mengidentifikasi, mengevaluasi dan memberikan rekomendasi kepada chairman mengenai kandidat dewan

  • Produksi Minyak Pertamina EP dan PHE Zona 4 Tembus 27.643 Barel per Hari di 2025

    Produksi Minyak Pertamina EP dan PHE Zona 4 Tembus 27.643 Barel per Hari di 2025

    Liputan6.com, Jakarta – PT Pertamina EP (PEP) dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Zona 4 membukukan kinerja operasional yang solid sepanjang tahun 2025 dengan capaian produksi minyak mencapai 27.643 barel per hari (BOPD), meningkat 6,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

    Lonjakan produksi ini didorong oleh masifnya penambahan data 3D Seismic yang diimplementasikan dengan strategi pengembangan lapangan yang agresif dan terintegrasi melalui program New Area Development (NAD).

    Juga melalui pengeboran Step Out, Interfield, dan Infill, serta diperkuat kolaborasi tim subsurface dalam pengeboran sumur baru dan kegiatan Workover & Well Intervention (WO&WI).

    “Pencapaian ini menunjukkan kinerja operasi Zona 4 yang semakin solid dari tahun ke tahun, didukung inovasi teknologi dan kolaborasi seluruh fungsi,” ujar General Manager Pertamina EP Zona 4, Djudjuwanto, Rabu (14/1/2026).

    Seiring peningkatan produksi minyak, kinerja produksi gas PEP Zona 4 juga menunjukkan hasil positif dengan capaian 530,9 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD).

    Capaian produksi migas tersebut berasal dari operasi PEP dan PHE Zona 4 di tujuh lapangan yang tersebar di 2 kota dan 9 kabupaten. Seluruh hasil produksi minyak dan gas disalurkan untuk memenuhi kebutuhan kilang domestik milik Pertamina.

     

  • Terbaru Jadi Jajaran Petinggi Yayasan Bill Gates

    Terbaru Jadi Jajaran Petinggi Yayasan Bill Gates

    Liputan6.com, Jakarta – Yayasan milik miliarder dunia, Bill Gates, Gates Foundation mengumumkan penunjukan Sri Mulyani Indrawati sebagai anggota Dewan Pengurus (Governing Board). Sri Mulyani dikenal sebagai salah satu Menteri Keuangan terlama di Indonesia sekaligus perempuan pertama yang menduduki posisi tersebut, serta mantan Direktur Pelaksana dan Chief Operating Officer Bank Dunia.

    “Sri Mulyani membawa pengalaman mendalam dalam membentuk hasil ekonomi yang berkeadilan—keahlian yang sangat penting untuk mencapai tujuan jangka panjang yayasan ini,” ujar CEO Gates Foundation sekaligus anggota dewan pengurus, Mark Suzman, dalam keterangan tertulis, Selasa (13/1/2026)..

    Pengalaman panjang Sri Mulyani di bidang kebijakan ekonomi dan pembangunan dinilai akan memberikan perspektif penting bagi tata kelola dan misi Gates Foundation.

    “Kepemimpinannya akan membantu memastikan sumber daya kami terus digunakan untuk memperluas kesempatan, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh dunia,” tambah dia. 

    Jejak Karier Sri Mulyani

    Sebagai ekonom yang diakui secara global, Sri Mulyani memiliki rekam jejak panjang dalam memimpin reformasi lembaga keuangan dan mendorong kebijakan yang memperkuat ketahanan ekonomi serta pertumbuhan yang inklusif.

    Dikutip dari laman ekon.go.id, Sri Mulyani Indrawati lahir di Bandar Lampung, Lampung, pada tanggal 26 Agustus 1962. Dia merupakan wanita sekaligus orang Indonesia pertama yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia. Jabatan ini diembannya mulai 1 Juni 2010.

    Sebelumnya, dia menjabat Menteri Keuangan, Kabinet Indonesia Bersatu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

    Ketika menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia, Sri Mulyani pun meninggalkan jabatannya sebagai Menteri Keuangan. Sebelum menjadi Menteri Keuangan, Sri Mulyani menjabat sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas dari Kabinet Indonesia Bersatu.

    Jauh sebelum masuk pemerintahan, Sri Mulyani dikenal sebagai seorang pengamat ekonomi di Indonesia. Ia menjabat sebagai Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM FEUI) sejak Juni 1998.