Jakarta –
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan menunjukkan tren kenaikan pada 2026. Hal ini dapat dilihat dari IHSG sempat menembus level 9.000 pada perdagangan hari ini.
Purbaya mengatakan IHSG pada tahun 2025 ditutup pada level 8.646 atau naik 22,1% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Ia menilai kinerja IHSG pada tahun ini akan terus mengalami kenaikan.
“Sepertinya akan berlanjut terus kenaikannya di 2026. Kalau liat tadi sempet menembus 9.000,” ujar Purbaya saat konferensi pers APBN Kita, di kantornya, Jakarta, Kamis (8/1/2025).
Menurut Purbaya, IHSG yang menembus level 9.000 ini karena kepercayaan investor baik domestik maupun asing sudah kembali, meskipun belum sepenuhnya. Kepercayaan yang kembali ini tak lepas dari kinerja pemerintah yang serius melaksanakan program-program yang mengerek pertumbuhan ekonomi.
“Mereka (investor) pasti melihat juga walaupun belum penuh impact dari program pembangunan yang disebutkan selama ini. Mereka (pemerintah) bekerja serius dan dampak ke ekonomi mulai kelihatan sehingga di akhir triwulan tahun lalu ekonomi berbalik arah,” tambah Purbaya.
Ia pun memaparkan pasar domestik makin diminati oleh asing. Di pasar surat berharga negara, tercatat aliran modal asing (inflow) masuk sebesar Rp 6,49 triliun pada Desember 2025. Di pasar Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), menunjukkan aliran modal asing masuk Rp 27,40 triliun dan pasar saham tercatat inflow sebesar Rp 12,24 triliun.
“Artinya asing sudah masuk ke sini lagi. Inflow kan asing. Sudah masuk ke sini lagi. Kredibilitas ekonomi dan pasar keuangan sudah kembali saya yakin akan terus berlanjut 2026. Jadi IHSG yang naik ke 9.000 baru awal. Perkiraan saya akan naik terus karena ekonomi kita akan kita manage terus ke depan,” terang ia.
Seperti diketahui, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat sejak awal pembukaan perdagangan hari ini, Kamis (8/1). IHSG hari ini juga sempat menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah atau All-Time High (ATH) di level 9.000.
Berdasarkan data perdagangan RTI Business, IHSG sempat menyentuh level 9.002,92. IHSG masih menguat 0,45% kendati turun ke level 8.985,39 pukul 10.36 WIB.
Tonton juga video “Pasar Modal Menguat, IHSG Berpeluang Lanjutkan Reli”
(acd/acd)
