Surabaya (beritajatim.com) – Dua pelaku begal dengan membawa benda serupa dengan pistol beraksi di Jalan Karang Menjangan, Gubeng, Surabaya, Rabu (7/1/2026).
Dalam aksinya, dua pelaku sempat menodong korban dengan benda serupa pistol tersebut.
Korban dari aksi begal itu adalah mahasiswi Keperawatan salah satu kampus swasta di Surabaya berinisial N. Saat kejadian, korban sedang kaki menuju kamar kos di Jalan Kedung Tarukan I.
Sambil berjalan, korban memegang ponsel dan handphone dari tas. Tidak lama, dua pria berbaju hitam mendatangi korban sambil menodongkan benda serupa pistol.
“Pelaku dua orang. Masih muda mereka. Pelaku naik motor tiba-tiba dari belakang langsung mepet saya,” kata N, Rabu (14/1/2026).
N menceritakan, salah satu pelaku langsung melakukan intimidasi dengan ancaman sambil menodongkan pistol. Satu tangannya dipegang dengan pelaku. Handphone dan tas korban lantas dirampas.
“Namun, handphone saya malah jatuh dari tangan pelaku. Pas jatuh itu saya ambil langsung dan lari,” imbuh N.
N lantas berlari dan minta pertolongan. Beruntung ada sepasang muda mudi yang menghampiri korban. Mengetahui ada orang lain, kedua pelaku lalu kabur dengan memacu sepeda motornya.
” Di tas itu ada surat-surat penting dan dompet yang berisi Rp 500 ribu. Tangan saya yang dicengkeram juga luka mungkin karena kena tangan pelaku,” jelasnya.
Atas peristiwa ini, N belum melapor ke pihak kepolisian karena masih trauma. Saat ini, korban masih berada di kampung halaman di Mojokerto bersama keluarga untuk meredakan trauma. (ang/ted)
