Pasuruan (beritajatim.com) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan secara resmi mengumumkan perubahan susunan kepemimpinan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Fraksi PDI Perjuangan dalam rapat paripurna internal yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, Rabu (7/1/2026).
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menjelaskan bahwa perubahan struktur kepengurusan fraksi tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan resmi masing-masing partai politik. Pergantian dilakukan sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi di internal fraksi.
“Perubahan berdasarkan usulan masing-masing partai, alasannya untuk penyegaran,” ujar Samsul Hidayat saat memberikan keterangan.
Menurut Samsul, mekanisme pergantian pengurus di tingkat fraksi memiliki aturan yang lebih fleksibel dibandingkan alat kelengkapan dewan lainnya. Fraksi tidak dibatasi oleh masa jabatan tertentu dalam melakukan rotasi kepemimpinan.
Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut berbeda dengan komisi atau badan di DPRD yang pengaturannya harus mengikuti tata tertib dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3).
“Kalau fraksi tidak ada batasan, beda dengan alat kelengkapan dewan yang harus mengacu pada tata tertib dan UU MD3,” tegasnya.
Dalam susunan terbaru, Fraksi PKB DPRD Kabupaten Pasuruan kini dipimpin oleh Rudi Hartono sebagai ketua fraksi. Ia didampingi Saad Muafi yang dipercaya menempati posisi sekretaris fraksi, sementara jabatan bendahara diamanahkan kepada Nur Laila untuk mengelola administrasi dan keuangan internal fraksi.
Sementara itu, Fraksi PDI Perjuangan juga melakukan penyegaran dengan menunjuk H. Arifin sebagai ketua fraksi yang baru. Posisi sekretaris fraksi diisi oleh Heru Very Nurcahya, sedangkan Mujangki dipercaya sebagai bendahara.
H. Arifin menyampaikan bahwa pergantian kepengurusan tersebut bertujuan memperkuat soliditas internal serta meningkatkan efektivitas perjuangan politik PDI Perjuangan di lingkungan DPRD Kabupaten Pasuruan.
Ia memastikan bahwa kepengurusan baru tetap berkomitmen menjalankan program kerja yang telah disepakati sebelumnya dan tidak akan melakukan perubahan arah kebijakan fraksi.
“Fraksi baru hanya meneruskan terkait program kerja sebelumnya, kita tidak merubah kesepakatan,” ungkap H. Arifin.
Selain itu, Arifin juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus lama atas dedikasi mereka dalam mengawal aspirasi masyarakat Kabupaten Pasuruan selama masa tugas sebelumnya. Ia berharap pergantian ini menjadi momentum untuk menghadirkan kinerja fraksi yang semakin responsif, solid, dan berintegritas dalam menjalankan fungsi kedewanan. [ada/beq]
