TANGERANG – PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) memastikan operasional penerbangan tetap terkendali, meski telah terjadi kebakaran di Lapak limbah plastik di kawasan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Minggu, 30 Maret, pukul 15.19 WIB.
“Operasinal Bandara Soetta secara keseluruhan tetap berjalan normal,” kata Asst. Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Holik Muardi dalam keterangannya, Minggu, 30 Maret.
Holik juga menyebut pihaknya telah berkoodinasi dengan pihak AirNav terkait adanya kebakaran tersebut. Ia menyebut untuk saat ini menutup sementara landasan pacu 3 Bandara Soetta, Kota Tangerang.
“Untuk sementara waktu menutup Runway 3 yang terkena dampak kepulan asap sebagai langkah mitigasi. Keputusan ini diambil untuk menjaga keselamatan penerbangan serta memastikan operasional di Bandara Soekarno-Hatta tetap berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Ia mengungkapkan alasanya menutup landasan 3 Bandara Soetta. Tujuannya untuk mencegah terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan.
“Kami memastikan bahwa keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa bandara tetap menjadi prioritas utama. Tim di lapangan terus bersiaga, melakukan evaluasi situasi, serta berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan kondisi tetap terkendali,” tutupnya.
Sebelumnya, terjadi kebakaran Lapak Limbah Plastik di dekat Bandara Soekarno Hatta atau tepatnya di Jalan Raya Belimbing, Kosambi, Kabupaten Tangerang.
Kabid Pemadaman dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang, Agun Guntara mengatakan kejadian itu terjadi pada Minggu, 30 Maret, pukul 15.19 WIB.
“Lapak Limbah, kosambi yang terbakar,” kata Agun saat dikonfirmasi, Minggu, 30 Maret.
Sejumlah personel dan 5 Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tangerang diterjunkan, guna memadamkan api tersebut
“4 unit damkar dari Kabupaten Tangerang dan 1 Bandara Soetta. Nanti ada tambahan lagi,” ujarnya.