Category: Gelora.co Nasional

  • Habib Rizieq Tak Permasalahkan Pandji Kritik Pemerintah, tapi Jangan Lecehkan Salat

    Habib Rizieq Tak Permasalahkan Pandji Kritik Pemerintah, tapi Jangan Lecehkan Salat

    GELORA.CO –  Habib Rizieq Shihab menanggapi materi Mens Rea yang dibawakan komika Pandji Pragiwaksono dan belakangan menjadi sorotan publik.

    Habib Rizieq menyatakan tidak mempermasalahkan kritik terhadap pemerintah yang disampaikan Pandji dalam pertunjukan stand-up comedy tersebut.

    Menurutnya, kritik kepada pemerintah merupakan hal yang wajar dan sah disampaikan.

    Namun, ia menyesalkan adanya materi yang menyinggung ibadah salat dan dianggap menjadikannya sebagai bahan candaan.

    Pernyataan itu disampaikan Habib Rizieq melalui kanal YouTube Islami Brotherhood Television, Selasa (13/1/2026).

    Ia menegaskan bahwa salat merupakan ajaran agama yang bersumber dari Al-Qur’an dan tidak pantas dijadikan bahan olok-olok atau candaan.

    Habib Rizieq menilai, ajaran agama termasuk bagian dari syiar Islam yang harus dihormati.

    Lebih lanjut, Habib Rizieq mengingatkan agar pelawak tidak memberikan penilaian atau kesimpulan keagamaan terkait ibadah, dan menyarankan agar persoalan tersebut diserahkan kepada ulama.

    Ia juga meminta Pandji Pragiwaksono untuk menyampaikan permohonan maaf serta menghapus bagian materi yang dianggap menyinggung salat.

    itu, Habib Rizieq mendesak pihak Netflix untuk mencabut atau setidaknya menghilangkan bagian tersebut dari tayangan yang dapat diakses publik luas

    Pandji didemo

    Ratusan orang dari massa Gerakan Kader Umat Islam menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polda Metro Jaya, Selasa (13/1/2026).

    Aksi tersebut diawali dengan longmarch dari Universitas Atma Jaya, Jakarta Selatan.

    Dalam aksinya, massa mendesak Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edy Suheri beserta jajaran untuk segera mengusut dan memproses secara hukum dugaan penistaan ibadah salat yang dituduhkan kepada komika Pandji Pragiwaksono.

    Pandji dilaporkan ke kepolisian usai pertunjukan stand up comedy bertajuk “Mens Rea Show” ditayangkan dan ditonton publik melalui platform Netflix beberapa waktu lalu.

    Koordinator Aksi Gerakan Kader Umat Islam, Fachrullah Jasadi, menyampaikan orasi di depan gedung Polda Metro Jaya.

    Ia menilai materi dalam tayangan tersebut telah melampaui batas kebebasan berekspresi dan melukai perasaan serta keyakinan umat Islam.

    “Salat adalah ibadah paling fundamental dalam ajaran Islam, tiang agama, dan kewajiban yang bersifat sakral. Menjadikan sholat sebagai bahan candaan, satire, atau narasi yang merendahkan dalam bentuk apa pun adalah tindakan yang tidak dapat ditoleransi dan berpotensi memicu konflik sosial,” ujar Fachrullah.

    Menurutnya, persoalan tersebut tidak bisa dilihat semata sebagai ekspresi seni atau hiburan, melainkan mengandung dugaan tindak pidana yang memiliki konsekuensi hukum serius.

    Ia menegaskan negara tidak boleh kalah oleh dalih kebebasan berkesenian.

    “Penegak hukum wajib bersikap tegas dan adil tanpa pandang bulu,” tegasnya.

    Fachrullah menyebut, dugaan perbuatan tersebut dapat dijerat dengan sejumlah pasal, di antaranya Pasal 28 ayat (2) dan Pasal 45A ayat (2) UU ITE, Pasal 156 dan 156a KUHP, serta Pasal 243, 244, dan 245 KUHP Baru sebagaimana diatur dalam UU Nomor 1 Tahun 2023.

    Selain mendesak Polda Metro Jaya, massa aksi juga meminta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk mengambil langkah tegas terhadap tayangan yang dinilai menghina agama Islam.

    “Tindakan pemutusan akses perlu dipertimbangkan demi menjaga ketenteraman masyarakat dan wibawa hukum negara,” katanya.

    Ia menambahkan, jika aparat penegak hukum lamban atau terkesan membiarkan, hal itu dinilai membuka ruang pembenaran terhadap penistaan agama.

    “Umat Islam tidak akan diam ketika ibadah sucinya dilecehkan,” ujar Fachrullah.

    Gerakan Kader Umat Islam, lanjutnya, akan terus mengawal kasus ini melalui konsolidasi umat dan langkah-langkah konstitusional hingga keadilan benar-benar ditegakkan.

    “Penegakan hukum yang adil dan tegas adalah kunci menjaga kerukunan, toleransi, serta kehormatan seluruh agama di Indonesia,” tutupnya. 

    Bakal dipolisikan

    Komika senior Pandji Pragiwaksono akan dilaporkan ke polisi, oleh Forum Ulama Nusantara terkait dugaan penistaan agama.

    Langkah hukum ini diambil menyusul materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono di ‘Mens Rea’, yang dinilai menyinggung sakralitas ibadah shalat.

    Ketua Forum Ulama Nusantara Nur Shollah Bek alias Wan mengungkapkan, pihaknya telah mempelajari dan memahami materi pertunjukan Pandji Pragiwaksono, yang beredar di ruang publik.

    Menurut Wan Bek, menjadikan shalat sebagai bahan lelucon berpotensi melukai perasaan umat Islam.

    “Kami berencana melaporkan dugaan ini sebagai bentuk tanggung jawab moral,” kata Wan Bek ketika ditemui di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (12/1/2026).

    Wan Bek menegaskan, langkah pelaporan ini bukan bertujuan untuk memicu konflik horizontal di masyarakat.

    Melainkan, sebagai upaya agar tidak ada lagi pihak-pihak yang dengan mudah menjadikan ibadah sakral umat Islam sebagai komoditas candaan.

    “Langkah ini bukan untuk memicu konflik, melainkan sebagai upaya agar tidak ada lagi pihak yang menjadikan ibadah umat Islam sebagai bahan candaan,” ucapnya.

    Dalam penjelasannya, Wan Bek menyoroti materi spesifik yang dipersoalkan dalam materi stand up Pandji di show Mens Rea.

    Materi tersebut diketahui menyinggung soal kriteria pemimpin yang rajin beribadah, khususnya shalat.

    Bagi Forum Ulama Nusantara, narasi yang dibangun Pandji sudah melampaui batas kritik sosial dan masuk ke ranah merendahkan nilai agama.

    “Bagi umat Islam, menjaga shalat merupakan bagian dari akhlak dan kepribadian,” ungkapnya.

    “Ketika hal tersebut ditertawakan di ruang publik dengan jangkauan luas, kami menilai ini bukan lagi kritik,” sambungnya.

    Lebih lanjut, Wan Bek berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti dugaan ini secara profesional jika laporan resmi telah dilayangkan.

    Wan Bek memastikan bahwa Forum Ulama Nusantara tetap menjunjung tinggi prinsip kerukunan antarumat beragama dan tidak bermaksud menghakimi secara sepihak.

    “Kami tidak bermaksud menghakimi siapa pun. Kami hanya meminta negara hadir dan hukum ditegakkan secara adil,” tegasnya.

    Dalam pernyataan sikapnya, Forum Ulama Nusantara juga menekankan pandangan mengenai batasan kebebasan berekspresi. Mereka menilai, kebebasan berbicara tidak semestinya dilakukan dengan cara merendahkan simbol-simbol agama.

    “Materi yang membahas tentang solat dan dijadikan humor, tidak pantas justru meresahkan. Sehingga hal ini harus ditindak tegas,” ujar Wan Bek. 

  • Dunia Semakin Abu-abu, Indonesia Harus Bersiap Masuk Mode Survival

    Dunia Semakin Abu-abu, Indonesia Harus Bersiap Masuk Mode Survival

    GELORA.CO – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono menggambarkan kondisi dunia yang saat ini tengah dihadapi Indonesia.

    Ia mengungkap dunia internasional saat ini berada dalam fase yang semakin kompleks dan sulit diprediksi. Dinamika geopolitik, rivalitas kekuatan besar, konflik terbuka, serta krisis multidimensi menciptakan ruang yang abu – abu.

    “Saat ini kita hidup di ruang abu-abu yang berbahaya, di mana batas antara perdamaian dan perang tidak tegas, dan tanpa celah untuk salah membaca situasi,” kata Sugiono saat menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri (PPTM) di Kemlu RI, Jakarta Pusat, Rabu (14/1/2026).

    Kondisi ini membuat pilihan Indonesia semakin jelas, yakni masuk mode survival atau penguatan ketahanan nasional, disertai kapasitas dalam menentukan arah kebijakan secara mandiri. 

    Menurutnya ketahanan nasional menjadi fondasi utama, bukan hanya dalam aspek pertahanan, tapi juga ekonomi, sosial, teknologi, dan diplomasi.

    Dalam kerangka tersebut, politik luar negeri Indonesia tetap berpijak pada prinsip bebas aktif. Namun ia menegaskan bahwa prinsip ini tidak bisa dijalankan secara kaku di tengah perubahan global yang cepat.

    “Politik luar negeri Indonesia yang bebas, aktif, tetap berangkat dari amanat konstitusi, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia, melindungi kepentingan nasional, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia, namun dengan cara yang tidak bisa statis,” ujarnya.

    Kata dia, dalam dunia yang sarat tekanan dan kompetisi, negara tanpa strategi yang jelas berisiko terseret arus, sementara negara tanpa ketahanan rentan dieksploitasi.

    “Dalam situasi ini, negara yang tidak punya strategi akan terseret, dan negara yang tidak punya ketahanan akan menjadi objek,” katanya.

    Indonesia, menurut Sugiono, tidak boleh jatuh ke dalam posisi pasif tersebut. Realitas global harus dihadapi secara jujur, tanpa ilusi dan tanpa pesimisme. Diplomasi Indonesia perlu diarahkan pada kesiapsiagaan, kewaspadaan dan realisme.

    Diplomasi yang realistis lanjutnya, bukan bermakna meninggalkan nilai, tapi menyesuaikan pendekatan dengan ancaman dan peluang yang berkembang.

    “Dan Indonesia tentu saja tidak boleh berada di posisi itu. Kita harus melihat dunia apa adanya, keras, kompetitif, dan semakin tidak terprediksi. Oleh karena itu, diplomasi kita harus dibangun atas kesiapsiagaan, kewaspadaan, dan realisme,” ucap Sugiono.

    “Karena ancaman tidak lagi datang dalam bentuk tunggal, dan krisis tidak datang satu persatu. Dinamika di luar negeri cepat atau lambat akan terasa dalam kehidupan kita sehari-hari,” pungkasnya.

    Diketahui, AS menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada 3 Januari 2026 di Caracas.

    Selain itu, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengisyaratkan serangan segera ke Iran di tengah demonstrasi massal yang telah terjadi di negara itu selama lebih dari dua minggu.

  • Aliran Suap Pajak ke DJP Pusat, Publik Tantang KPK Periksa Eks Menkeu Sri Mulyani

    Aliran Suap Pajak ke DJP Pusat, Publik Tantang KPK Periksa Eks Menkeu Sri Mulyani

    GELORA.CO –  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi membuka borok busuk di jantung birokrasi perpajakan nasional. Dugaan skema suap pemeriksaan pajak di KPP Madya Jakarta Utara tak lagi bisa disebut ulah oknum. Aliran uangnya diduga menembus Direktorat Jenderal Pajak pusat, menampar keras klaim pengawasan internal yang selama ini dijual sebagai keberhasilan reformasi.

    Skandal ini meledak di era kepemimpinan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati—figur yang kerap dipoles sebagai simbol integritas fiskal. Fakta bahwa praktik kotor justru terendus hingga kantor pusat DJP mempermalukan narasi bersih yang bertahun-tahun digembar-gemborkan Kementerian Keuangan. Reformasi yang dielu-elukan kini retak oleh bukti di lapangan.

    KPK menegaskan, dugaan suap tidak berhenti di level wilayah. Ada indikasi kuat keterlibatan aktor pusat—mereka yang semestinya menjadi benteng terakhir integritas pajak. “Diduga ada aliran uang dari pihak tersangka kepada pihak-pihak di Ditjen Pajak Pusat,” tegas Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih, Rabu (14/1/2026). Pernyataan ini adalah alarm merah bagi otoritas fiskal.

    Langkah KPK menggeledah kantor pusat DJP menegaskan satu hal: ini bukan perkara pelanggaran teknis, melainkan dugaan pengaturan dari hulu ke hilir. Penyidik menyasar Direktorat Peraturan Perpajakan serta Direktorat Ekstensifikasi dan Penilaian, titik krusial penentuan tarif—area rawan yang menentukan “harga” kepatuhan pajak. Dokumen, barang bukti elektronik, dan uang tunai disita.

    Akar perkara berasal dari pemeriksaan potensi kurang bayar PBB PT Wanatiara Persada. Proses objektif berubah menjadi meja tawar-menawar gelap, di mana angka kewajiban dipangkas lewat uang pelicin. Lima tersangka telah ditetapkan dan ditahan: Dwi Budi, Agus Syaifudin, Askob Bahtiar, Abdul Kadim Sahbudin, dan Edy Yulianto. Namun publik menuntut lebih: bongkar arsitek di balik layar.

    KPK menyatakan penyidikan tak akan berhenti pada pelaku menengah. Penelusuran aliran uang diperluas: siapa menerima, berapa besar, dan siapa memberi restu. Pernyataan ini harus dibuktikan dengan keberanian menyentuh pusat kekuasaan, bukan berhenti pada korban-kambing.

    KPK Wajib Periksa Sri Mulyani

    Pakar hukum pidana Universitas Bung Karno, Kurnia Zakaria, menegaskan KPK tidak boleh bermain aman. Skema ini tumbuh dan berlangsung di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan, maka pemeriksaan terhadap pimpinan tertinggi adalah keniscayaan hukum, bukan pilihan politis. “Jika aliran uang dan keputusan strategis terjadi di level pusat DJP, KPK wajib memeriksa Menteri Keuangan yang menjabat. Ini soal pertanggungjawaban jabatan,” tegasnya kepada Monitorindonesia.com, Rabu (14/1/2026).

    Ia mengingatkan, tak ada kebal hukum bagi pejabat tinggi. Menteri Keuangan adalah atasan langsung DJP dengan kewenangan pengawasan dan pengendalian. 

    Jika praktik suap berlangsung sistematis dan lolos dari pengawasan, KPK harus menggali kemungkinan kelalaian serius, pembiaran, atau pengetahuan atas praktik tersebut. “Keberanian memeriksa menteri adalah ujian independensi KPK,” ujarnya.

    Kasus ini menjadi tes paling telanjang bagi kredibilitas reformasi perpajakan. Publik menunggu: apakah hukum akan benar-benar naik kelas dan menyentuh pucuk pimpinan, atau kembali berhenti di level bawah demi menyelamatkan citra institusi.

  • Mengandung Racun Cereulide, BPOM Temukan Produk Susu Nestle yang Ditarik Masuk RI

    Mengandung Racun Cereulide, BPOM Temukan Produk Susu Nestle yang Ditarik Masuk RI

    GELORA.CO – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengatakan berdasarkan hasil penelusuran, ditemukan produk susu Nestle yang ditarik di beberapa negara karena adanya potensi cemaran toksin cereulide pada bahan baku arachidonic acid (ARA) oil tertentu.

    Menurut BPOM produk yang terdampak tersebut hanya produk S-26 Promil Gold pHPro 1 (formula bayi untuk usia 0–6 bulan), nomor izin edar ML 562209063696 dengan nomor bets 51530017C2 dan 51540017A1.

    “Berdasarkan penelusuran terhadap data importasi BPOM, 2 bets produk susu formula terdampak tersebut diimpor ke Indonesia. Namun, hasil pengujian terhadap sampel produk dari 2 bets terdampak menunjukkan toksin cereulide tidak terdeteksi (limit of quantitation/LoQ

    Walau begitu, BPOM akan terus mengedepankan prinsip kehati-hatian dan mengutamakan perlindungan terhadap kesehatan masyarakat, mengingat kerentanan pengguna produk formula tersebut (bayi).

    Langkah awal, BPOM telah memerintahakan PT Nestlé Indonesia untuk menghentikan distribusi dan melakukan penghentian sementara importasi produk tersebut. 

    “Paralel dengan itu, PT Nestle Indonesia telah melakukan penarikan sukarela (voluntary recall) dari peredaran terhadap seluruh produk formula bayi dengan bets yang terdampak di bawah pengawasan BPOM,” tambahnya.

    “Hingga penjelasan ini diterbitkan, belum terdapat laporan kejadian sakit yang terkonfirmasi di Indonesia berkaitan dengan konsumsi formula bayi tersebut,” tutupnya.

    Apa itu Toksin cereulide?

    Menurut BPOM, Toksin cereulide dalam produk tersebut adalah toksin yang diproduksi oleh bakteri Bacillus cereus. 

    Toksin ini bersifat tahan panas (heat stable)/tidak dapat dimusnahkan/dinonaktifkan melalui proses penyeduhan dengan air mendidih maupun proses pemasakan biasa. 

    “Akibat yang dapat timbul karena paparan toksin ini bersifat segera, umumnya antara 30 menit hingga 6 jam setelah konsumsi dengan gejala antara lain muntah parah/persisten, diare, serta kelesuan yang tidak biasa,” ujar BPOM.

  • Baru 3 Jam Bebas dari Rutan Ponorogo, Pemuda Ini Langsung Bobol Rumah Tetangga

    Baru 3 Jam Bebas dari Rutan Ponorogo, Pemuda Ini Langsung Bobol Rumah Tetangga

    GELORA.CO – – Dinginnya lantai penjara rupanya tak memberikan efek jera bagi MBF (20), pemuda warga Desa Kalimalang, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur (Jatim). 

    Bagaimana tidak, hanya berselang tiga jam setelah menghirup udara bebas dari Rutan Kelas IIB Ponorogo, pemuda ini kembali diringkus polisi karena kasus pencurian.

    MBF ditangkap Unit Reskrim Polsek Sukorejo, setelah terbukti membobol rumah Sugito, yang tak lain adalah tetangganya sendiri, dan menggasak harta senilai belasan juta rupiah.

    Kronologi: Bebas Pagi, Beraksi Siang

    Kapolsek Sukorejo, Iptu Agus Tri Cahyo Wiyono, membeberkan catatan waktu aksi nekat pelaku yang tergolong luar biasa.

    “Pelaku MBF ini keluar penjara pukul 10.00 WIB pada Senin (12/1/2026). Namun pada hari yang sama, tepat pukul 13.00 WIB, ia malah mencuri di rumah Pak Sugito,” ungkap Iptu Agus, Rabu (14/1/2026).

    Aksi pencurian tersebut dilakukan saat rumah korban dalam keadaan kosong. 

    Namun, pelaku tidak menyadari bahwa aktivitasnya terpantau secara real-time oleh pemilik rumah melalui aplikasi CCTV di ponsel.

    Terekam CCTV Masuk Lewat Atap

    Melihat ada orang asing masuk ke kediamannya, Sugito langsung bergegas pulang. 

    Setibanya di rumah, ia mendapati bagian atap atau genteng ruang belakang dalam kondisi terbuka.

    “Pelaku masuk dengan cara memanjat dan merusak bagian atap. Setelah diperiksa, uang tunai di lemari kamar utama dan kamar anak hilang. Dua gelang emas seberat 17 gram milik istri korban juga raib,” papar Kapolsek.

    Total kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp 17.665.000. 

    Berbekal rekaman CCTV yang menunjukkan identitas pelaku dengan sangat jelas, polisi tidak butuh waktu lama untuk menciduk MBF di persembunyiannya.

    Barang Bukti yang Disita

    Dalam penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan sisa uang tunai sebesar Rp 2.665.000, perhiasan emas serta pakaian dan tas yang digunakan pelaku saat melancarkan aksinya. 

    Diduga, sebagian uang hasil curian telah digunakan pelaku dalam waktu singkat tersebut.

    Kini, MBF harus kembali merasakan pengapnya sel tahanan dan terancam hukuman yang lebih berat, karena kembali melakukan tindak pidana sesaat setelah dibebaskan

  • Dijanjikan Cuan Fantastis Trading Kripto, Jadi Alasan Younger Laporkan Timothy ke Polda Metro

    Dijanjikan Cuan Fantastis Trading Kripto, Jadi Alasan Younger Laporkan Timothy ke Polda Metro

    GELORA.CO  — Ketertarikan terhadap janji keuntungan fantastis dari trading kripto berujung petaka bagi Younger, pelapor dalam kasus dugaan penipuan yang menyeret nama influencer sekaligus pendiri Akademi Kripto, Timothy Ronald.

    Alih-alih meraup cuan hingga ratusan persen sebagaimana dijanjikan, Younger mengaku justru mengalami kerugian hingga Rp 3 miliar setelah mengikuti sinyal trading yang dipromosikan melalui platform berbayar.

    Younger menuturkan, ketertarikannya bermula dari unggahan media sosial Timothy Ronald yang kerap menampilkan gaya hidup mewah.

    Dalam berbagai konten Instagram, Timothy disebut memperlihatkan klaim keuntungan besar dari trading kripto, serta kepemilikan mobil-mobil mahal di usia yang relatif muda.

    Narasi kesuksesan itu membuat Younger yakin bahwa trading kripto yang ditawarkan bukan sekadar spekulasi, melainkan peluang investasi dengan risiko minim.

    Keyakinan tersebut mendorong Younger untuk membeli program keanggotaan Akademi Kripto. Pada tahap awal, ia mengaku mengeluarkan dana sekitar Rp 9 juta.

    Tak lama berselang, ia kembali ditawari paket keanggotaan seumur hidup atau lifetime dengan nilai Rp 39 juta.

    Tawaran tersebut diklaim memberi akses lebih luas terhadap materi eksklusif dan sinyal trading yang disebut memiliki tingkat akurasi tinggi.

    Menurut Younger, kepercayaan dirinya semakin menguat setelah melihat sejumlah bukti sinyal trading yang dipamerkan Timothy Ronald.

     Sinyal tersebut diklaim mampu mengubah modal kecil menjadi keuntungan berlipat, bahkan disebut bisa mengembangkan modal Rp 2 juta menjadi Rp 2 miliar.

    Janji keuntungan yang disampaikan berada di kisaran 300 hingga 500 persen, sebuah angka yang jauh melampaui imbal hasil investasi pada umumnya.

    Namun realitas berkata lain. Younger mengaku mulai mengikuti sinyal trading tersebut secara rutin sejak Maret hingga Juli 2025.

    Dalam periode itu, alih-alih mencetak keuntungan, dana yang ia tanamkan justru terus tergerus. Akumulasi kerugian yang dialaminya, menurut pengakuannya, mencapai Rp 3 miliar.

    Ia menilai kerugian tersebut bukan akibat fluktuasi pasar semata, melainkan karena pola dan arahan trading yang dinilainya menyesatkan.

    Atas dasar itulah, Younger melaporkan kasus dugaan penipuan trading kripto ini ke Polda Metro Jaya.

  • Perlu Tahu, Berikut Ini Daftar Puluhan Produk Sufor Bayi Nestle ‘Beracun’ yang Ditarik di 60 Negara Lebih

    Perlu Tahu, Berikut Ini Daftar Puluhan Produk Sufor Bayi Nestle ‘Beracun’ yang Ditarik di 60 Negara Lebih

    GELORA.CO – Otoritas Austria menyebut ada 800 produk Nestle, termasuk susu formula (sufor) bayi, yang melibatkan produksi 10 pabrik di seluruh dunia ditarik dari 60 negara lebih.

    Kementerian Kesehatan Austria menyebutnya sebagai penarikan produk terbesar dalam sejarah perusahaan tersebut. Sekadar catatan, jumlah itu belum dikonfirmasi oleh Nestle.

    Sufor bayi harus ditarik dari peredaran karena terkontaminasi racun bakteri.

    Penarikan produk tersebut berpusat pada potensi keberadaan cereulide, racun tahan panas yang diproduksi oleh strain bakteri Bacillus cereus tertentu.

    Menurut Badan Standar Makanan Inggris, racun tersebut kemungkinan besar tidak akan dinonaktifkan atau dihancurkan dengan memasak, menggunakan air mendidih, atau saat membuat susu bayi.

    “Gejalanya meliputi mual, muntah, dan kram perut, yang biasanya muncul dalam waktu lima jam setelah konsumsi,” kata otoritas Inggris tersebut, mengutip Fooding Redients First, Selasa 13 Januari 2026.

    Menurut Reuters, penarikan produk dimulai pada Desember 2025. Susu formula bayi terdampak dijual di seluruh Eropa, Turki, dan Argentina.

    Produk yang Nestle tarik dari peredaran berbeda-beda pada tiap negara terdampak. Misalnya, produk sufor bayi yang ditarik di sebagian besar daratan Eropa adalah sufor SMA, BEBA dan NAN, mengutip Reuters.

    Produk Apa saja yang Ditarik Nestle?

    Mengutup laman Nestle UK, berikut daftar produk yang ditarik di wilayah Inggris sampai Irlandia:

    Inggris

    SMA Advanced First Infant Milk 800g dengan nomor batch 51450742F1, 52319722BA , 52819722AASMA Advanced Follow-on Milk 800g dengan nomor batch 51240742F2, 51890742F2 , 52879722AASMA First Infant Milk 800g dengan nomor batch 51170346AA, 51170346AB, 51340346AB , 51580346AA, 51590346AA, 52760346AB, 52760346AD, 52780346AASMA First Infant Milk 400g dengan nomor batch 51350346AA, 52750346ADSMA First Infant Milk 1.2 Kg dengan nomor batch 51340346BE, 52740346BA, 52750346BASMA LITLLE STEPS First Infant Milk 800g dengan nomor batch, 51220346AD, 51540346AC , 52740346ADSMA Comfort 800g dengan nomor batch 52620742F3, 51240742F3, 51439722BA, 51479722BA, 51769722BA, 52049722AASMA First Infant Milk 200ml dengan nomor batch 52860295M, 52870295M, 53220295M, 53230295M, 52870295M, 53030295M, 53040295M, 53070295M, 53080295MSMA First Infant Milk 70ml dengan nomor batch 53170742B1SMA Lactose Free 400g dengan nomor batch 51150346AB, 51500346AB, 51719722BA, 51759722BA, 51829722BA, 51979722BA, 52109722BA, 53299722BA, 53459722BASMA Anti Reflux 800g dengan nomor batch 51570742F3, 52099722BA, 52099722BB, 52739722BAALFAMINO 400g dengan nomor batch 51200017Y3, 51210017Y1, 51220017Y1, 51250017Y1, 51390017Y1, 51420017Y2, 51430017Y1, 51460017Y1, 51690017Y2, 51690017Y3 , 51700017Y1, 51710017Y1, 51740017Y1, 52760017Y5, 52790017Y1, 52860017Y1, 53100017Y3, 53110017Y1, 53140017Y1, 53140017Y2, 53150017Y1.

    Irlandia Utara

    SMA First Infant Milk 800g dengan nomor batch 51590346AB, 52750346AE

    Irlandia

    SMA Advanced First Infant Milk 800g dengan nomor batch 51450742F1SMA Advanced Follow on Milk 800g dengan nomor batch 51240742F2, 51890742F2SMA Comfort 800g dengan nomor batch 52620742F3SMA First Infant Milk 200ml dengan nomor batch 53070295M, 52860295M, 52870295M, 53220295M, 53230295MSMA First Infant Milk 800g dengan nomor batch 51590346AB, 52750346AESMA GOLD PREM 2 800g dengan nomor batch 53090742F2SMA LITTLE STEPS First Infant Milk 800g dengan nomor batch 51540346ADSMA Alfamino 400g dengan nomor batch 51200017Y3, 51210017Y1, 51250017Y1, 51460017Y1, 51710017Y1.

    Produk yang ditarik di Timur Tengah dan Afrika Utara, mengutip Nestle MENA:

    Bahrain: NAN OptiPro 1, S26 AR, S26 ULTIMA 1, 2, NAN Supreme 1, 3Mesir: NAN OptiPro 1, NAN COMFORT 1Iran: NAN HA 1, ALFAMINOKuwait: NAN COMFORT 1, NAN Supreme 1,2, 3, S26 ULTIMA 1, 2Oman: NAN OptiPro 1, NAN COMFORT 1, S26 ULTIMA 1, 2Qatar: NAN OptiPro 1, NAN COMFORT 1, S26 ULTIMA 1, 3, NAN Supreme 1,2, 3Saudi Arabia: NAN OptiPro 1, NAN DUO 1, S26 GOLD 1, 2, NAN Supreme 1,2, 3, S26 ULTIMA 1,2,3, ALFAMINO & AFAMINO JuniorUnited Arab Emirates/UAE: NAN OptiPro 1, NAN COMFORT 1, NAN Supreme 1,2, 3, S26 ULTIMA 1,2, 3, ALFAMINO

    Produk sufor yang ditarik di Hong Kong, mengutip Nestle setempat:

    NAN PRO 3 BL 2 HMO 800g dengan nomor batch 52070742F4NAN Infinipro1 7HMO 800g dengan nomor batch 52970742F1NAN Infinipro1 7HMO 350g dengan nomor batch 52970742C1NAN Infinipro2 7HMO 800g dengan nomor batch 53070742F1NAN INFINIPRO3 7HMO 800g dengan nomor batch 52770017V2NAN INFINIPRO4 7HMO 800g dengan nomor batch 53030017C2NAN PRO 1 2HMO 800g dengan nomor batch51670742F2S-26 ULTIMA 2 800g dengan nomor batch 51590017C6ILLUMA HA1 BL 2HMO 800g dengan nomor batch 51660742F2ILLUMA HA3 BL 2HMO 800g dengan nomor batch 52070742F3ILLUMA ORG2 800g dengan nomor batch 51620017C1ILLUMA ORG3 800g dengan nomor batch 51620017C2ILLUMA LUXA 1 800g dengan nomor batch 51190017C2, 51550017C3ILLUMA LUXA 4 800g dengan nomor batch 52580017C1ILLUMA LUXA 2 800g dengan nomor batch 51400017C1 52580017C2ILLUMA ATWO 1 800g dengan nomor batch 51640017V1, 52840017C2ILLUMA ATWO 2 800g dengan nomor batch 52900017C1ILLUMA ATWO 3 800g dengan nomor batch 52910017C1ILLUMA ATWO 4 800g dengan nomor batch 52910017C2. ***

  • Sahroni Ngaku Rugi Rp 80 Miliar Akibat Penjarahan, Massa Beringas Seperti Kelaparan

    Sahroni Ngaku Rugi Rp 80 Miliar Akibat Penjarahan, Massa Beringas Seperti Kelaparan

    GELORA.CO – – Anggota DPR RI nonaktif Ahmad Sahroni, mengungkapkan kerugian yang dialaminya akibat penjarahan rumah yang terjadi pada Sabtu 30 Agustus 2025. Ia memperkirakan, total kerugian mencapai Rp 80 miliar setelah hampir seluruh isi rumahnya dibawa kabur oleh sekelompok orang tidak dikenal.

    Ia mengungkapkan, kondisi bangunan sudah mengalami kerusakan parah akibat penjarahan. Kerusakan terlihat dari lantai bawah hingga ke bagian atas rumah.

    Hal itu disampaikan Sahroni saat memberikan keterangan sebagai saksi dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (13/1).

    “Yang saya laporkan sebesar Rp80 miliar, Yang Mulia,” kata Sahroni saat memberikan kesaksian di ruang sidang.

    Ia kemudian merinci sejumlah barang berharga yang hilang, di antaranya koleksi patung Iron Man, pakaian, lampu, serta berbagai perabot rumah tangga lainnya.

    Bahkan, politikus Partai NasDem itu mengaku lima unit kendaraan miliknya turut mengalami kerusakan berat.

    “Mobil ada lima, Yang Mulia. Semuanya hancur,” ungkapnya.

    Selain kerugian materi, Sahroni juga mengaku kehilangan berbagai dokumen penting. Dokumen tersebut di antaranya berupa ijazah SD hingga tingkat doktoral, sertifikat-sertifikat, serta kartu keluarga.

    “Ijazah dari SD sampai doktor hilang, Yang Mulia. Sertifikat juga semuanya hilang,” bebernya.

    Massa bertindak beringas seperti kelaparan

    Sahroni menceritakan, massa yang mendatangi kediamannya bertindak secara brutal dan tidak terkendali. Ia menyebut, situasi saat itu sangat mencekam karena amukan massa berlangsung tanpa kendali.

    “Mereka beringas, Yang Mulia. Seperti orang kehausan dan kelaparan,” ujar Sahroni.

    Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 30 Agustus 2025, sekitar pukul 15.30 WIB. Saat kejadian, ia mengaku tengah berada di ruang makan bersama beberapa orang, ketika sekelompok massa datang sambil berteriak-teriak dan melintas di depan rumahnya dengan menggunakan sepeda motor.

    Ia menjelaskan, rombongan awal hanya melintas tanpa melakukan tindakan. Namun, sekitar 10 menit kemudian, massa kembali berdatangan dengan jumlah yang jauh lebih besar dan langsung melakukan penyerangan

    “Mereka langsung menyerang. Saya melihatnya sendiri,” urai Sahroni.

    Menurutnya, massa terlebih dahulu melempari kaca rumah dengan batu, lalu berusaha masuk ke dalam rumah secara paksa. Merasa situasi semakin berbahaya, Sahroni memilih menyelamatkan diri dengan berlari ke lantai atas kediamannya.

    “Intinya, mereka berusaha masuk ke rumah dengan cara-cara yang tidak wajar,” pungkasnya.

  • Jokowi Buka Suara soal Pertemuan dengan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis

    Jokowi Buka Suara soal Pertemuan dengan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis

    GELORA.CO – Presiden ke-7 RI Joko Widodo buka suara terkait pertemuannya dengan dua tersangka kasus fitnah ijazah palsu, Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis. Pertemuan tersebut diharapkan dapat membuka jalan menuju penyelesaian hukum melalui restorative justice.

    Pertemuan terkait kasus fitnah ijazah palsu Jokowi itu berlangsung di kediamannya di Gang Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, pada Kamis (8/1/2026) lalu.

    “Telah hadir bersilaturahmi Bapak Prof Eggy Sudjana dan Bapak Damai Hari Lubis SH ke rumah saya. Benar beliau-beliau hadir didampingi pengacara Ibu Elida Netty, dan itu adalah kehadiran untuk silaturahmi,” ujar Jokowi saat ditemui di Solo, Rabu (14/1/2026).

    Jokowi mengaku menghargai dan menghormati silaturahmi yang dilakukan kedua tersangka kasus fitnah ijazah palsu Jokowi tersebut. Dia menilai pertemuan itu merupakan niat baik yang patut diapresiasi.

    Dari pertemuan silaturahmi itu, Jokowi berharap dapat menjadi pertimbangan bagi penyidik Polda Metro Jaya dalam penanganan perkara yang menjerat Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis.

    “Karena itu adalah kewenangan dari penyidik Polda Metro Jaya,” katanya.

    Saat ditanya apakah dalam pertemuan tersebut terdapat permintaan maaf terkait tudingan fitnah ijazah palsu Jokowi, ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu menilai hal tersebut tidak perlu diperdebatkan.

    “Menurut saya, ada atau tidak (permintaan maaf), tidak perlu diperdebatkan. Karena menurut saya, niat baik silaturahmi itu harus saya hormati dan hargai,” ucap Jokowi.

    Ketika ditanya apakah Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis juga menyampaikan permintaan agar kasus fitnah ijazah palsu Jokowi dihentikan, Jokowi memperkirakan hal tersebut akan ditindaklanjuti oleh kuasa hukum masing-masing pihak.

    Jokowi menegaskan bahwa keputusan terkait proses hukum sepenuhnya berada di tangan aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku

  • Banyak Perusahaan Baja asal China Kemplang Pajak, Purbaya Curigai Oknum Kemenkeu Terlibat

    Banyak Perusahaan Baja asal China Kemplang Pajak, Purbaya Curigai Oknum Kemenkeu Terlibat

    GELORA.CO – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan adanya 40 perusahaan baja asal China dan Indonesia yang menunggak pajak pertambahan nilai (PPN). Dari jumlah itu, dua perusahaan besar akan segera ditindak.

    “Baja itu yang terdeteksi ada 40 perusahaan yang, dua besar akan kita sidak dalam waktu singkat. (Perusahaanya) campur-campur, ada yang dari China, ada yang dari Indonesia juga,” kata Purbaya saat ditemui di Menara Global, Rabu (14/1/206).

    Purbaya mengaku heran praktik penggelapan pajak baru terungkap sekarang, padahal perusahaan-perusahaan yang terlibat memiliki skala usaha yang cukup besar.

    Ia juga mencurigai adanya oknum di Kementerian Keuangan yang turut bermain dalam praktik ini. “Nah itu teka-teki saya juga, harusnya kan kalau perusahaan besar kan gampang ngeliatnya. Berarti orang saya ada yang terlibat nanti kita lihat ya,” ujarnya.

    Sebelumnya, Purbaya mengungkapkan bahwa dalam praktik perusahaan tidak membayar pajak tersebut menggunakan cara dengan membeli KTP untuk para pegawai.

    “Ada perusahaan baja China operasi di sini lho. Nama-namanya mungkin mereka beli KTP, tapi dia nggak bayar PPN. Tadinya mau digerebek, tapi nanti kita lihat dengan saat yang tepat,” ucap Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

    Dugaan praktik pembelian KTP itu mencuat setelah dilakukan pengecekan, karena pemilik maupun pegawai perusahaan tersebut tidak bisa berbahasa Indonesia.

    “Pengusahanya dari China, punya perusahaan di sini, orang China semua, nggak bisa bahasa Indonesia,” jelas Purbaya. 

    Purbaya menuturkan bahwa perusahaan baja tersebut cenderung melakukan transaksi berbasis tunai (cash) agar tidak terdeteksi. Akibat praktik itu, negara mengalami kerugian yang sangat besar. Apalagi dari satu perusahaan baja, potensi pendapatannya bisa mencapai Rp 4 triliun per tahun.

    “Baja saja potensinya kata orang yang sudah insaf itu setahun bisa Rp 4 triliun lebih, jadi besar itu, banyak perusahaan,” kata Purbaya

    “Jual langsung ke klien cash basis nggak bayar PPN. Saya rugi banyak itu, nanti akan kita tindak dengan cepat,” pungkasnya.