Surabaya (beritajatim.com) – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Cahyo Harjo Prakoso menyalurkan bantuan alat bantu disabilitas dari Dinas Sosial Provinsi Jatim kepada sejumlah warga di Kota Surabaya.
Penyaluran ini menjadi bagian dari komitmen DPRD Jawa Timur dalam mendorong pemenuhan hak dasar penyandang disabilitas.
“Bantuan ini kami salurkan sebagai bentuk tanggung jawab negara untuk memenuhi hak dasar penyandang disabilitas agar mereka bisa beraktivitas dengan lebih layak,” kata Cahyo, Senin (29/12/2025).
Ketua DPC Gerindra Surabaya ini menjelaskan, bantuan tersebut disalurkan berdasarkan usulan masyarakat yang masuk dan telah melalui proses verifikasi. Menurut dia, langkah ini dilakukan agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan penerima.
“Semua bantuan berasal dari usulan yang masuk ke kami dan sudah diverifikasi bersama Dinas Sosial agar tepat sasaran,” ujar politisi penghobi olahraga ini.
Adapun rincian bantuan kursi roda yang disalurkan meliputi 6 unit kursi roda standar untuk menunjang mobilitas harian, 1 unit kursi roda khusus cerebral palsy, serta 1 unit kursi roda multiguna 3 in 1. Selain itu, terdapat bantuan tambahan berupa 1 kasur dan 1 bantal untuk penerima di wilayah Gubeng.
“Jenis bantuan kami sesuaikan dengan kondisi penerima agar benar-benar bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari,” ucap dia.
Selain kursi roda dan perlengkapan pendukung, Cahyo juga menyalurkan 5 unit alat bantu dengar kepada penerima terpisah di Surabaya. Bantuan ini diberikan untuk membantu warga dengan gangguan pendengaran agar lebih mudah berkomunikasi.
“Alat bantu dengar ini diharapkan dapat membantu penerima berinteraksi lebih baik dengan lingkungan sekitarnya,” kata Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Jatim ini.
Cahyo menegaskan, penyaluran bantuan alat bantu disabilitas ini akan terus dikawal agar menjangkau warga yang membutuhkan. Dia berharap Surabaya semakin menjadi kota yang ramah dan inklusif bagi seluruh warganya.
“Kami ingin memastikan tidak ada warga yang terabaikan, terutama mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan lebih,” tutup Cahyo.[asg/ted]
