Jombang (beritajatim.com) – Aksi begal kembali terjadi di By Pass Mojoagung, Kabupaten Jombang. Polisi kini tengah memburu komplotan yang diduga berjumlah enam orang dan mengendarai tiga sepeda motor.
Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan korban. “Kami mengantongi ciri-ciri pelaku. Saat ini petugas melakukan pengejaran terhadap komplotan begal tersebut,” ujar Yogas saat dikonfirmasi, Minggu (30/3/2025).
Menurut keterangan korban, Dwi Nur Iman (24), komplotan begal mulai membuntutinya setelah ia mengambil uang di ATM. Perjalanan mudik dari Purwodadi, Malang, menuju kampung halamannya di Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, Jombang, yang seharusnya menyenangkan, justru berakhir dengan peristiwa mengerikan.
Saat melintas di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, para pelaku mendekati dan menghadang motor Dwi. Mereka langsung mengacungkan kelewang dan memaksanya menyerahkan tas selempang berisi uang Rp8 juta serta ponsel.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk pakaian korban yang sobek akibat sabetan benda tajam para pelaku. Selain meminta keterangan saksi, petugas juga menyisir rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi para pelaku lebih lanjut.
Hingga saat ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan dan berupaya menangkap komplotan begal yang meresahkan warga tersebut. [suf]