FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Peta elektabilitas calon wakil presiden 2029 versi kalangan anak muda berdasarkan data yang dirilis MudaBicara memunculkan sejumlah figur yang populer. Pemilu 2029 yang menyisakan tiga tahun lagi masih menunjukkan persaingan terbuka.
Dari hasil jajak pendapat yang ditampilkan di media sosial baru-baru ini, belum ada figur yang menembus elektabilitas 20 persen dengan preferensi pemilih terfragmentasi di kisaran 6-14 persen.
Hasil ini membuat posisi kandidat sangat dinamis dan mudah dipengaruhi isu serta momentum politik.
Salah satu temuan menarik dari survei kalangan anak muda, yakni masuknya Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda ke bursa calon wakil presiden 2029.
Sherly mencatat elektabilitas 7,25 persen, unggul tipis atas Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang berada di angka 6,13 persen di segmen pemilih muda.
Sementara itu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bercokol di posisi puncak dengan elektabilitas 18,38 persen.
Meski memimpin, angka tersebut belum cukup dominan untuk mengunci dukungan generasi muda.
Di posisi kedua, Purbaya Yudi Sadewa mencatatkan elektabilitas 14 persen, disusul Muzakir Manaf dengan 13,5 persen.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berada di peringkat keempat dengan perolehan 11,88 persen.
Nama Pramono Anung berada di posisi kelima dengan 8,88 persen, diikuti Anies Baswedan yang meraih 8,63 persen.
Selisih tipis antarfigur ini menunjukkan peta dukungan masih sangat dinamis dan berpotensi berubah seiring isu serta momentum politik ke depan.
