Bengkel Tambal Ban di Gresik Dilalap Api, Dua Unit Motor Turut Terbakar

Bengkel Tambal Ban di Gresik Dilalap Api, Dua Unit Motor Turut Terbakar

Gresik (beritajatim.com) –  Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Gresik di Januari 2026. Kali ini yang dilalap api adalah bengkel tambal ban milik Agus, warga Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Rabu malam (7/1/2026).

Bengkel tempat mata pencahariannya terbakar gara-gara lupa mematikan kompor. Api yang menjalar dengan cepat juga menghanguskan dua unit motor yang diparkir di dalam bengkel. Beruntung kejadian yang mengagetkan warga ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Kronologi kebakaran tersebut bermula saat Agus lupa mematikan kompor yang ditinggal pergi sebentar. Api yang semula kecil, tiba-tiba membesar membuat warga di sekitar tempat kejadian kaget.

Kobaran api yang terus membesar akibat tiupan angin., merembet ke bagian ruangan. Warga dan pemilik bengkel tidak berbuat banyak. Terlebih lagi, bengkel tersebut berada di pinggir jalan raya. Tanpa banyak berpikir, warga melaporkan kebakaran ini ke Ketua RT, Suandi dan dilanjutkan ke pos Damkar Menganti Gresik.

Petugas damkar yang menerima laporan kebakaran meluncur ke lokasi. Tiba di lokasi kebakaran, petugas lansung melakukan pemadaman. Proses pemadaman juga dibantu Damkar Lakarsantri Surabaya. Setelah berjibaku selama dua jam lebih, api yang melalap bangunan semi permanen bengkel tambal ban berhasil dipadamkan.

Petugas piket Damkar Gresik Sugiono mengatakan kebakaran ini pukul 21.00 WIB. Kemudian api berhasil dipadamkan dua jam kemudian. Ini karena banyak material di dalam bengkel yang mudah dilalap api.

“Sewaktu anggota kami memadamkan api ada dua unit motor, tiga kompresor, dua alat press ban dan ban terbaru turut hangus terbakar,” katanya, Kamis (8/1/2026).

Tiga unit mobil damkar serta satu unit mobil suplai air, dan sebelas petugas damkar turut dikerahkan untuk memadamkan api.

“Kerugian material akibat kejadian ini ditaksir sekitar Rp500 juga. Setelah dinyatakan tidak ada titik api. Petugas kami kembali ke pos masing-masing,” pungkas Sugiono.  [dny/suf]