Jakarta –
Pemandangan deretan mobil yang terparkir rapi di Daihatsu Kumpul Sahabat Pontianak juga menyuguhkan pengalaman belanja yang berbeda. Bertajuk Bagasi Bazaar, para pemilik mobil menyulap pintu belakang kendaraan mereka menjadi lapak bisnis yang menggiurkan.
Konsepnya sederhana: cukup parkir di area masing-masing, pintu bagasi dibuka, barang dijajakan dan transaksi jual-beli pun dimulai. Tak perlu lagi ribet bongkar pasang tenda atau menyewa stan mahal. Di sini, mobil bukan lagi sekadar alat transportasi, melainkan aset produktif yang “menjemput” rezeki.
Bagasi Bazaar membuktikan bahwa dunia otomotif memiliki spektrum yang sangat luas. Konsepnya dibuat inline atau sejalan; di mana pemilik kendaraan bisa memamerkan tunggangannya sekaligus memasarkan produk unggulan mereka secara langsung.
Dalam amatan detikcom di lokasi Daihatsu Kumpul Sahabat Pontianak, Sirion dan Calya disulap menjadi aset yang produktif.
Acara Daihatsu Kumpul Sahabat bukan sekadar ajang silaturahmi bagi para pemilik kendaraan atau komunitas mobil, melainkan telah bertransformasi menjadi ekosistem penggerak ekonomi lokal, khususnya melalui pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). Pelaku usaha mendapatkan akses langsung ke ribuan pengunjung (anggota komunitas dan masyarakat umum).
Bazaar Bagasi di Daihatsu Kumpul Sahabat Pontianak Foto: Ridwan Arifin/detikcom
“UMKM pasti akan tumbuh, karena mereka membutuhkan tempat atau sarana, pasti dampaknya akan ada,” ujar Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (18/1/2026).
Pontianak terpilih menjadi kota spesial karena menjadi destinasi penutup dari rangkaian Daihatsu Kumpul Sahabat 2025. Sebelumnya, kemeriahan serupa telah menyapa enam kota besar lainnya di Indonesia, mulai dari Tangerang, Cirebon, Palembang, Sleman, Malang, hingga Bitung.
“Daihatsu Kumpul Sahabat merupakan ajang pesta rakyat yang diadakan oleh Daihatsu di tujuh kota. Yang didedikasikan untuk mempererat tali silaturahmi antara Daihatsu, pelanggan setia, pelaku UMKM, dan masyarakat khususnya di kota Pontianak dan sekitarnya,” ujar Hari Wicaksono, Promotion Department Head PT Astra Daihatsu Motor dalam kesempatan yang sama.
Pemilihan Pontianak sebagai tuan rumah tentu bukan tanpa alasan. Menurut Hari, ibu kota Kalimantan Barat ini memiliki daya tarik istimewa yang tidak dimiliki kota-kota lain di Indonesia. Statusnya sebagai Kota Khatulistiwa memberikan identitas unik yang sangat kuat.
“Pontianak kami pilih sebagai destinasi acara Kumpul Sahabat karena kota ini mempunyai potensi dan prestasi yang patut kita banggakan. Pontianak sejak dulu dikenal sebagai kota khatulistiwa, kota yang mempunyai identitas unik yang membedakan dari kota yang lain,” ujar Hari.
(riar/rgr)
