AHY Absen Perayaan Natal Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara Dulu, Baru Partai

AHY Absen Perayaan Natal Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara Dulu, Baru Partai

AHY Absen Perayaan Natal Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara Dulu, Baru Partai
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com –
Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan alasan kenapa Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) absen dalam Puncak Perayaan Natal Nasional 2025 Demokrat.
SBY menjelaskan, AHY sebagai Menko Infrastruktur sedang mendampingi Presiden Prabowo Subianto ke Kalimantan Timur.
Walhasil, SBY pun mewakili anaknya untuk memberikan sambutan kepada umat Kristiani yang hadir.
“Mas AHY sedang mengemban tugas mendampingi Bapak Presiden Prabowo di Kalimantan Timur. Tentu bagi Demokrat,
country first, people first,
baru partai. Jangan dibalik. Negara dulu, rakyat dulu, baru partai,” ujar SBY di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (12/1/2026) malam.
“Oleh karena itu, saya mendapat tugas dari panitia untuk menyampaikan sambutan ini mewakili Mas AHY. Tiada rotan, akar pun berguna,” sambungnya.
Dalam acara ini, AHY tampak hanya memberikan sambutan melalui rekaman video.
AHY mengucapkan selamat Natal, sekaligus berharap momen spesial bagi umat Kristiani ini senantiasa menghadirkan kedamaian, kebahagiaan, dan keberkahan bagi semua orang.
“Sungguh saya ingin berada bersama para sahabat sekalian pada acara peringatan Natal Nasional Partai Demokrat ini. Namun pada saat yang sama, saya dalam kapasitas sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, mendapatkan tugas untuk mendampingi Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja di Kalimantan Timur. Meski secara fisik saya tidak bisa hadir, namun hati dan doa saya tentunya bersama Bapak/Ibu sekalian,” papar AHY.
Demokrat Mengutamakan Kemanusiaan
AHY menjelaskan, sebagai partai yang memiliki jati diri nasionalis religius, Demokrat senantiasa meletakkan nilai-nilai kemanusiaan di atas kepentingan politik dan perbedaan identitas di antara sesama anak bangsa.
Dia pun mengajak masyarakat Indonesia untuk bersatu dalam doa, kepedulian, dan aksi nyata dalam membantu korban terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Mari bersatu dalam misi kemanusiaan agar mereka segera bangkit dan pulih dari kehancuran dan keterpurukan. Selebihnya, mari bersatu dalam mengawal dan menyukseskan pembangunan bangsa ke depan, termasuk pembangunan sektor infrastruktur yang menjadi tulang punggung transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
“Indonesia yang semakin maju dan makmur, Indonesia yang tumbuh secara berkeadilan, dan berkelanjutan untuk keselamatan bumi kita, untuk masa depan anak cucu kita. Demikian sambutan saya. Terima kasih.
Once again, Merry Christmas and Happy New Year
. Semoga Tuhan memberkati kita semua,” imbuh AHY.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.