Terpukau Lihat Sirkuit Baru BYD di China, Ada Tanjakan di ‘Luar Nalar’

Terpukau Lihat Sirkuit Baru BYD di China, Ada Tanjakan di ‘Luar Nalar’

Zhengzhou

Redaksi detikOto berkesempatan berkunjung ke sirkuit all-terrain terbaru milik BYD di Zhengzhou, Henan, China. Fasilitas pengujian tersebut punya sejumlah ‘wahana’ yang tak ditemukan di sirkuit-sirkuit lainnya di dunia.

Sirkuit all-terrain BYD di Zhengzhou telah dikenalkan secara resmi sejak Agustus tahun lalu. Namun, tempat itu baru dibuka untuk publik mulai awal tahun ini. Kami merupakan rombongan pertama asal Indonesia yang datang dan melihatnya secara langsung.

Sirkuit tersebut dihadirkan sebagai tempat untuk trek balap, pusat pelatihan pebalap dan beragam pengalaman sirkuit untuk mendorong budaya NEV (new energy vehicle).

Sirkuit All-Terrain BYD di Zhengzhou Foto: Septian Farhan Nurhuda / detikcom

Secara umum, sirkuit all-terrain BYD di Zhengzhou punya delapan zona utama, yakni Lingkaran Gesekan Rendah, Kick-Plate, Kolam Rendam, Paddock Dinamis, Trek Balap, Taman Off-Road, Area Perkemahan, dan yang paling fenomenal, Bukit Pasir Dalam Ruangan.

Mengapa yang terakhir kami sebut fenomenal? Sebab, lintasan tersebut mendapat dua rekor dunia atau Guinness World of Record sebagai lintasan simulasi pasir tertinggi dan terluas di dunia.

Bukit Pasir Dalam Ruangan memiliki ketinggian jatuh vertikal 29,6 meter dan tingkat kemiringan 28 derajat. Dibangun dengan 6.200 ton pasir untuk meniru komposisi butiran Gurun Alxa (atau Alashan), fasilitas itu menawarkan pengalaman menaklukkan bukit pasir yang autentik untuk semua orang.

Sirkuit All-Terrain BYD di Zhengzhou Foto: Septian Farhan Nurhuda / detikcom

Sejumlah awak media dari Indonesia juga diajak menjajal fasilitas tersebut menaiki Yangwang U8 yang terkenal tangguh dan mampu menaklukkan berbagai medan. Meski tak mudah, namun kendaraan tersebut sanggup dipacu hingga sampai puncak.

Kami juga menjajal lintasan balap utama dengan mengemudikan Yangwang U9 yang beberapa kali muncul di pameran-pameran otomotif nasional. Kami diperbolehkan membawa kendaraan tersebut sejauh dua putaran.

Sayangnya, dari semua zona, kami tak bisa menjajal Kolam Rendam. Sebab, suhu udara setempat yang sedang dingin-dinginnya membuat airnya membatu.

(sfn/rgr)