Indonesia Teken 3 Perjanjian Ekonomi Sepanjang 2025, Ini Daftarnya!

Indonesia Teken 3 Perjanjian Ekonomi Sepanjang 2025, Ini Daftarnya!

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Indonesia telah menjajal tiga kerja sama ekonomi, yakni dengan Kanada, Peru, serta The Eurasian Economic Union. Kerja sama itu juga menjadi bagian dari diversifikasi mitra.

Dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 pada Rabu (14/1/2026), Menteri Luar Negeri RI Sugiono menjelaskan bahwa diplomasi ekonomi Indonesia diarahkan pada pertumbuhan dan ketahanan ekonomi nasional.

Diplomasi ekonomi Indonesia juga jadi inti dari diplomasi yang dilakukan. Indonesia kemudian harus mampu amankan masa depannya sendiri.

“Sepanjang 2025, Indonesia telah menyepakati tiga perjanjian kerjasama ekonomi yakni dengan Kanada, Peru, dan The Eurasian Economic Union,” ujar Sugiono dalam PTTM 2026 pada Rabu (14/1/2026).

Sugiono mengatakan Indonesia juga akan menyelesaikan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dengan Uni Eropa, preferential trade agreement dengan Mauritius, dan memastikan implenentasi upgrade ASEAN-China Free Trade Agreement 3.0, serta Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement.

“Kemudian mendorong kerja sama perdagangan dengan mitra baru di Afrika seperti Rwanda. Diversifikasi mitra dilakukan dengan kasadaran mengurangi risiko gejolak yang dihadapi mitra tradisional. Seperti yang kita lakukan di BRICS,” kata Sugiono.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Indonesia telah menjajal ragam kerja sama ekonomi. Pada Agustus 2025, Pemerintah menandatangani Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia—Peru (Indonesia—Peru CEPA/IP—CEPA). Sebelumnya, Indonesia dan Peru memang memiliki komitmen kerja sama bilateral, terutama di sektor ekonomi dan perdagangan.