Bisnis.com, JAKARTA — Grab akan melakukan uji coba pengiriman makanan menggunakan drone di kawasan Tanjong Rhu, Singapura. Uji coba ini akan berlangsung selama tiga bulan, dan masih berada dalam tahap pengujian internal.
Rencananya, uji coba pengiriman makanan dengan drone dilakukan setiap hari selasa sampai minggu, mulai pukul 10 pagi hingga 6 sore. Maksimal ada 28 pengiriman menggunakan drone dalam sehari.
Mengutip dari CNA pada Kamis (08/01/2026), Grab menjelaskan tujuan dari uji coba ini untuk meningkatkan efisiensi pengiriman makanan, terlebih bagi wilayah yang memiliki kendala geografis.
Contoh wilayahnya adalah kawasan Tanjong Rhu yang dipisahkan oleh Sungai Kallang dari pusat restoran. Akibatnya, pengantar harus memutar lebih jauh untuk melewati sungai, sehingga memakan waktu yang lama.
Dengan adanya drone, Grab ingin mendapatkan solusi teknologi terbaik yang bisa mempercepat pengiriman. Drone akan digunakan khusus untuk menyeberangi Sungai Kallang, sementara pengantar tetap berperan dalam mengantarkan pesanan ke rumah pelanggan.
Kerja sama grab dengan ST Engineering
Dalam uji coba ini, Grab bekerja sama dengan ST Engineering, perusahaan yang mengembangkan teknologi drone. Program ini dibatasi, hanya tersedia untuk pelanggan di wilayah Tanjong Rhu dan terbatas pada pesanan dari restoran di wilayah Bugis, Kampong Glam dan Suntec City. Pembatasan ini dilakukan agar uji coba dapat berjalan lebih terkontrol.
Grab mengaku waktu yang dibutuhkan drone untuk perjalanan pulang pergi hanya sekitar 8 menit.
“Waktu penerbangan rata-rata diperkirakan sekitar 8 menit untuk perjalanan pulang pergi, menjadikannya pilihan yang cepat dan nyaman,” ujar Grab.
Cara kerja pengiriman drone
Proses pengiriman dimulai ketika pengantar Grab membawa pesanan ke titik peluncuran drone di Republic Avenue. Pesanan kemudian dimasukkan ke dalam drone dan diterbangkan melewati Sungai Kallang melalui rute yang sudah disetujui.
Setelah tiba di Tanjong Rhu, pesanan akan diturunkan di titik pendaratan. Dari sana, kurir Grab akan melanjutkan pengantaran hingga ke depan rumah pelanggan.
Lebih dari 20 pengantar telah mendapatkan pelatihan khusus agar proses pemindahan pesanan ke drone dapat dilakukan dengan aman dan efisien. Grab menegaskan bahwa peran manusia tetap penting, seperti memeriksa pesanan dan memastikan makanan sampai dengan aman.
Pengoperasian drone akan dihentikan sementara saat hujan dan tidak beroperasi pada hari libur nasional.
Cara memesan pengiriman drone di aplikasi Grab
Untuk menggunakan layanan ini, pelanggan perlu:
– Memilih opsi Pengiriman Drone (Beta) di aplikasi Grab
– Memesan satu jenis menu per pengiriman, namun bisa memilih lebih dari satu jumlah item yang sama
– Memilih waktu pengantaran karena pengiriman drone bersifat terjadwal
– Menunggu pesan konfirmasi yang berisi detail pesanan dan perkiraan waktu tiba
Pembayaran hanya bisa dilakukan secara non tunai. Pelanggan juga bisa memantau status pengiriman secara langsung melalui aplikasi. Jika pengiriman drone tidak memungkinkan, pesanan akan dialihkan ke pengiriman biasa. (Nur Amalina)
