Bisnis.com, JAKARTA — Apple dikabarkan tidak akan merilis iPhone 18 pada 2026. Perusahaan teknologi itu disinyalir mengubah strategi siklus peluncuran produk andalannya mulai tahun ini imbas masalah yang terjadi di rantai pasok dan keterbatasan cip.
Dilansir dari MacRumor, Rabu (7/1/2025) keputusan ini menandai perubahan besar dalam tradisi peluncuran tahunan perusahaan itu. Apple mengambil langkah ini demi membagi jendela rilis produk ke dalam dua periode berbeda supaya mengatasi tantangan rantai pasokan.
Meskipun iPhone 17 menuai kesuksesan pada 2025, iPhone 18 diperkirakan hanya akan baru hadir pada Q1 atau Q2 2027.
Artinya, iPhone 17 akan menjadi model standar terbaru yang akan bertahan di pasaran selama lebih dari 18 bulan. Ini merupakan pertama kalinya Apple melewatkan satu tahun kalender penuh tanpa merilis generasi baru dari iPhone non-Pro andalannya.
Apple juga dikabarkan akan memprioritaskan peluncuran model kelas atas pada musim gugur 2026. Jajaran produk yang akan dirilis meliputi iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan inovasi baru berupa iPhone lipat.
Sementara itu, peluncuran iPhone 18 direncanakan akan meluncur bersamaan dengan dua model lainnya, yaitu iPhone 18e dan iPhone Air 2.
Pergeseran jadwal ini menciptakan pemisahan yang jelas antara perangkat flagship level atas dengan perangkat yang ditujukan untuk pasar konsumen yang lebih luas. Hal ini juga berkaitan dengan ekspansi lini produk iPhone yang makin masif dan kompleks.
Diperkirakan setidaknya akan ada 8 model iPhone berbeda yang dijual secara resmi oleh Apple pada akhir 2026. Jadwal rilis bertahap dinilai sebagai solusi strategis untuk memberikan jendela penjualan yang lebih panjang bagi setiap model.
Selain itu, pendekatan ini memungkinkan perusahaan menghindari persaingan internal antar produk Apple sendiri. Analis rantai pasokan juga menyoroti adanya manfaat manufaktur dan logistik yang krusial di balik pergeseran strategi ini.
Dengan menjarakkan waktu peluncuran antara model Pro dan standar, Apple dapat mengurangi hambatan produksi. Perusahaan juga dapat mengelola pasokan komponen teknologi canggih dengan lebih baik untuk memastikan ketersediaan stok.
Sebagai contoh, dikutip dari beberapa sumber perpindahan prosesor 2 nanometer yang lebih efisien dapat menaikkan harga seri iPhone 18. Menunda peluncuran iPhone hingga nanti mungkin berarti biaya chip bisa turun dalam kurun waktu sekitar enam bulan tersebut.
iPhone 18 juga dirumorkan memiliki tonjolan kamera yang lebih kecil dibandingkan pendahulunya. (Muhammad Diva Farel Ramadhan)
