Sumenep (beritajatim.com) – Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim meminta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk berbenah dengan meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan integritas dalam menyongsong tahun 2026.
Menurut Imam, tahun 2026 menjadi periode strategis bagi Kabupaten Sumenep dalam melaksanakan pembangunan di berbagai sektor, sehingga dibutuhkan ASN yang mampu bekerja secara optimal dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Yang kita perlukan itu ASN yang bisa bekerja optimal, berorientasi pada pelayanan publik, serta mampu beradaptasi dengan dinamika perubahan, supaya 2026 menjadi periode strategis dalam melaksanakan pembangunan di segala sektor,” katanya, Selasa (6/1/2026).
Ia menegaskan, tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik saat ini semakin tinggi. Oleh karena itu, ASN diminta meninggalkan pola kerja lama yang dinilai tidak efektif dan beralih ke budaya kerja yang cepat, transparan, serta akuntabel.
“ASN saat ini juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Ini harus. Tidak boleh tidak. Teknologi itu untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.
Imam juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor di lingkungan Pemkab Sumenep. Menurutnya, keberhasilan program pembangunan daerah tidak bisa dicapai secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama yang solid antarseluruh perangkat daerah.
“Setiap program dan kebijakan membutuhkan keterpaduan perencanaan, serta pelaksanaan yang melibatkan berbagai perangkat daerah, agar tujuan pembangunan bisa sesuai target secara optimal,” ucapnya.
Selain itu, ASN diminta terus meningkatkan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan. Pengembangan kemampuan diri dinilai penting untuk menjawab tantangan birokrasi modern sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance.
“Kami berharap ASN Kabupaten Sumenep menjadi aparatur yang adaptif, inovatif, dan memiliki semangat melayani, demi mewujudkan kualitas pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tandasnya. [tem/beq]
