2026, Pemkab Tuban Fokus Tingkatkan PAD dari 3 Hal, Apa Saja?

2026, Pemkab Tuban Fokus Tingkatkan PAD dari 3 Hal, Apa Saja?

Tuban (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban bakal menekankan arah pembangunan tahun 2026 yang difokuskan pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPAD) sebagai leading sector.

Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban, Dr. Ir. Budi Wiyana mengatakan bahwa BPKPAD didorong untuk menyusun langkah-langkah konkret guna mendongkrak pendapatan daerah pada tahun 2026.

“Pemkab Tuban akan terus berupaya memaksimalkan capaian program-program strategis daerah, termasuk peningkatan dan optimalisasi PAD,” ujar Sekda Tuban. Selasa (06/01/2026).

Adapun potensi PAD yakni mulai dari retribusi parkir, pajak makan dan minum, investasi, hingga optimalisasi potensi wisata dan produk unggulan daerah.

“Perencanaan yang disusun oleh BPKPAD tersebut akan ditindaklanjuti oleh OPD pendukung,” imbuhnya.

Meski begitu, Pemkab Tuban menegaskan tidak akan memberatkan masyarakat dalam meningkatkan PAD ini. Sebab, berdasarkan arahan dari Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, peningkatan PAD ditempuh melalui optimalisasi sektor-sektor yang menjadi kewenangan Pemkab Tuban, serta perluasan cakupan objek PAD.

“PAD Kabupaten Tuban dapat meningkat tanpa menambah beban masyarakat,” tegas Budi sapanya.

Pihaknya mengingatkan pentingnya penguatan sinergi dan konsolidasi lintas OPD. Selain itu, program kerja dan penyusunan kegiatan harus dilaksanakan sesuai perencanaan, dengan berpedoman pada dokumen perencanaan yang tertuang dalam APBD tahun Anggaran 2026. [dya/aje]