Warga Hajar Bandit Curanmor Surabaya di Kapas Madya, Ngaku Baru Sekali Beraksi

Warga Hajar Bandit Curanmor Surabaya di Kapas Madya, Ngaku Baru Sekali Beraksi

Surabaya (beritajatim.com) – Bandit pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial AR (15) yang dihajar warga Kapas Madya, Jumat (2/1/2025) kemarin mengaku baru beraksi sekali.

Pengakuan itu ia sampaikan kepada anggota Unit Reskrim Polsek Tambaksari setelah menjalani perawatan medis.

“Pengakuannya masih sekali (beraksi). Namun, masih kita dalami lebih lanjut keterangannya,” kata Kanit Reskrim Polsek Tambaksari AKP Sukram, Senin (5/1/2025).

Sukram menjelaskan, pelaku saat itu hendak mencuri sepeda motor Suzuki Thunder yang terparkir di depan salah satu toko yang ada di Jalan Kapas Madya. Dengan mengenakan atasan jaket jeans, pelaku jalan kaki untuk mencari sasaran.

“Beraksi sendiri. Dia sengaja jalan kaki untuk mencari sasaran,” jelas Sukram.

Atas peristiwa ini, Sukram menghimbau agar masyarakat tidak lengah dalam memarkir kendaraan. Ia meminta agar masyarakat bisa memberikan kunci tambahan dan memarkir di tempat yang bisa terlihat.

“Masyarakat juga bisa lebih waspada agar tidak menjadi korban. Sebagai upaya pencegahan, anggota kami selalu berpatroli untuk mempersempit ruang gerak bandit curanmor,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, Seorang anak berusia 15 tahun di Surabaya tertangkap warga hendak mencuri sepeda motor di Kapas Baru, Tambaksari, Jumat (2/1/2025) siang. Dari informasi yang dihimpun beritajatim, pelaku berinisial AR pemuda asal Kapas Madya.

Kapolsek Tambaksari, Kompol Eko Aprianto mengatakan aksi pencurian dilakukan pelaku usai sholat Jumat di depan sebuah toko.

“Kami menerima informasi adanya bandit curanmor yang diamankan oleh warga. Petugas piket langsung menuju lokasi,” kata Eko.

Ketika petugas datang, AR sudah dalam kondisi dihajar massa. Anggota yang sudah di lokasi lantas berusaha mengamankan pelaku dari amukan massa. Setelah berhasil, pelaku diamankan dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan.

“Sementara masih dalam perawatan karena luka,” imbuhnya. (ang/ted)