Pacitan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Pacitan menyambut pergantian tahun dengan cara sederhana dan khidmat. Tanpa pesta kembang api maupun hiburan, Pemkab memilih menggelar istigasah dan doa bersama di Pendopo Kabupaten Pacitan, Rabu (31/12/2025) petang.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji bersama Wakil Bupati Gagarin Sumrambah, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Heru Wiwoho, para ulama, kepala perangkat daerah, serta ASN di lingkungan Pemkab Pacitan.
Selama hampir 40 menit, seluruh jemaah mengikuti rangkaian doa dengan penuh kekhusyukan. Istigasah dipimpin langsung Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pacitan, KH Abdullah Sadjad, diawali dengan mahalul qiyam, dilanjutkan zikir, serta doa akhir dan awal tahun.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pacitan, Dodik Soemarsono, mengatakan bahwa penyambutan Tahun Baru memang sengaja digelar secara sederhana sesuai arahan bupati.
“Tidak ada hiburan seperti tahun-tahun sebelumnya. Arahan Bapak Bupati agar momen pergantian tahun diisi dengan istigasah dan doa bersama, mengingat kondisi bangsa yang masih dalam keprihatinan,” ujarnya.
Meski demikian, Dodik menyebut kemungkinan tetap ada kegiatan masyarakat berskala kecil di lingkungan masing-masing maupun kawasan wisata. Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan.
Selain itu, Bupati Pacitan bersama Forkopimda dijadwalkan melakukan pemantauan ke sejumlah pos pengamanan dan lokasi keramaian. Untuk mendukung kegiatan tersebut, Pemkab Pacitan telah menyiapkan Command Center di kompleks Kantor Diskominfo. “Command Center kami siapkan agar pemantauan aktivitas masyarakat dan lalu lintas selama malam pergantian tahun bisa dilakukan lebih efektif,” pungkasnya. (tri/kun)
