Jakarta –
Bagi banyak orang tua, fase anak susah makan atau gerakan tutup mulut (GTM) sering menjadi kekhawatiran utama. Bukan hanya karena porsi makan yang tak habis, tetapi
juga karena dampaknya pada energi, emosi, dan aktivitas anak sehari-hari.
Anak yang asupannya kurang kerap terlihat lebih mudah lelah, rewel, atau enggan bermain dan belajar bersama teman. Kondisi ini membuat orang tua menyadari bahwa GTM bukan sekadar persoalan selera, melainkan berkaitan langsung dengan pemenuhan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang optimal.
Dalam menghadapi situasi tersebut, banyak orang tua mulai mengubah pendekatan. Dari memaksa anak makan, menjadi membangun rutinitas yang lebih tenang dan konsisten,
sekaligus mencari cara agar kebutuhan nutrisi harian anak tetap terpenuhi meski asupan makanan utama belum maksimal.
Di sinilah peran nutrisi pendamping menjadi relevan. Susu pertumbuhan dengan kandungan nutrisi lengkap dapat membantu mengisi celah kebutuhan harian anak, sekaligus
mendukung nafsu makan, daya tahan tubuh, dan kesiapan anak untuk beraktivitas secara optimal.
Salah satu pilihan yang digunakan banyak orang tua adalah Morinaga Morigro. Susu pertumbuhan ini diformulasikan dengan Formula GROMAX yang mengandung AA, DHA,
Omega 3 dan 6 untuk perkembangan otak, probiotik Bifidobacterium longum BB536 untuk pencernaan dan imunitas, serta vitamin dan mineral penting seperti kalsium, zat besi, dan zinc.
Dengan dukungan nutrisi yang tepat dan pendampingan yang konsisten, proses makan anak dapat berjalan lebih nyaman, sekaligus membantu mereka tumbuh lebih aktif dan percaya diri.
(akn/akn)
