Jakarta –
Tidak sedikit orang tua mendapati anaknya terlihat aktif bergerak, namun mudah lelah di tengah aktivitas. Anak yang semangat berlari, bersepeda, atau bermain pushbike, tetapi cepat kehilangan fokus atau minta berhenti, bisa menjadi sinyal bahwa kebutuhan energi hariannya belum terpenuhi secara optimal.
Aktivitas fisik seperti pushbike menuntut kerja otot dan otak secara bersamaan. Anak harus menjaga keseimbangan, mengoordinasikan gerak tubuh, serta mempertahankan
konsentrasi agar tetap stabil di lintasan. Ketika cadangan energi tidak mencukupi, tubuh anak akan lebih cepat lelah, meski secara fisik tampak aktif.
Kondisi ini kerap terjadi pada anak yang asupan nutrisinya belum seimbang, termasuk anak yang cenderung susah makan atau pilih-pilih makanan. Padahal, untuk mendukung stamina dan fokus, anak membutuhkan kombinasi nutrisi seperti protein, kalsium, zat besi, serta lemak baik yang berperan dalam fungsi otot dan perkembangan otak.
Pemenuhan nutrisi harian menjadi fondasi penting agar anak tidak hanya aktif, tetapi juga kuat dan tahan beraktivitas lebih lama. Selain dari makanan utama, susu pertumbuhan
dapat menjadi salah satu cara praktis untuk melengkapi kebutuhan nutrisi anak, terutama bagi anak yang asupan makannya belum konsisten.
Susu pertumbuhan seperti Morigro diformulasikan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak usia 1-12 tahun. Kandungan protein, kalsium, AA, DHA, Omega 3 dan 6, serta
probiotik di dalamnya mendukung stamina, fokus, dan daya tahan tubuh anak. Dengan nutrisi yang tercukupi, anak dapat bergerak lebih lincah, tidak mudah lelah, dan menikmati
aktivitas fisik dengan lebih optimal.
(akn/ega)
