Main Golf Setelah Liburan, Ini Tips Jaga Sendi Tetap Sehat

Main Golf Setelah Liburan, Ini Tips Jaga Sendi Tetap Sehat

Jakarta

Kembali aktif bermain golf di awal tahun menjadi momen yang dinantikan banyak pegolf. Selain menyegarkan pikiran setelah masa liburan, aktivitas ini juga menjadi cara menyenangkan untuk kembali bergerak. Meski terlihat santai, golf tetap membutuhkan kesiapan fisik agar tubuh tetap fit dan terhindar dari nyeri.

Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Mayapada Hospital Kuningan, dr. Jafri Hasan, Sp.OT, Subsp.CO (K), mengatakan keluhan nyeri sendi kerap muncul ketika tubuh kembali dipacu beraktivitas setelah periode istirahat yang cukup panjang.

“Memasuki awal tahun, tubuh perlu beradaptasi kembali dengan peningkatan aktivitas fisik, termasuk olahraga seperti golf yang melibatkan gerakan rotasi, tumpuan kaki, dan koordinasi sendi. Jika tidak diimbangi persiapan yang tepat, otot dan sendi akan lebih mudah mengalami ketegangan,” ujar dr.Jafri Hasan, dalam keterangan tertulis, Rabu (31/12/2025).

Meski termasuk olahraga low impact, golf tetap melibatkan gerakan berulang yang memberi tekanan pada sendi. Jika dimainkan dalam durasi lama atau saat kondisi tubuh belum sepenuhnya fit, beberapa area seperti punggung bawah, pinggul, lutut, dan pergelangan tangan berisiko mengalami keluhan.

Untuk meminimalkan risiko tersebut, pegolf disarankan melakukan peregangan ringan secara berkala, idealnya setiap 2-3 jam, baik sebelum maupun saat bermain. Gerakan sederhana seperti meluruskan kaki, memutar pergelangan kaki, serta menggerakkan bahu dapat membantu mengurangi kekakuan otot dan menjaga fleksibilitas sendi.

Selain peregangan, postur tubuh saat melakukan swing juga perlu diperhatikan. Posisi tubuh sebaiknya stabil dengan sedikit kemiringan ke depan, lutut dalam kondisi rileks, dan rotasi dilakukan secara terkontrol agar beban pada sendi tidak berlebihan.

Hal senada disampaikan dr. Zeth Boroh, Sp.KO. Ia menekankan pentingnya mengenali batas kemampuan tubuh saat berolahraga.

“Beristirahat sejenak, menjaga posisi tubuh yang benar, serta melakukan peregangan ringan secara rutin dapat membantu mencegah cedera, terutama saat melakukan aktivitas fisik seperti bermain golf yang menuntut kerja sendi secara berulang,” jelasnya.

Sebagai bentuk komitmen terhadap dunia olahraga, Mayapada Hospital turut aktif mendukung berbagai kegiatan golf. Salah satunya dengan menjadi Official Medical Partner Bloomberg Technoz Year End Executive Golf Tournament 2025 yang digelar pada 19 Desember 2025 di Sentul Highlands Golf, Bogor.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan tim medis dengan layanan sports physiotherapy dan ambulans siaga. Selain itu, tersedia pula berbagai layanan kesehatan pendukung, seperti pemeriksaan Gula Darah Sewaktu (GDS), skrining risiko diabetes berbasis AI, analisis kekuatan dan genggaman tangan, pemeriksaan postur tubuh, hingga pengukuran indeks massa tubuh bagi para golfer.

Bagi masyarakat yang ingin menjaga kebugaran dan performa tubuh, Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC) menyediakan layanan komprehensif mulai dari skrining, pencegahan dan penanganan cedera, hingga peningkatan performa aktivitas fisik. Layanan ini didukung fasilitas lengkap seperti gym, VO2 Max, serta Body Composition Analysis.

Informasi lengkap seputar layanan kesehatan di Mayapada Hospital dapat diakses melalui aplikasi MyCare pada fitur Health Articles & Tips. Aplikasi ini juga dilengkapi fitur Personal Health untuk memantau kebugaran, seperti langkah kaki, detak jantung, kalori terbakar, dan Body Mass Index (BMI).

(akn/ega)