Sidoarjo (beritajatim.com) – Kepedulian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terhadap kesejahteraan masyarakat kembali ditunjukkan melalui inspeksi mendadak (sidak) Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Tebel, Kecamatan Gedangan, dan Desa Tambaksawah, Kecamatan Waru, Senin (29/12/2025).
Bupati Sidoarjo H. Subandi turun langsung meninjau kondisi rumah warga yang dinilai membahayakan keselamatan penghuninya. Sidak tersebut didampingi Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Baznas Sidoarjo, serta jajaran Forkopimka setempat.
Di Desa Tebel, bupati melihat langsung kondisi rumah milik Lilik Rahayu yang mengalami kerusakan parah, terutama pada bagian atap dan struktur bangunan. Sementara di Desa Tambaksawah, Kecamatan Waru, sidak dilakukan di rumah milik Mutmainah yang juga dinilai tidak layak huni dan membutuhkan penanganan segera.
Bupati Sidoarjo H. Subandi menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan menunda perbaikan, mengingat kondisi rumah warga sudah masuk kategori rawan, terlebih saat musim hujan.
“Kita akan segera melakukan renovasi, terutama pada atap rumah yang mulai roboh serta memperbaiki struktur bangunan yang sudah tidak layak huni karena usia bangunan yang sudah tua,” ujar H. Subandi saat meninjau rumah milik Lilik Rahayu.
Ia menambahkan, Pemkab Sidoarjo telah berkoordinasi dengan Baznas Sidoarjo agar proses renovasi bisa segera direalisasikan dalam waktu dekat.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Baznas agar pada minggu pertama bulan Januari 2026 nanti perbaikan bisa segera dilakukan, sehingga keluarga dapat tinggal dengan aman dan nyaman,” tambahnya.
Menurutnya, percepatan penanganan RTLH menjadi prioritas karena menyangkut keselamatan jiwa masyarakat, khususnya warga kurang mampu yang tinggal di rumah dengan kondisi bangunan rapuh.
Sementara itu, Lilik Rahayu menyampaikan rasa syukur atas perhatian langsung dari Bupati Sidoarjo. Ia mengaku telah menempati rumah tersebut dalam kondisi rusak selama beberapa bulan terakhir.
“Saya mengucapkan terima kasih dan sangat bersyukur kepada Bapak H. Subandi karena rumah saya yang rusak sejak dua bulan lalu akan segera diperbaiki. Semoga setelah ini saya bisa hidup lebih layak,” tutur Lilik Rahayu.
Program penanganan RTLH ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Sidoarjo dalam memastikan masyarakat memiliki hunian yang aman, sehat, dan layak, sekaligus memperkuat kehadiran negara di tengah warga yang membutuhkan perlindungan sosial. [isa/beq]
