Bisnis.com, JAKARTA — Kinerja HP Android yang melambat sering kali menjadi keluhan pengguna, meski perangkat tidak mengalami kerusakan fisik. Penurunan performa ini kerap dipicu oleh penumpukan data digital “sampah” yang secara otomatis menyumbat cache dan cookies pada situs web.
Berdasarkan tinjauan teknis, situ web di HP memiliki kecenderungan untuk menimbun data dari setiap situs yang dikunjungi, mulai dari kredensial login hingga data pelacak yang tidak esensial.
Beberapa data mungkin berasal dari situs web yang hanya dikunjungi satu kali oleh pengguna, namun tetap membebani sistem. Data pelacak ini membantu penyajian iklan berdasarkan pola konsumsi atau aktivitas streaming pengguna.
Sebagai contoh, seseorang sering menerima iklan produk spesifik, seperti kacamata atau tas di Shopee atau Tokopedia, sesaat setelah mengklik toko online yang berkaitan.
Membersihkan cache secara berkala menjadi cara yang disarankan untuk menghapus data tersebut. Meskipun pengguna harus melakukan login ulang pada beberapa situs, langkah ini dinilai sepadan untuk memastikan tidak ada pelacak data asing yang beroperasi di latar belakang.
Proses pembersihan data ini relatif mudah dilakukan, baik pada Google Chrome maupun Samsung Internet. Pengguna memiliki fleksibilitas untuk menghapus seluruh data secara total atau hanya membersihkan data sampah dalam rentang waktu terbaru.
Berikut adalah panduan teknis pembersihan data untuk dua situs utama Android
Pembersihan pada Google Chrome
Bagi pengguna Google Chrome di Android, manajemen data dapat dilakukan melalui menu internal aplikasi. Pengguna cukup klik tombol “More” (ikon tiga titik) di sudut kanan atas, kemudian memilih opsi “Delete browsing data”.
Menu pop-up akan muncul untuk memberikan opsi rentang waktu penghapusan, mulai dari 15 menit terakhir hingga sepanjang waktu. Untuk pembersihan cepat, pengguna dapat langsung menekan tombol “Delete data” setelah memilih rentang waktu.
Untuk kebutuhan yang lebih spesifik, pengguna dapat mengakses menu “More options”. Fitur ini memungkinkan penghapusan granular, meliputi riwayat penjelajahan, cookies, cache gambar, kata sandi tersimpan, hingga data autofill.
Sistem Chrome mungkin akan memberikan konfirmasi tambahan sebelum eksekusi akhir. Hal ini terjadi jika sistem mendeteksi adanya situs web yang dianggap penting bagi aktivitas rutin pengguna.
Pembersihan pada Samsung Internet
Pengguna perangkat Samsung Galaxy memiliki dua metode, melalui aplikasi atau melalui pengaturan sistem ponsel. Melalui aplikasi, pengguna dapat mengetuk tombol “Options” (tiga garis horizontal), masuk ke menu “Settings”, lalu memilih “Personal browsing data”.
Dalam menu “Delete browsing data”, pengguna dapat memilih kombinasi data yang ingin dihapus. Opsi mencakup riwayat formulir, cookies, cache file, hingga data biometrik atau kata sandi yang tersimpan.
Metode kedua melalui menu “Settings” ponsel menawarkan pendekatan yang lebih drastis. Pengguna dapat menavigasi ke menu “Apps”, memilih “Samsung Internet”, dan masuk ke opsi “Storage and cache”.
Pada menu ini, opsi “Clear storage” akan menghapus seluruh data aplikasi secara permanen, termasuk akun dan basis data. Langkah ini akan mengembalikan kondisi peramban Samsung Internet seperti baru dipasang, berbeda dengan “Clear cache” yang hanya membersihkan memori sementara. (Muhammad Diva Farel Ramadhan)
