Mojokerto (beritajatim.com) – Jajaran Polsek Pacet bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto dan elemen relawan melakukan aksi tanggap keselamatan di jalur ekstrem Cangar–Pacet. Kegiatan ini difokuskan pada revitalisasi jalur penyelamat (emergency safety area) di Tikungan Gotekan, Dusun Pacet Selatan, yang dikenal sebagai titik hitam rawan kecelakaan akibat rem blong.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Relawan Harimau Mojokerto tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Rizal Oktaviannerta, dan Kapolsek Pacet IPTU M.K. Umam. Revitalisasi dilakukan dengan mengganti serta menambah volume sekam padi dan menata ulang karung penahan di area penyelamatan.
Sekam padi berfungsi sebagai peredam laju kendaraan yang mengalami gagal fungsi rem, sehingga dapat mengurangi risiko benturan fatal. Peremajaan jalur penyelamat dinilai krusial mengingat lonjakan volume kendaraan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), menyusul jalur tersebut rawan rem blong.
Kapolsek Pacet IPTU M.K. Umam menegaskan bahwa kondisi safety area di jalur Gotekan harus selalu prima. Menurutnya, jalur tersebut memiliki turunan yang panjang dan sangat tajam sehingga berpotensi tinggi terjadi kecelakaan. Jalur Gotekan tersebut sangat berisiko terhadap rem blong.
“Oleh karena itu, meski tanggal merah, kami bersama Pak Wakil Bupati dan rekan-rekan relawan turun langsung memastikan tumpukan sekam cukup tebal dan posisi karung penahan sudah tepat untuk menghentikan kendaraan bermasalah,” ungkapnya, Kamis (25/12/2025).
Ia juga mengapresiasi sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan relawan dalam menjaga keselamatan jalur wisata Pacet. Menurutnya, keamanan dan keselamatan pengguna jalan merupakan tanggung jawab bersama.
“Ini wujud konsep humanis dan kolaboratif. Polisi tidak bekerja sendiri. Ada Relawan Harimau, Banser, Dishub, dan Satpol PP yang bahu-membahu. Tujuannya agar wisatawan merasa aman dan ketika terjadi kondisi darurat, fasilitas penyelamatan sudah siap meminimalisir fatalitas,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Mojokerto dr. Muhammad Rizal Oktavian juga berdialog teknis dengan Kanit Kamsel Satlantas Polres Mojokerto Ipda Gatot Setiawan serta Koordinator Relawan Harimau Mojokerto Angga Prasetyo terkait tata cara penataan sekam yang paling efektif menahan benturan.
Sebanyak 50 personel gabungan terlibat dalam aksi gotong royong ini. Dengan revitalisasi jalur penyelamat tersebut, diharapkan risiko kecelakaan fatal di jalur tengkorak Tikungan Gotekan dapat ditekan seminimal mungkin selama masa libur panjang akhir tahun. [tin/kun]
