Bisnis.com, JAKARTA— PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) fokus dalam menyeimbangkan pembangungan jaringan 4G dan 5G pada tahun ini, guna menjaga kualitas layanan.
Diketahui, jumlah BTS 4G Telkomsel tercatat naik dari 183.621 unit pada akhir 2023 menjadi 216.378 unit pada Juni 2024, dan terus meningkat ke 229.214 unit pada Juni 2025. Sejalan dengan peningkatan tersebut, jumlah BTS 5G juga terus dikebut.
VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan Telkomsel secara konsisten memperluas dan meningkatkan kapasitas jaringan broadband demi menghadirkan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan di seluruh Indonesia.
“Penambahan BTS setiap tahun dilakukan tidak semata-mata untuk memperluas jangkauan, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas layanan, kapasitas jaringan data, serta menjaga keandalan konektivitas yang menyatukan Indonesia, terutama di tengah pertumbuhan trafik digital yang terus meningkat,” kata Abdullah kepada Bisnis pada Kamis (11/9/2025).
Dalam pengembangan jaringan, Telkomsel mengedepankan keseimbangan antara penguatan layanan 4G sebagai tulang punggung konektivitas nasional dengan investasi berkelanjutan di ekosistem 5G.
Hingga akhir Juli 2025, Telkomsel telah mengoperasikan lebih dari 2.500 BTS 5G yang tersebar di 56 kota/kabupaten di seluruh Indonesia.
“Menegaskan kepemimpinannya sebagai operator dengan gelaran 5G terdepan dan terluas di Indonesia,” imbuh Abdullah.
Abdullah menambahkan, pencapaian tersebut diperkuat dengan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) yang mendukung efisiensi operasional, optimalisasi kinerja jaringan, serta akselerasi transformasi digital nasional.
Telkomsel juga terus mengevaluasi kebutuhan jaringan secara dinamis. Tren penambahan BTS diproyeksikan akan berada pada kisaran pertumbuhan tahunan seperti sebelumnya.
Sebagai gambaran, pada akhir 2024 jumlah BTS Telkomsel tumbuh sekitar 9,5% secara tahunan (year-on-year/YoY).
Selain menggenjot pembangunan BTS, Telkomsel berfokus pada strategi beyond connectivity. Abdullah menyebut perusahaan berupaya menghadirkan berbagai layanan bernilai tambah yang relevan dengan gaya hidup digital pelanggan, mulai dari solusi digital lifestyle, layanan enterprise, hingga Internet of Things (IoT).
Dia menyebut semua ini dilakukan dengan tetap menempatkan keberlanjutan (sustainability) sebagai prinsip utama, baik melalui modernisasi infrastruktur jaringan yang mendukung efisiensi energi maupun inisiatif ESG untuk mendukung agenda kemajuan bangsa.
“Dengan landasan tersebut, Telkomsel optimistis pembangunan jaringan ke depan tidak hanya akan menjaga kualitas layanan dan memperkuat daya saing industri, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat, industri, dan negara secara berkelanjutan,” tandas Abdullah.
