Gresik (beritajatim.com) – Untuk mengantisipasi tindak kejahatan selama masa mudik Lebaran, aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Manyar, Gresik, mengintensifkan patroli dengan menyambangi rumah-rumah warga yang ditinggal pemiliknya.
Langkah ini dilakukan guna mencegah potensi tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor) atau yang dikenal dengan istilah 3C.
Patroli ini tidak hanya sebatas menyisir kawasan perumahan, tetapi juga melibatkan interaksi langsung dengan petugas keamanan serta warga sekitar. Polisi memberikan imbauan agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi kejahatan di lingkungan mereka.
Sejumlah kawasan perumahan yang menjadi sasaran patroli meliputi Perum Gresik Kota Baru (GKB), Pondok Permata Suci (PPS), Perum Pongangan, serta beberapa kompleks perumahan lainnya di wilayah Manyar.
Kapolsek Manyar, AKP Dante Anan Irawanto, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga keamanan rumah-rumah kosong yang ditinggal mudik.
“Anggota kami kami sebar ke beberapa titik perumahan dan melakukan pengecekan di rumah warga yang ditinggal mudik dalam keadaan kosong,” katanya, Jumat (4/4/2025).
Selain itu, Kapolsek juga mengimbau warga agar segera melapor jika melihat hal mencurigakan di sekitar rumah kosong. “Melalui patroli ini diharapkan masyarakat yang masih mudik merasa nyaman saat belum kembali,” pungkas Dante.
Langkah proaktif yang dilakukan Polsek Manyar ini diharapkan dapat meminimalisir angka kejahatan di masa mudik serta memberikan rasa aman bagi warga yang masih berada di kampung halaman. [dny/suf]
