Perlukah 10 Ribu Langkah per Hari Agar Tubuh Bugar? Dokter Olahraga Bilang Gini Perlukah 10 Ribu Langkah per Hari Agar Tubuh Bugar? Dokter Olahraga Bilang Gini

Perlukah 10 Ribu Langkah per Hari Agar Tubuh Bugar? Dokter Olahraga Bilang Gini    
        Perlukah 10 Ribu Langkah per Hari Agar Tubuh Bugar? Dokter Olahraga Bilang Gini

Di sisi lain, dr Andhika mengatakan apabila seseorang berjalan kaki untuk mendapatkan manfaat tubuh menjadi bugar, sebaiknya dilakukan dengan tak berlebihan.

Minimal dilakukan, misalnya, 30 menit berjalan kaki dalam satu hari dan tak perlu terlalu fokus berapa jumlah langkah kaki yang didapat saat melakukan aktivitas tersebut. Sebab jalan kaki yang terlalu berlebihan bisa memicu risiko sejumlah masalah kesehatan, termasuk cedera.

“Misalnya ada 30 menit jalan kaki non-stop di pagi hari selama misalnya tadi 30 menit. Terlepas dari jumlah laki-laki yang mungkin cuma 4 ribu atau 3 ribu, ya biarin aja gitu, enggak apa-apa,” katanya.

“Jadi kalau misalnya memang terasa sudah mencapai 150 menit seminggu, kemudian juga jumlah langkah kakinya 8 ribu sehari, udah nggak perlu target tinggi-tinggi lah,” lanjutnya.

Senada, Spesialis kedokteran olahraga, Dr dr Listya Tresnanti Mirtha, SpKO, CCD, Subsp APK(K) mengatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan orang dewasa yang melakukan aktivitas fisik intensitas sedang setidaknya 150-300 menit per minggu, yang jika dikonversikan menjadi langkah kaki setara dengan 7.000-10.000 langkah per hari.

Meski begitu, kebutuhan langkah setiap individu bervariasi tergantung usia, kondisi kesehatan dan tingkat kebugarannya.

“Misalnya, untuk lansia, target langkah harian mungkin lebih rendah karena pertimbangan kemampuan fisik,” ucapnya saat dihubungi terpisah, Rabu (15/1/2025).

Dirinya juga tak menyarankan untuk melakukan jalan kaki yang berlebihan. Pasalnya, kata wanita yang akrab disapa dr Tata itu, olahraga jalan kaki yang berlebihan dapat memberikan dampak negatif, seperti cedera overuse, kerusakan kulit, gangguan sirkulasi, serta juga kelelahan fisik dan mental.

“Overtraining bukan hanya terjadi pada olahraga berat, tetapi juga pada aktivitas sederhana seperti jalan kaki jika dilakukan secara berlebihan,” ucapnya.

“Jika memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti penyakit jantung atau gangguan sendi, konsultasikan dengan dokter sebelum memulai program jalan kaki intensif,” sambungnya lagi.

(suc/kna)