Merangkum Semua Peristiwa
Indeks

8 Manfaat Jahe untuk Kesehatan, Termasuk Bantu Turunkan Kadar Kolesterol

8 Manfaat Jahe untuk Kesehatan, Termasuk Bantu Turunkan Kadar Kolesterol

Jakarta

Jahe dikenal sebagai bahan alami dengan kandungan antioksidan dan antiinflamasi yang tinggi, sehingga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Akar jahe berasal dari tanaman Zingiber officinale dan telah digunakan dalam pengobatan tradisional China serta India selama ribuan tahun.

Dikutip dari Medical News Today, jahe dapat membantu meredakan mual dan muntah. Antioksidan serta nutrisi lain dalam jahe juga berperan dalam mencegah atau mengobati radang sendi, peradangan, dan berbagai infeksi. Selain itu, jahe dapat membantu mengurangi risiko diabetes, kanker, dan masalah kesehatan lainnya.

Manfaat Jahe untuk Kesehatan

Berikut beberapa manfaat jahe bagi kesehatan seperti dikutip dari Medical News Today dan WebMD.

1. Melawan kuman

Senyawa kimia dalam jahe segar dapat membantu melawan kuman. Senyawa ini efektif menghambat pertumbuhan bakteri seperti E. coli dan Shigella, serta mencegah virus seperti RSV.

2. Menjaga kesehatan mulut

Dikutip dari WebMD, jahe memiliki sifat antibakteri yang bermanfaat bagi kesehatan mulut. Senyawa aktif dalam jahe, yaitu gingerol, dapat membantu mencegah pertumbuhan bakteri di mulut. Bakteri ini dapat menyebabkan penyakit periodontal atau infeksi gusi yang serius.

3. Mengatasi mual

Jahe dapat meredakan mual, terutama saat hamil. Tanaman ini bekerja dengan memecah dan mengeluarkan gas yang menumpuk di usus. Jahe juga dapat membantu mengatasi mabuk laut atau mual akibat kemoterapi.

4. Menghambat pertumbuhan kanker

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa molekul bioaktif dalam jahe dapat memperlambat pertumbuhan beberapa jenis kanker, seperti kanker kolorektal, lambung, ovarium, hati, kulit, payudara, dan prostat. Namun, masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk memastikan manfaat ini.

Sebuah studi kecil menemukan bahwa jahe dapat membantu tubuh menggunakan insulin dengan lebih efektif. Namun, diperlukan studi yang lebih besar untuk memastikan apakah jahe benar-benar dapat membantu mengontrol kadar gula darah.

Mengonsumsi jahe setiap hari dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat atau Low-Density Lipoprotein (LDL). Dalam sebuah studi, konsumsi lima gram jahe per hari selama tiga bulan dapat menurunkan kadar kolesterol LDL hingga 30 poin.

7. Mendukung kesehatan kardiovaskular

Ada beberapa bukti bahwa ekstrak jahe dapat membantu mencegah penyakit kardiovaskular. Sebuah studi tahun 2017 yang melibatkan 4.628 orang menemukan konsumsi jahe setiap hari dapat melindungi dari penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, hiperlipidemia, penyakit serebrovaskular, dan penyakit hati berlemak, serta kondisi kronis lainnya.

Para penulis studi tersebut menyimpulkan bahwa jahe mungkin memiliki potensi sebagai terapi pencegahan. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan apakah jahe dapat mendukung pengobatan bagi penderita penyakit kardiovaskular.

8. Meredakan nyeri

Jahe dapat meredakan nyeri melalui efek antiradang dan analgesik dari senyawa gingerol yang dikandungnya. Sebuah tinjauan tahun 2016 menyimpulkan bahwa jahe secara khusus dapat membantu mengurangi dismenore, atau nyeri tepat sebelum dan selama menstruasi.

Namun, penulis mengakui bahwa penelitian yang mereka tinjau sering kali berukuran kecil atau kualitasnya buruk. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk sepenuhnya mengeksplorasi hubungan antara konsumsi jahe dan pereda nyeri.

(sao/suc)

Merangkum Semua Peristiwa