Yai Mim Bikin Laporan Usai Mengaku Jadi Korban Kekerasan Anak Buah Sahara

Yai Mim Bikin Laporan Usai Mengaku Jadi Korban Kekerasan Anak Buah Sahara

Malang(beritajatim.com) – Imam Muslimin alias Yai Mim membuat laporan baru ke Polresta Malang Kota pada Kamis (8/1/2026) sore.

Dengan menggunakan kursi roda dia didampingi istrinya, Rosida Vignesvari datang ke Satreskrim Polresta Malang Kota.

Yai Mim mengaku dianiaya oleh karyawan Nurul Sahara. Dia mengaku dianiaya sekitar pukul 13.39 WIB. Saat itu Yai Mim mengaku baru saja belanja sayuran dan akan masuk ke dalam rumah.

“Saya pulang bawa belanjaan banyak. Posisi belum masuk ke rumah, dan saat itu dia (pelaku) sudah memvideo saya,” ujar Yai Mim.

Yai Mim mengaku menegur karyawan Sahara karena terlihat merekam atau memvideo istrinya Rosida Vignesvari. Dia mengaku sempat terdorong hingga terjatuh. Termasuk mengaku mendapat pukulan pada bagian belakang kepala.

“Saya bilang ‘mas, jangan video istri saya’ dan ternyata dia (pelaku) malah tertawa. Kemudian, saya datangi lalu pintu (pintu pagar) didorong dan membuat saya terjatuh. Lalu, bagian kepala saya dipukul dan sampai sekarang sakit ini. Saya digelut oleh dua orang yang masih muda-muda, yaitu Ferry dan Agil,” ujar Yai Mim.

Yai Mim menyebut dua terduga pelaku yaitu Ferry dan Agil adalah karyawan Sahara. Bahkan masih dalam pengakuan Yai Mim, ada dua orang lagi yang datang membawa celurit.

“Dari dua orang yang baru datang ini, salah satunya membawa celurit sambil juga memvideo dan mengeluarkan kata ancaman. Saya enggak tahu dipukul pakai apa, dan setelah itu ada yang melempar batu,” ungkapnya.

Sementara itu, Agustian Siagian kuasa hukum Yai Mim Agustian Siagian membenarkan adanya pelaporan Yai Mim pada Polresta Malang Kota. Usai melakukan pelaporan mereka melakukan visum di Rumah Sakit Saiful Anwar.

“Jadi, kedatangan Yai Mim dan istrinya ke Polresta Malang Kota, yaitu untuk melaporkan peristiwa tindak pidana penganiayaan dan pengeroyokan. Saat ini, akan melakukan visum di RSSA,” ujar Agustian.

Namun, Agustian mengaku, belum mengetahui secara detail terkait kejadian penganiayaan ini. Termasuk, luka-luka yang dialami oleh Yai Mim.

“Kami masih belum dalami kronologi secara rinci terkait penganiayaan tersebut. Untuk luka, tadi yang terlihat di bagian lengan tetapi lebih detailnya tunggu hasil visum,” ujar Agustian. (luc/ted)