TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA – Pj Gubernur Jawa Timur (Jatim), Adhy Karyono sempat berdiskusi dengan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka sembari makan di Pasar Atom Surabaya, Selasa (28/1/2025).
Gibran berada satu meja makan dengan Adhy Karyono di pusat jajanan serba ada (pujasera). Terlihat ada beberapa jajan pasar dan bakso di sana.
“Saya diskusi lainnya terkait dengan ya reformasi birokrasi, terkait pemerintah daerah,” kata Adhy, setelah menemani Gibran.
Selain itu, kata Adhy, Gibran juga mengajak diskusi terkait pendataan masyarakat yang mendapatkan bantuan sosial (bansos).
Adhy mengungkapkan bahwa ia mendapatkan masukan dan ide dari Gibran terkait cara menangani kemiskinan yang ada di Jatim. Namun, dia tak menyebutkan secara rinci mengenai penanganannya.
“Ya (membahas) ide-ide terkait, bagaimana penyelesaian persoalan kemiskinan,” ungkap dia.
Gibran bersama rombongannya secara bersama-sama meninggalkan Pasar Atom sekitar pukul 15.00 WIB. Beberapa pengunjung pasar tampak meminta foto di depan mobilnya.
Minta fasilitas diperbaiki
Gibran meminta agar bangunan Pasar Atom Surabaya tidak diganti. Namun, fasilitasnya perlu diperbaiki.
Ketika itu, Wapres juga sempat memuji kondisi mal di pasar tersebut.
“Tadi beliau (Gibran) bilang, ini kok sebelah sini bagus malnya, yang pasar lamanya belum direnovasi. Dan ini harus dipertahankan,” kata Adhy.
Meski demikian, kata Adhy, bagian dalam Pasar Atom tetap memerlukan perkembangan ke depannya. Hal tersebut dilakukan agar tidak kehilangan para pengunjung yang terus berganti.
“Pada prinsipnya, Pasar Atom harus terus berjalan dan berkembang supaya menarik, ya. Kan ini pasar lama dan penikmatnya masih banyak,” jelasnya.
Oleh karena itu, Adhy berencana menambahkan beberapa fasilitas dan pedagang di pasar yang berada di Jalan Bunguran, Kecamatan Pabean Cantikan tersebut.
“Tinggal nanti bagaimana fasilitasnya diperbanyak, jenis barangnya (yang dijual), dan lain sebagainya,” ujarnya.
Gibran mengaku jalan-jalan
Gibran tiba di Pasar Atom bersama keluarganya yakni istrinya, Selvi Ananda, serta kedua anaknya, Jan Ethes Srinarendra dan La Lembah Manah.
Pada momen itu, Wapres Gibran disambut Pj Gubernur Jatim, Adhy Karyono, serta Direktur Utama Pasar Atom Mayjen TNI Purn, Halim Hermanto.
Terlihat Gibran menikmati suasana di Pasar Atom.
Dia juga berinteraksi dengan sejumlah pedagang.
“Jalan-jalan saja,” kata Gibran sembari melambaikan tangannya ketika berada di Pasar Atom, Selasa (28/1/2025).
Menanggapi kedatangan Gibran, Adhy Karyono menyebut kunjungan tersebut untuk menikmati suasana menjelang Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili.
Apalagi Pasar Atom adalah lokasi legendarisnya perbelanjaan pecinan di Surabaya.
Keberadaan Pasar Atom sudah sejak tahun 1972.
“Beliau (Gibran) konsen ingin melihat situasi yang meliputi Imlek. Karena memang ikon di Surabaya saat Imlek itu identik Pasar Atom,” kata Adhy usai menemani Gibran di Pasar Atom, Selasa (28/1/2026).
Gibran bersama keluarga membeli berbagai makanan selama berada di Pasar Atom.
“Tentu menikmati suasana Imleknya, dengan barongsainya, membeli pernak pernik Imlek, kemudian makanan khas di sini yaitu cakue peneleh, ya makan makanan chinese lainnya,” jelasnya.
Adhy mengungkapkan, Gibran menyarankan agar bentuk awal bangunan Pasar Atom tersebut tetap dipertahankan.
Sebab, lokasi itu sudah memiliki ciri khasnya.
“Saya tidak tahu persis (alasan kunjungannya) tapi ini sudah direncanakan. Tadi beliau bilang, ini kok sebelah sini bagus malnya, yang pasar lamanya belum direnovasi, dan ini harus dipertahankan,” ucapnya.