Jakarta, Beritasatu.com – Al-Qur’an merupakan pedoman hidup bagi umat Islam yang berisi petunjuk dan rahmat bagi seluruh manusia. Umat Islam dapat membaca Al-Qur’an kapan saja, baik pagi, siang, sore, maupun malam hari. Namun, terdapat waktu terbaik membaca Al-Qur’an yang memiliki keutamaan lebih besar dibandingkan waktu lainnya.
Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menyebutkan waktu-waktu terbaik membaca Al-Qur’an terbagi menjadi dua, yaitu saat berada dalam salat dan di luar salat. Selain itu, dalam bulan Ramadan, ada beberapa waktu yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an agar mendapatkan pahala yang lebih besar.
Berikut ini waktu-waktu terbaik untuk membaca Al-Qur’an berdasarkan tuntunan para ulama.
Waktu Terbaik Membaca Al-Qur’an
1. Malam hari
Membaca Al-Qur’an pada malam hari merupakan salah satu waktu yang sangat dianjurkan. Malam hari setelah salat Magrib atau Isya menjadi waktu yang tenang, sehingga seseorang bisa lebih khusyuk dalam membaca dan merenungkan ayat-ayat Allah.
Selain itu, membaca Al-Qur’an pada separuh terakhir malam lebih utama karena pada waktu itu kebanyakan orang sudah tidur, sehingga memungkinkan seseorang untuk lebih fokus dalam ibadahnya.
Keutamaan membaca Al-Qur’an pada malam hari juga dijelaskan dalam firman Allah Swt dalam surah Ali Imran ayat 113:
لَيْسُوا۟ سَوَآءً ۗ مِّنْ أَهْلِ ٱلْكِتَٰبِ أُمَّةٌ قَآئِمَةٌ يَتْلُونَ ءَايَٰتِ ٱللَّهِ ءَانَآءَ ٱللَّيْلِ وَهُمْ يَسْجُدُونَ
Artinya: “Mereka itu tidak sama, di antara ahli kitab itu ada golongan yang berlaku lurus dan mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari sedang mereka juga bersujud”. (QS Ali Imran: 113)
Membaca Al-Qur’an pada malam hari juga melindungi diri dari sifat ria serta membantu memperkuat hati agar lebih fokus pada ibadah dan menjauh dari berbagai gangguan duniawi.
2. Setiap Jumat
Hari Jumat merupakan hari yang paling mulia dalam Islam dan disebut sebagai Sayyidul Ayyam atau penghulu segala hari. Dalam kitab Bidayatul Hidayah, Imam Al-Ghazali menekankan pentingnya memperbanyak ibadah pada hari Jumat, termasuk membaca Al-Qur’an.
Pada hari Jumat, terdapat beberapa surah yang dianjurkan untuk dibaca, antara lain:
Surah Al-Kahfi, yang memiliki keutamaan melindungi dari fitnah dajal.Surah Yasin, yang dikenal sebagai jantung Al-Qur’an dan memiliki berbagai manfaat spiritual.Surah Thaha, yang memiliki banyak pelajaran tentang kehidupan dan dakwah Nabi Musa AS.Surah Al-An’am, yang berisi banyak ayat tentang tauhid dan keesaan Allah Swt.
Membaca Al-Qur’an pada hari Jumat juga diyakini dapat mendatangkan berkah, ketenangan, dan ampunan dari Allah Swt.
3. Malam terakhir bulan Ramadan
Salah satu waktu terbaik membaca Al-Qur’an adalah pada 10 malam terakhir bulan Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil. Di antara malam-malam tersebut, terdapat Lailatulqadar, yaitu malam yang lebih baik daripada seribu bulan.
Allah Swt berfirman dalam surah Al-Qadr ayat 3-5:
لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ خَيْرٌۭ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍۢ. تَنَزَّلُ ٱلْمَلَٰئِكَةُ وَٱلرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍۢ. سَلَٰمٌ هِىَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ ٱلْفَجْرِ
Artinya: “Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan hingga terbit fajar”. (QS Al-Qadr: 3-5)
Membaca Al-Qur’an pada malam-malam terakhir Ramadan tidak hanya mendatangkan pahala berlipat ganda, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperbanyak doa dan ibadah agar mendapatkan keberkahan Lailatulqadar.
4. Sebelum dan sesudah salat Fardu
Menurut Imam An-Nawawi, waktu terbaik membaca Al-Qur’an adalah pada sela-sela salat, baik sebelum maupun sesudahnya. Salah satu waktu yang paling dianjurkan adalah setelah salat Subuh, karena pagi hari adalah saat yang penuh keberkahan dan ketenangan. Rasulullah SAW bersabda:
“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya”. (HR Abu Dawud)
Selain itu, membaca Al-Qur’an setelah salat Magrib menjelang Isya juga sangat dianjurkan. Pada waktu tersebut, seseorang masih dalam keadaan suci setelah salat dan dapat melanjutkan ibadahnya dengan membaca Al-Qur’an.
5. Pagi hari setelah Subuh
Waktu pagi merupakan waktu yang penuh berkah. Membaca Al-Qur’an setelah salat Subuh dapat membawa ketenangan hati dan memulai hari dengan energi yang positif.
Selain itu, waktu pagi juga dianjurkan dalam banyak hadis sebagai waktu yang baik untuk menuntut ilmu dan mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Allah Swt berfirman dalam surah Al-Isra ayat 78:
وَقُرْآنَ ٱلْفَجْرِ إِنَّ قُرْآنَ ٱلْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًۭا
Artinya: “Dan (dirikanlah pula salat) Subuh. Sesungguhnya salat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat)”. (QS Al-Isra: 78)
Oleh karena itu, membaca Al-Qur’an pada pagi hari merupakan amalan yang sangat dianjurkan agar hari yang dijalani lebih berkah dan penuh ketenangan.
Membaca Al-Qur’an bisa dilakukan kapan saja, tetapi ada waktu terbaik membaca Al-Qur’an yang lebih utama dibandingkan waktu lainnya. Pada prinsipnya, membaca Al-Qur’an bisa dilakukan kapan saja tanpa ada kemakruhan. Namun, dengan memahami waktu-waktu yang lebih utama, Anda bisa memaksimalkan ibadah dan mendapatkan pahala yang lebih besar.