Update Banjir Kabupaten Pasuruan Malam Ini: Bangil Terendam 75 Cm, Gempol dan Beji Mulai Surut

Update Banjir Kabupaten Pasuruan Malam Ini: Bangil Terendam 75 Cm, Gempol dan Beji Mulai Surut

Pasuruan (beritajatim.com) – Sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan masih terendam banjir akibat luapan sungai setelah hujan deras mengguyur sejak Jumat (9/1/2026) sore tadi. Berdasarkan laporan data hingga pukul 20.40 WIB, genangan air masih terpantau di beberapa kecamatan dengan ketinggian yang bervariasi.

Kecamatan Bangil menjadi wilayah terdampak paling parah dengan ketinggian air yang cukup signifikan di pemukiman warga. Di wilayah ini, Desa Tambakan mencatat genangan tertinggi mencapai 75 sentimeter yang menghambat mobilitas masyarakat setempat.

Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengonfirmasi bahwa tim reaksi cepat masih disiagakan di titik-titik lokasi terdampak. “Kami terus melakukan pemantauan intensif dan pendataan di lapangan untuk memastikan keselamatan warga,” ungkap Sugeng saat memberikan keterangan.

Bergeser ke arah barat, Kecamatan Gempol juga masih melaporkan adanya genangan di Desa Carat, Tanjung, dan Kejapanan. Meski di beberapa titik seperti Viaduk sudah mulai surut, warga di Dusun Japanan masih menghadapi air setinggi 50 sentimeter.

Kondisi di Kecamatan Beji menunjukkan tren penurunan debit air di beberapa titik pengamatan pada malam ini. Wilayah Desa Cangkringmalang dan Kedungringin kini menyisakan genangan setinggi 10 hingga 30 sentimeter di jalanan desa.

Sugeng menambahkan bahwa selain Bangil dan Gempol, wilayah Kecamatan Kraton juga mendapat perhatian khusus karena debit air yang cukup tinggi. “Dusun Bulu dan Mbotoan di Desa Tambakrejo saat ini masih tergenang air dengan ketinggian hingga 50 sentimeter,” tambahnya.

Kecamatan Pohjentrek turut melaporkan adanya genangan di Dusun Rujaksente dengan ketinggian rata-rata mencapai 40 sentimeter. Sementara itu, untuk wilayah Kecamatan Rembang dilaporkan telah berangsur pulih dan air mulai surut sepenuhnya di Desa Pekoren.

Pihak BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang bisa kembali menaikkan volume air sungai. Petugas di lapangan tetap melakukan patroli rutin guna memberikan bantuan darurat bagi warga yang membutuhkan evakuasi di tengah kegelapan malam. [ada/aje]