Tag: Yuhronur Efendi

  • Pemkab Lamongan Dianugerahi Sebagai Daerah Sangat Inovatif pada IGA 2024

    Pemkab Lamongan Dianugerahi Sebagai Daerah Sangat Inovatif pada IGA 2024

    Lamongan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Lamongan mendapatkan anugerah sebagai daerah sangat inovatif pada Innovative Government Award (IGA) tahun 2024, di Hotel Mercure Surabaya, Kamis (5/12/2024).

    Penghargaan tersebut diresahkan langsung oleh Direktur Inovasi dan Science Techno Park Universitas Indonesia (DISTP UI), Ahmad Gamal, kepada Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi.

    IGA merupakan penghargaan tahunan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mengapresiasi komitmen dan keberhasilan pemerintah daerah dalam melakukan inovasi di bidang tata kelola pemerintahan, pembangunan, dan peningkatan layanan publik.

    Pada tahun 2024 Kabupaten Lamongan naik kelas menjadi Kabupaten sangat inovatif, dari yang sebelumnya berstatus Kabupaten Inovatif di tahun 2021-2023.

    “Alhamdulillah pada IGA 2024, Pemerintah Kabupaten Lamongan mendapatkan penghargaan kategori sangat inovatif. Tentu ini bentuk keberhasilan komitmen kita dalam memberikan layanan publik yang berkualitas,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu.

    Pak Yes menjelaskan, pada penilaian IGA 2024 Kabupaten Lamongan melaporkan 107 inovasi ke Kemendagri. Dari keseluruhan inovasi, ada 2 inovasi yang menjadi keunggulan Lamongan. Mulai dari digital Pasar Online Lamongan (POL) dan non digital sampahku tanggung jawabku (Samtaku).

    Pada Inovasi Samtaku, berhasil mengurangi sampah hingga 22,5 persen atau setara dengan 52,3 ton per hari. Secara nilai ekonomi, inovasi Samtaku mampu menghasilkan nilai ekonomi sampah Rp 5 Miliar per tahun dari yang sebelumnya Rp 100 juta per tahun.

    “Salah satu inovasi kami adalah Samtaku, inovasi ini memiliki tujuan untuk menciptakan kebersihan lingkungan di Kabupaten Lamongan. Dan Alhamdulillah kami dapat mengimplementasikannya hingga saat ini,” jelas Pak Yes.

    Samtaku ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Lamongan akan prioritas Presiden yakni green economy. Selain itu ada juga olahan limbah untuk usaha ternak dan asuransi sapi ternak sejahtera (Ombak Si Petra), investasi sampah untuk kesehatan (ISUK), sistem manajemen tanaman sehat berbasis agro teknologi ( Simas Agro).

    Inovasi selanjutnya adalah POL. Hadirnya inovasi ini bisa mempermudah belanja karena sistem online, muncul lapangan pekerjaan baru, dan mendukung produk unggulan Lamongan.

    “Inovasi ini berkontribusi pada peningkatan PAD dan peningkatan ekonomi masyarakat Lamongan,” tuturnya. (fak/ian)

  • Capaian Indikator Sosial Ekonomi Kabupaten Lamongan Bergerak Positif

    Capaian Indikator Sosial Ekonomi Kabupaten Lamongan Bergerak Positif

    Lamongan (beritajayim.com) – Indikator sosial ekonomi Kabupaten Lamongan tahun 2024 tercatat bergerak ke arah positif atau mengalami kenaikan. Hal itu diketahui dalam audiensi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten, tentang penyampaian rilis indikator sosial ekonomi terbaru, di Guest House Kabupaten Lamongan, Rabu (4/12/2024).

    Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengatakan bahwa pergerakan ke arah yang positif pada indikator sisial ekonomi tersebut menandakan bahwa kerja keras yang dilakukan seluruh instansi terkait telah berhasil.

    “Dan yang terpenting adalah capaian ini berdampak pula pada kesejahteraan masyarakat Lamongan,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu.

    Capaian yang pertama adalah pada produksi padi. Pada tahun 2024 diperhitungkan produksi padi sebesar 776,95 ribu ton, dengan luas panen 130,89 ribu hektar. Angka tersebut menjadikan Kabupaten Lamongan mempertahankan urutan nomor satu produksi padi terbesar di Jawa Timur.

    Peningkatan juga terjadi pada pertumbuhan ekonomi. Pada triwulan II tahun 2024 pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lamongan mencapai 7,61. Sedangkan pada triwulan sebelumnya menduduki angka 7,56.

    Pertumbuhan ekonomi Kota Soto sangat dipengaruhi oleh kinerja sektor primer, yaitu pertanian, kehutanan, dan perikanan.

    Tak hanya itu, pada tingkat pengangguran terbuka (TPT) pun mengalami penurunan. Di angka 5,46 di tahun 2023, menjadi 4,34 di tahun 2024.

    Audiensi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten, tentang penyampaian rilis indikator sosial ekonomi terbaru, di Guest House Kabupaten Lamongan, Rabu (4/12/2024).

    Angka tersebut ditandai dengan naiknya jumlah pekerja formal. Di tahun 2023 jumlah pekerja formal di Lamongan sebanyak 274,67 ribu, menjadi 317,62 di tahun 2024. Sedangkan pekerja informal sejumlah 474.677.

    Dan yang terakhir ada indeks pembangunan manusia (IPM) yang berhasil mecapai angka 75,9, yangaman pada tahun 2023 berada pada angka 75,25.

    “Angka IPM kita berhasil mengungguli Provinsi Jawa Timur dan Indonesia,” kata Pak Yes.

    Pada IPM ini juga tercantum angka harapan hidup yang berada pada angka 75,07, harapan lama sekolah di angka 14,03, rata-rata lama sekolah yalni 8,48, dan kemampuan daya beli per tahun sebesar 12.419.

    Menurut Pak Yes, data merupakan tumpuan perencana pembangunan yang bersifat sangat penting. Pak Yes meminta agar seluruh lapisan pemerintah mulai dari daerah hingga tingkat desa melek akan statistik.

    “Oleh karena itu kami menyambut baik program Desa Cinta Statistik yang dicanangkan PBS. Dengan dukungan ini diharapakan data baku di Lamongan lebih tertata dan seragam. Sehingga dapat digunakan sebagai acuan pembangunan,” ucapnya. (fak/but)

  • Pemkab Lamongan Kendalikan Inflasi Jelang Nataru Melalui High Level Meeting

    Pemkab Lamongan Kendalikan Inflasi Jelang Nataru Melalui High Level Meeting

    Lamongan (beritajatim.com) – Dalam upaya mengendalikan inflasi menjelang Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar High Level Meeting (HLM) di Pendopo Lokatantra, Selasa (3/12/2024).

    Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang akrab disapa Pak Yes, menyoroti berbagai faktor yang dapat memengaruhi inflasi, termasuk dampak pesta demokrasi dan ketidakstabilan politik.

    “Pengendalian inflasi adalah tanggung jawab bersama. Di tengah tantangan global seperti fluktuasi harga komoditas, pemerintah pusat dan daerah terus memprioritaskan langkah-langkah strategis,” ujar Pak Yes.

    Pak Yes menyebut inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) di Jawa Timur sebesar 1,41 persen, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 3,24 persen. Di Kabupaten Lamongan, inflasi tercatat sebesar 0,24 persen (bulan ke bulan) dan 1,76 persen (tahun ke tahun), dengan penyumbang terbesar berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

    “Meski angkanya kecil, potensi lonjakan inflasi saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) tetap harus diantisipasi. Operasi pasar murah dan gerakan pangan murah akan kami gencarkan,” tambahnya.

    Pemkab Lamongan mengimplementasikan strategi jangka pendek dan jangka panjang untuk mengendalikan inflasi:

    Strategi Jangka Pendek:
    – Operasi pasar murah oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
    – Gerakan pangan murah oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.
    – Sinergi dengan Pemerintah Provinsi dan pusat.
    Strategi Jangka Panjang:
    – Program penanaman kebutuhan pangan seperti sayuran di pekarangan rumah.
    – Pengelolaan panen raya untuk menjaga stabilitas pasokan pangan.

    Pak Yes juga menekankan pentingnya penerapan konsep 4K: Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif.

    Pimpinan Cabang Bulog Bojonegoro, Ferdian Darma Atmaja, melaporkan stok beras di gudang Lamongan mencapai 2.279.615 kilogram, yang dijual seharga Rp12.500 per kilogram. Bulog juga telah menyalurkan bantuan beras kepada 97.771 penerima manfaat, masing-masing mendapatkan 10 kilogram.

    “Kami berkomitmen menekan inflasi pada komoditas beras melalui penyaluran bantuan pangan secara tepat sasaran,” kata Ferdian.

    Dengan sinergi antara seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), dan dukungan dari Pemerintah Provinsi serta pusat, Pemkab Lamongan optimistis dapat menjaga stabilitas ekonomi menjelang Nataru, sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang terkendali. [fak/beq]

  • Klaim 27 Paslon yang Diusung Menang, PKS Jatim Siap Kolaborasi

    Klaim 27 Paslon yang Diusung Menang, PKS Jatim Siap Kolaborasi

    Surabaya (beritajatim.com) – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 di Jawa Timur telah selesai. Ketua DPW PKS Jawa Timur, Irwan Setiawan menyampaikan, rasa syukur atas capaian luar biasa PKS Jawa Timur dengan kemenangan 27 pasangan calon (paslon) yang diusung.

    Hal ini disampaikan dalam sambutannya di acara Pendidikan Anggota Pratama dan Pelantikan Anggota Madya PKS di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Minggu (1/12/2024).

    “Alhamdulillah, masyarakat Jawa Timur telah memilih paslon terbaik, paslon yang diusung oleh PKS. Insya Allah akan membawa kebaikan bagi Jawa Timur dan kabupaten/kota di dalamnya,” ujar Irwan Setiawan yang akrab disapa Kang Irwan ini.

    Dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, sebanyak 26 paslon kepala daerah yang diusung PKS berhasil memenangkan kompetisi pilkada ditambah pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur, Khofifah-Emil.

    “Kami punya harapan dan optimisme sebelumnya bahwa paslon yang diusung PKS dapat menang di lebih dari 26 daerah. Alhamdulillah, dari laporan DPD PKS se-Jawa Timur, hasil hitung cepat sesuai harapan,” ungkap Kang Irwan.

    Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras pengurus PKS di semua tingkatan, para kader, serta dukungan masyarakat Jawa Timur.

    “Sekali lagi, terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam memenangkan paslon yang diusung oleh PKS. Terima kasih kepada pemilih PKS yang sudah memilih paslon yang diusung oleh PKS. Terima kasih juga kepada masyarakat yang telah ikut memilih Paslon yang diusung oleh PKS. Kini, saatnya kita membangun Jawa Timur bersama,” tambahnya.

    Capaian ini, menurut Kang Irwan, menjadi bukti keberhasilan strategi kolaborasi yang diterapkan PKS.

    “Kemenangan ini adalah kemenangan bersama, bukan hanya PKS, tetapi juga masyarakat. Semangat kolaborasi ini harus terus dijaga untuk membangun Jawa Timur yang lebih baik,” ujarnya.

    Dengan hasil pilkada ini, PKS Jawa Timur berkomitmen untuk terus berkolaborasi dalam melayani dan berkontribusi bagi kemajuan Jawa Timur di semua sektor kehidupan.

    “Alhamdulillah, dengan capaian 27 paslon yang diusung menang dalam pilkada tersebut, PKS Jawa Timur akan semakin all out untuk berkolaborasi dalam membangun dan berkontribusi bagi kemajuan Jawa Timur. Selain itu, menjadi momentum untuk semakin menarik simpati masyarakat pada Pemilu 2029,” ujar Kang Irwan.

    Meski demikian, Kang Irwan menekankan pentingnya turut menjaga dan mengamankan proses rekapitulasi KPU hingga tuntas. Pihaknya akan menjaga kemenangan yang sudah ada berdasar hitung cepat. Serta, ada tambahan kemenangan di daerah lainnya.

    “Beberapa paslon yang diusung menang oleh PKS di antaranya Banyuwangi Ipuk Festiandani-Mujiono, Kabupaten Kediri Dhito-Dewi, Jember Gus Fawait-Djoko, Kabupaten Lumajang Indah-Yudha, Kota Malang Wahyu-Ali, Ponorogo Sugiri-Lisdyarita, dan Sampang Haji Idi-Mahfud,” lanjut Kang Irwan, pria yang pernah menjadi anggota DPRD Jatim 2 periode.

    Selanjutnya, dalam acara tersebut, Kang Irwan juga berpesan kepada peserta pendidikan anggota Pratama untuk terus aktif dalam struktur partai hingga tingkat desa. Ia menegaskan pentingnya peran PKS dalam melayani rakyat dan memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

    “Melalui struktur-struktur PKS inilah cara kita berjuang untuk Indonesia, melayani rakyat, dan memperkuat NKRI,” tegasnya.

    Kang Irwan juga mendorong para kader untuk menjadi pelopor kegiatan sosial dan berkontribusi di berbagai sektor kehidupan, termasuk politik, ekonomi, pendidikan, dan lainnya.

    Acara ini dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Suasana penuh semangat ini menjadi bagian dari langkah-langkah strategis PKS dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

    Pendidikan anggota merupakan bagian dari proses kaderisasi PKS yang berjenjang dan berkelanjutan.

    “Sebagaimana termaktub dalam UU partai politik juga dalam AD/ART PKS bahwa ada proses kaderisasi yang berjenjang dan berkelanjutan. Proses kaderisasi ini melahirkan kader kader yang siap berbakti untuk bangsa dan negara di berbagai sektor termasuk di legislatif. Alhamdulillah dalam pileg 2024, ada 5 kader dari Jatim terpilih sebagai anggota DPR RI, 5 kader di DPRD provinsi Jatim, dan 104 kader di DPR kab/kota. Mengalami kenaikan dibandingkan pileg 2019,” pungkas Kang Irwan. [tok/aje]

    Rekap Daftar Menang Cakada Jawa Timur yang diusung PKS berdasarkan Hitung Count

    1. Jawa Timur (Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak)
    2. Kabupaten Bangkalan (Lukman Hakim dan Fauzan Akbar).
    3. Kabupaten Banyuwangi (Ipuk Festiandani dan Mujiono).
    4. Kabupaten Bojonegoro (Setyo Wahono dan Nurul Azizah).
    5. Kabupaten Gresik (Fandi Akhmad Yani dan Asluchul Alif).
    6. Kabupaten Jember (Muhammad Fawait dan Djoko Susanto).
    7. Kabupaten Jombang (Warsubi dan Salmanudin Yazid Al Hafidz).
    8. Kabupaten Kediri (Hanindhito H.P dan Dewi Mariya Ulfa).
    9. Kabupaten Lamongan (Yuhronur Efendi dan Dirham Akbar).
    10. Kabupaten Lumajang (Indah Amperawati Masdar dan Yudha Adji Kusuma).
    11. Kabupaten Madiun (Hari Wuryanto dan Purnomo).
    12. Kabupaten Nganjuk (Marhaen Djumadi dan Trihandy Cahyo Saputro)
    13. Kabupaten Ngawi (Ony Anwar Harsono dan Dwi Rianto Jatmiko).
    14. Kabupaten Pasuruan (Mochamad Rusdi Sutejo dan Shobih Asrori).
    15. Kabupaten Ponorogo (Sugiri Sancoko dan Lisdyarita).
    16. Kabupaten Probolinggo (dr Muhammad Haris dan Fahmi AHZ).
    17. Kabupaten Sampang (Slamet Junaidi dan Ahmad Mahfudz).
    18. Kabupaten Sumenep (Ahmad Fauzi dan Imam Hasyim).
    19. Kabupaten Trenggalek (Muhammad Nur Arifin dan Syah Muhammad Natanegara).
    20. Kabupaten Tuban (Aditya Halindra Faridzky dan Joko Sarwono).
    21. Kabupaten Tulungagung (Gatut Sunu Wibowo dan Ahmad Baharudin).
    22. Kota Kediri (Vinanda Prameswati dan Qowimuddin).
    23. Kota Madiun (Meidi dan F Bagus Panuntun)
    24. Kota Malang (Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin).
    25. Kota Mojokerto (Ika Puspitasari dan Rachman Sidharta Arisandi).
    26. Kota Pasuruan (Adi Wibowo dan Mokhamad Nawawi).
    27. Kota Surabaya (Eri Cahyadi dan Armuji).

  • Quick Count Pilkada Lamongan, Yes-Dirham Menang 55 Persen

    Quick Count Pilkada Lamongan, Yes-Dirham Menang 55 Persen

    Lamongan (beritajatim.com) – Pasangan Cabup-Cawabup Lamongan nomor urut 2 Yuhronur Efendi-Dirham Akbar Aksara (Yes-Dirham) menggelar deklarasi kemenangan, setelah meraih suara sebesar 55,12 persen versi quick count.

    Deklarasi kemenangan itu digelar di depan posko utama pemenangan Yes-Dirham, di Jalan Achmad Yani Lamongan, tepat sisinutara Alun-alun, Rabu malam (27/11/2024).

    Dalam deklarasi kemenangan itu, Yuhronur menyampaikan bahwa persentase kemenangan yang diraih Yes-Dirham mencapai 55,12 persen.

    “Hari ini saya merasa bangga, senang, terharu dengan apa yang menajdi capaian kerja-kerja kita semua. Hari ini berdasarkan hasil quick count yang dilakukan Winvote, angka yang masuk 92,7 persen. Pasangan Yes-Dirham mendapatkan sekitar 55,12 persen,” ucap Yuhronur, saat menyampaikan pidato pemenangan di hadapan ribuan pendukungnya.

    Lebih lanjut pria yang akrab disapa Pak Yes itu mengungkapkan, keunggulan suara Yes-Dirham tersebar di 22 kecamatan dari total 27 kecamatan yang ada di Kabupaten Lamongan.

    “Di 5 kecamatan kita masih belum beruntung. Untuk itu saya sekali lagi menyampaikan terima kasih sedalam-dalamnya kepada sleuruh partai politik pengusung dan pendukung, tim pemenangan, relawan dan masyarakat Lamongan,” tuturnya.

    Pasangan Cabup-Cawabup Lamongan nomor urut 2 Yes-Dirham, mendeklarasikan kemenangan setelah mencatatkan keunggulan 55,12 persen versi hitung cepat, Rabu (27/11/2024).

    Menurut Pak Yes, dengan mencatatkan keunggulan di hampir seluruh kecamatan di Lamongan, menggambarkan bahwa mayoritas masyraakat Lamongan masih mengharapkan dirinya untuk melanjutkan kepemimpinan.

    “Dengan banyakanya sebaran di 22 kecamatan membukitikan masyraakat Lamongan belum waktunya ganti bupati,” ucapnya.

    Meski demikian, Pak Yes meminta kepada seluruh tim pemenangan serta relawan agar tidak merayakan kemenangan tersebut secara berlebihan.

    “Tetap kawal kemenangan ini sampai penetapan yang dilakukan oleh KPU, bahkan sampai pelantikan nanti. Rayakan kemenangan ini dengan rasa syukur, jangan secara berlebihan. Mari rayakan dengan cara-cara yang baik. Jangan euforia belebihan yang bisa mengganggu masyarakat,” pesannya.

    Hal senada juga disampaikan Cawabup Dirham Akbar Aksara. Dia mengajak seluruh elemen Yes-Dirham agar tidak terlalu larut dalam perayaan kemenangan versi hitung cepat.

    “Perjuangan kita belum selesai, mari kita kawal, supaya kemenangan ini menjadi kemenangan yang membanggakan. Malam ini, Alun-alun Lamongan, menjadi saksi bahwa tim pemenangan Yes-Dirham adalah tim yang solid, samapai bisa mengantarkan Yes-Dirham meraih kemenangan,” kata Dirham. (fak/but)

  • Inilah Hasil Hitung Suara di TPS Masing-masing Cabup Lamongan

    Inilah Hasil Hitung Suara di TPS Masing-masing Cabup Lamongan

    Lamongan (beritajatim.com) – Proses perhitungan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lamongan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) telah dilakukan.

    Hasilnya, Paslon Cabup-Cawabup Lamongan nomor urut 2, Yuhronur Efendi-Dirham Akbar Aksara (Yes-Dirham) mencatatkan keunggulan telak di TPS 04 Kelurahan Banjarmendalan, yang merupakan TPS tempat Cabup Yuhronur menyalurkan hak pilihnya.

    Di TPS yang terletak di SMP Negeri 2 Lamongan itu, perolehan suara Yes-Dirham sebanyak 267 suara. Sementara Paslon nomor urut 1 Abdul Ghofur-Firosya Shalati (Bagus) memperoleh 92 suara.

    “Untuk suara tidak sah cuma 7 suara. Yang tidak hadir sekitar 80-an,” kata Anggota KPPS 04 Kelurahan Banjarmendalan, Muhammad Nasir, Rabu (27/11/2024).

    Selisih yang cukup tebal juga tercatat di TPS 007 Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, tempat Cawabup 02 Dirham nyoblos. Di TPS tersebut Yes-Dirham mendapatkan 326 suara, sedang Paslon Bagus hanya mendapatkan 41 suara.

    Sedangkan di TPS 08 Kelurahan Tumenggungan, yang merupakan tempat Cabup Abdul Ghofur menyalurkan hak pilihnya, Paslon Bagus unggul dengan perolehan 224 suara. Sementara Paslon Yes-Dirham memperoleh 219 suara. Hanya selisih 5 suara.

    Selain itu, kemenangan tipis Paslon Bagus juga diperoleh di Desa Sidomulyo dan Desa Rumpuk, Kecamatan Mantup. Di Sidomulyo yang terdiri dari 3 TPS, Paslon Bagus mendapat 672 suara sedangkan Yes-Dirham 598 suara. Selisih 74 suara

    Sementara di Desa Rumpuk yang juga terdiri dari tiga TPS, Paslon Bagus meraih 692 suara, sedang Yes-Dirham 628 suara. Selisih 64 suara. Kemudian kemenangan telah Paslon Bagus diraih di TPS 03 Desa Tlogosadang, Kecamatan Paciran, yang memperoleh 361 suara dan Yes-Dirham 32 suara.

    Meski demikian, Yes-Dirham juga banyak memenangi di sejumlah TPS. seperti di Desa Godog, Kecamatan Laren, terakumulasi Yes-Dirham mendapatkan 1.259 suara, sedang Bagus memperoleh 115 suara.

    Saat ini proses rekapitulasi masih dilakukan secara berjenjang. Patut dinantikan siapakah yang akan mendapat kepercayaan dari masyarakat untuk memimpin Lamongan dalam 5 tahun ke depan. Apakah Paslon Bagus atau Yes-Dirham. (fak/kun)

  • Cabup Lamongan Yes Nyoblos di TPS 004 Banjarmendalan, Ajak Wujudkan Pilkada Bahagia

    Cabup Lamongan Yes Nyoblos di TPS 004 Banjarmendalan, Ajak Wujudkan Pilkada Bahagia

    Lamongan (beritajatim.com) – Calon Bupati Lamongan nomor urut 2, Yuhronur Efendi, menyalurkan hak pilihnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di TPS 004, Kelurahan Banjarmendalan, Kecamatan Lamongan, pada Rabu (27/11/2024). TPS ini berlokasi di SMP Negeri 2 Lamongan dan melayani 437 pemilih terdaftar.

    Yuhronur hadir bersama istrinya, Anis Kartika, beserta anak dan menantunya sekitar pukul 09.15 WIB. Setelah menggunakan hak pilih, ia mengimbau masyarakat Lamongan untuk aktif berpartisipasi dalam Pilkada serentak ini.

    Dalam pernyataannya, Yuhronur berharap Pilkada dapat berjalan damai dan tertib.

    “Mari kita laksanakan Pilkada ini dengan bahagia, tenang, damai, dan tertib. Pilihan ini akan menentukan arah pembangunan Lamongan selama lima tahun ke depan,” ujar pria yang akrab disapa Pak Yes tersebut.

    Usai memberikan suara, Yuhronur kembali ke kediamannya di Jalan Merpati Lamongan, yang berjarak sekitar 300 meter dari TPS, untuk menikmati waktu bersama keluarga. Setelah itu, ia dijadwalkan menuju posko pemenangan di Jalan Achmad Yani, dekat Alun-alun Lamongan, guna memantau hasil penghitungan suara.

    “Kami akan memantau hasil penghitungan berdasarkan data yang dikirimkan para saksi dari seluruh TPS,” ungkapnya. [fak/beq]

  • Pemkab dan DPRD Lamongan Setujui Raperda APBD 2025

    Pemkab dan DPRD Lamongan Setujui Raperda APBD 2025

    Lamongan (beritajatim.com) – Pemkab Lamongan bersama DPRD setempat menyetujui dan mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) tahun aggaran 2025. Ketetapan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Lamongan, Senin (25/11/2024).

    Persetujuan Raperda APBD tersebut ditandai dengan penandatangan APBD Lamongan oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Ketua DPRD Fredi Wahyudi.

    APBD tersebut memuat pendapatan daerah tahun 2025 ditargetkan sebesar Rp3,262 triliun. Sedangkan alokasi belanja daerah direncanakan sebesar Rp3,272 triliun. Sebagai penyeimbang defisit Rp10 miliar akan dilakukan pembiayaan netto.

    “Dengan postur fiskal tersebut pembenahan-pembenahan di beberapa sektor pemerintahan lainnya juga terus kita lakukan, untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat baik di sektor pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, dan penyediaan Infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat sesuai dengan skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah,” ucap Yuhronur.

    Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu menjelaskan, ada 6 program prioritas dalam APBD 2025. mulai dari peningkatan stabilitas dan kondusifitas sosial, kemudian peningkatan kompetensi tenaga kerja dan kesempatan kerja yang berdaya saing dan pemutakhiran pelayanan pendidikan dan kesehatan berbasis teknologi yang adil dan merata.

    Keempat stabilisasi dan pemeliharaan kualitas infrastruktur perekonomian, ruang publik, dan infrastruktur dasar, serta optimalisasi kawasan industri, kawasan baru, dan realisasi Ringroad Utara.

    “Kelima penguatan kualitas dan kuantitas produksi komunitas komoditas unggulan UMKM dan kemudahan akses terhadap pasar elektronik maupun non elektronik dan yang keenam peningkatan tata kelola pemerintah yang akuntabel,” tuturnya.

    Sementara itu, Nur Hasyim, Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Kabupaten Lamongan, meminta Pemkab Lamongan tetap melakukan evaluasi terhadap kinerja perangkat daerah penghasil. “Sehingga target yang telah ditentukan tahun 2025 dapat tercapai 100 persen pada akhir tahun,” kata Nur Hasyim. [fak/suf]

  • Aktif Lagi Jadi Bupati Lamongan, Yes Cek Kesiapan Musim Tanam Pertama

    Aktif Lagi Jadi Bupati Lamongan, Yes Cek Kesiapan Musim Tanam Pertama

    Lamongan (beritajatim.com) – Yuhronur Efendi atau Yes kembali aktif sebagai Bupati Lamongan setelah masa cuti kampanye Pilkada 2024 berakhir tanggal 23 November kemarin. Hari pertama kerja, Yes langsung tancap gas, dengan melakukan koordinasi dengan Dinas PU Sumber Daya Air (PU SDA) dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Senin (25/11/2024).

    Pertemuan yang berlangsung di Kantor Dinas PU SDA Lamongan tersebut, membahas mengenai persiapan yang telah dilakukan untuk mendukung petani dalam menghadapi musim tanam pertama.

    “Rapat koordinasi tentang kesiapan musim tanam yang pertama saat ini. Sebagian besar tadi sudah dijelaskan oleh kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta kesiapan untuk ketersediaan air yang tadi dijelaskan oleh kepala Dinas PU SDA,” kata Pak Yes.

    Kepala DKPP Lamongan, Mochammad Wahyudi, menjelaskan ada dua sekema dukungan kepada petani untuk menghadapi musim tanam pertama.

    Pertama adalah dengan memanfaatkan air bengawan solo untuk menunjang lahan pertanian yang berada di sekitar Bengawan Solo. Caranya dengan memanfaatkan mesin pompa air untuk mengalirkan air Bengawan Solo ke lahan pertanian.

    “Lamongan ini ada 2 belahan, pertama adalah belahan utara, yang sumber airnya adalah aliran Bengawan Solo.
    Sekarang sudah banyak yang tanam dan usianya sudah ada yang mekatak (mulai berbuah), yang baru tanam juga ada,” kata Wahyudi.

    Sementara untuk pertanian di Lamongan bagian selatan, pada musim tanam pertama seperti saat ini lebih mengandalkan curah hujan, karena kecukupan air dari waduk dan embung saat awal musim hujan sangat kurang.

    “Masyarakat di wilayah selatan sudah biasa untuk tanam di musim penghujan awal, itu sudah mulai dengan sistem gejik atau gadu. Itu sudah mulai nanam semua sekarang,” tuturnya.

    Wahyudi berharap intensitas hujan tidak tersendat, agar padi yang ditanam para petani di wilayah selatan bisa tumbuh dengan baik.

    “Karena kalau kemudian sekarang hujan, masyarakat sudah tanam, kemudian hujannya telat misalnya sampai 10 hari, tanamannya bisa mati atau dimakan tikus,” ucapnya.

    Namun untuk mengatasi persoalan tersebut, kata Wahyudi, pihaknya sudah mempersiapkan langkah untuk jangka panjang. Yakni dengan memberikan bantuan sumur untuk pertanian.

    “Kita mulai tahun 2024 ini mencari titik-titik yang ada sumber airnya di bawah tanah. Kita ada program sumur pantek. Kita tahun 2024 ini ada 35 titik sumur, mulai dari Kecamatan Sukorame sampai ke Kecamatan Tikung,” kata Wahyudi.

    Sementara Kepala Dinas PU SDA Lamongan, Gunadi, menambahkan bahwa untuk menunjang pertanian di wilayah selatan, juga dikakukan dengan mengoptimalkan irigasi teknis dari Waduk Gondang dan Waduk Prijetan.

    “Untuk irigasi teknis dari Waduk Gondang dan Waduk Prijetan sampai hari ini tidak boleh dikeluarkan, karena debit airnya tinggal sedikit, sehingga kalau nanti dikeluarkan, akan lebih berbahaya (menyebabkan kerusakan tanggul),” ujarnya.

    Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan air pada lahan pertanian dan tambak di wilayah Bengawan Jero, kata Gunadi, pihaknya sudah mengalirkan air dari Bengawan Solo sejak beberapa hari lalu.

    “Sekarang komdisinya sungai-sungai primer di Bengawan Jero sudah hampir 80 persen terisi semua. Tinggal membagi ke petak-petak yang kecil-kecil,” ucap Gunadi. [fak/beq]

  • Inilah Makam Pionir Kejayaan Lamongan, Nomor 1 Paling Tenar

    Inilah Makam Pionir Kejayaan Lamongan, Nomor 1 Paling Tenar

    Lamongan (beritajatim.com) – Terdapat 3 makam lelulur yang selalu menjadi objek ziarah saat peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL). Ketiga makam itu yakni makam Mbah Lamongan alias Rangga Hadi, Mbah Sabilan dan Mbah Punuk. Ketiganya dimakamkan bertempat di Kelurahan Tumenggungan, Kecamatan/Kabupaten Lamongan.

    Ketiga tokoh yang disemayamkan di makam itu merupakan leluhur yang memiliki peran penting di kota soto. Ketiganya disebut-sebut sebagai pionir kejayaan Lamongan di masa lampau hingga saat ini.

    Bupati Lamongan beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lamongan tak pernah absen melakukan ziarah ke makam para leluhur tersebut saat peringatan HJL, tak terkecuali peringatan HJL ke-455 tahun 2024 ini.

    Mamakm pertama akni Mbah Lamongan, menurut cerita masyarakat di Lamongan, Mbah Lamongan bernama asli Rangga Hadi, yang merupakan Bupati Lamongan periode 1569-1607. Karena sosoknya yang bersifat mengayomi masyarakat, maka ia dijuluki ‘Mbah Lamong’ yang berasal dari bahasa Jawa ‘Ngemong’.

    Rangga Hadi dikenal sangat mengayomi dalam menyebarkan ajaran agama Islam, mengatur pemerintahan, dan kehidupan masyarakat di Kawasan Kenduruan. Hadi juga merupakan santri Sunan Giri yang taat.

    Sedangkan Mbah Punuk dan Mbah Sabilan juga merupakan dua tokoh penting dalam sejarah Lamongan.

    Kedua Mbah Sabilan merupakan seorang patih atau panglima perang dari adipati ke-3 Lamongan Raden Panji Puspa Kusuma, ayah dari Raden Panji Laras dan Panji Liris, pada sekitar tahun 1640-1665. Disebut sebagai Mbah Sabilan karena meninggal fi sabilillah di medan perang.

    Meski Mbah Sabilan hingga saat ini belum diketahui nama aslinya, namun sosoknya sangat erat kaitannya dengan tradisi calon pengantin perempuan yang melamar calon pengantin laki-laki di Lamongan.

    Tradisi tersebut diambil dari kisah putri Adipati Wirasaba, Dewi Andanwangi dan Andansari, yang jatuh hati pada kedua putra Raden Panji Puspa Kusuma. Kala itu pihak perempuanlah yang terlebih dahulu melamar pihak laki-laki.

    Sementara yang ketiga Mbak Punuk adalah tokoh agama yang sering memberikan tausiah-tausiah bagi masyarakat lingkungan sekitar Lamongan.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi membenarkan bahwa ketiga leluhur di Lamongan tersebut memiliki peran penting, sehingga jasa dan perjuangan mereka patut untuk dijadikan teladan.

    Menurut Yuhronur, generasi penerus saat ini bertugas melanjutkan dan mempertahankan kejayaan Lamongan, dengan meneladani sifat positif yang dimiliki para leluhur, utamanya dalam melakukan pembangunan berkelanjutan di Lamongan.

    “Tugas kita adalah melanjutkan dan mempertahankan kejayaan Lamongan, yang mana dapat dilaksanakan dengan melakukan pembangunan berkelanjutan untuk masyarakat Lamongan. Tentu para leluhur harus kita jadikan teladan,” tuturnya.[riq/aje]