Tag: Yuhronur Efendi

  • Begini Cara Pemkab Lamongan Komitmen Perluas Ruang Kesetaraan Gender

    Begini Cara Pemkab Lamongan Komitmen Perluas Ruang Kesetaraan Gender

    Lamongan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen untuk terus memperluas ruang kesetaraan gender bagi insan perempuan. Hal tersebut dituturkan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat bertindak sebagai inspektur apel Peringatan Hari Ibu ke-96 di Halaman Pemkab Lamongan, Senin (23/12/2024).

    “Arah kebijakan yang inklusif Pemerintah Kabupaten Lamongan akan terus memperluas ruang kesetaraan dan ruang eksistensi kepada seluruh insan perempuan,” tutur bupati yang akrap disapa Pak Yes itu.

    Menurut Pak Yes, perempuan sebagai seorang ibu telah mengambil tanggung jawab yang besar dalam menyipkan generasi Lamongan dimasa depan yang bermoral, berkarakter, dan berketerampilan megilan.

    “Mari kita terus bergandeng tangan agar dapat menjadi sosok-sosok perempuan yang mandiri, kreatif, inovatif, percaya diri dengan kapabilitas diri yang mumpuni untuk peningkatan yang besar, sekaligus benteng ketahananan keluarga dalam merawat harmonisasi sosial,” ujarnya.

    Pak Yes berharap, peringatan hari ibu bukan sekedar perayaan, namun menjadi momentum terhormat pengingat akan pentingnya peran ibu di keluarga dan masyarakat.

    Sementara salah satu sosok ibu inspiratif Lamongan ditunjukan oleh Djuni Kurniawati, warga Kelurahan Tlogoanyar, Kecamatan Lamongan. Tidak hanya mendedikasikan hidupnya sebagai seorang ibu, wanita berusia 50 tahun tersebut telah mengabdikan dirinya sebagai pegiat lingkungan hidup selama 12 tahun.

    Atas kegiguhan dan dedikasinya, Djuni dianugerahi sebagai Perempuan Inspiratif Bidang Lingkungan Hidup oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

    Djuni mengaku bahagia dengan diterimanya penghargaan tersebut, Djuni berharap dapat memotivasi masyarakat secara lebih luas untuk pemberdayaan perempuan, melalui kebersihan dan keindahan lingkungan yang turut mendukung kemandirian ekonomi.

    “Alhamdulillah suatu kebanggan bagi saya setelah 12 tahun diberikan penghargaan, tugas saya sebagai warga Lamongan untuk menjaga lingkungan, memberdayakan iklim, adanya bank sampah, penghijauan di kelurahan tlogoanyar khusunya, dan Kabupaten Lamongan pada umumnya,” katanya.

    Tidak hanya Djuni, Pemkab Lamongan juga memberikan penghargaan kepada Supanik, sebagai Perempuan Inspiratif Bidang Pemberdayaan dan Kesejahteraan Gender, kemudian Desa Kebalanpelang, Kecamatan Babat sebagai Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak. Serta, Pemberian bantuan kepada 10 perempuan yang berprofesi sebagai ojek online, hingga lainnya. [fak/aje]

  • Pemkab Lamongan Gelontorkan Bantuan Pupuk Non Subsidi untuk 200 Pokdakan

    Pemkab Lamongan Gelontorkan Bantuan Pupuk Non Subsidi untuk 200 Pokdakan

    Lamongan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Lamongan menyalurkan bantuan pupuk non subsidi kepada 200 kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan).

    Bantuan pupuk tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, di Balai Desa, Blawi Kecamatan Karangbinangun, Kamis (19/12/2024).

    Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes itu menuturkan bahwa bantuan pupuk bertujuan untuk membantu Pokdakan. Karena beberapa lalu ada keputusan pemerintah tentang pencabutan subsidi pupuk tambak.

    Terlebih, budidaya ikan merupakan salah satu potensi unggulan di Kabupaten Lamongan, dengan produksi rata-rata mencapai 48 ribu ton per tahun.

    “Penyaluran bantuan ini adalah komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk membantu kelancaran budidaya ikan oleh pokdakan di Lamongan. Sehingga kebutuhan pupuk untuk tambak terbantu,” tutur Pak Yes.

    Dijelaskan oleh Pak Yes, pupuk merupakan bagian penting bagi pembudidaya ikan di Lamongan, untik menunjang kesuburan tanah. Sehingga berdampak besar pada hasil tambak.

    “Begitupun dengan kebutuhannya juga bisa dikatakan banyak, karena sampai panen pun masih harus dilakukan pemupukan,” jelas Pak Yes.

    Selanjutnya, orang nomor satu di Kota Soto mengungkap bahwa penyaluran bantuan pupuk kepada pokdakan akan terus berlanjut secara bertahap. Pada penyaluran yang pertama ini diberikan kepada lima kecamatan, di antaranya Kecamatan Deket, Glagah, Turi, Kalitengah, dan Karangbinangun.

    “Setiap Pokdakan akan mendapatkan 500 Kg pupuk. Pupuk non subsidi yang disalurkan berupa urea nitrea,” ucapnya. (fak/ted)

  • Lamongan Bentuk Satgas Ketahanan Pangan Sego Boran

    Lamongan Bentuk Satgas Ketahanan Pangan Sego Boran

    Lamongan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama jajaran Forkopimda dan akademisi, membentuk Satgas Swasembada pangan yang dinamakan Sego Boran. Satgas tersebut merupakan wujud sinergi dan kolaborasi untuk negeri, guna memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung program asta cita Presiden RI.

    “Ini momen penting yang akan kita gunakan sebagai langkah bersama menuju asta cita yaitu suawsembada pangan. Kita tetap berkomitmen, tetap mendukung, dan tetap bekerja dengan kerja-kerja yang lebih baik,” tutur Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dalam Rapat koordinasi satgas swasembada pangan di Wilayah Kabupaten Lamongan, yang berlangsung di Aula Lapangan Tembak Jotosanur, Selasa (17/12/2024).

    Buoati yang akrab disapa Pak Yes itu mengungkapkan, berdasarkan data BPS Lamongan hingga bulan November 2024, jumlah produksi padi Kabupaten Lamongan mencapai 776,96 ribu ton, dengan luas lahan panen 130 hektare.

    Produktivitas tersebut menempatkan kembali Kabupaten Lamongan di peringkat pertama produsen pagi terbesar tingkat Provinsi Jawa Timur. “Artinya sampai saat ini kita masih menjadi harapan untuk lumbung pangan nasional maupun Jatim,” tuturnya.

    Pak Yes menyebutkan ada 3 komoditas yang difokuskan untuk memperkuat ketahanan pangan. Yaitu padi dengan luas lahan 154.815 ha di 27 kecamatan, jagung dengan luas lahan 57.425 ha di 15 kecamatan, dan kedelai 3.672 ha di 8 kecamatan.

    Sementara itu, Dandim 0812 Lamongan, Letkol Arm Ketut Wira Purbawan, mengatakan pihaknya saat ini tengah mengembangkan “Pertanian Megilan” di Lapangan Jotosanur, Kecamatan Tikung, yang menjadi demplot pengembangan ketahanan pangan.

    “Dalam komples tersebut dikembangkangkan tanaman padi dengan bibit unggul, tanaman sorgum, kolam ikan bioflog, green house, kandang kambing dan sapi, keramba ikan, pembibitan tanaman, tanaman cabai, tanaman jagung, kangkung dan jati,” tuturnya.

    Dandim menambahkan, untuk memaksimalkan demplot di Jotosanur, Kodim Lamongan membudidayakan berbagai jenis tanaman dengan pupuk organik, serta nutrisi, enzim, dan pestisida alami. Tidak hanya itu, pengembangan ketahanan pangan juga dikembangkan di demplot koramil dan demplot rawa.

    Dandim berharap program program ketahanan pangan di demplot rawa menjadi salah satu alternatif pemanfatan lahan di tengah masifnya peralihan lahan pertanian menjadi pemukiman.

    “Kita buat saja kelompok tani rawa di 5000 hektare seperti di kelompok tani hutan perhutani. Sehingga tidak terjadi konflik. Dan hanya boleh dimanfatkan untuk pertanian, tapi kepemilikan milik pemerintah jadi kita berikan surat izin, kalau melakukan kesalahan kita juga harus tindak tegas,” ujarnya.

    Merespon harapan Dandim mengenai pemanfaatan rawa untuk lahan pertanian, Kepala Dinas PU. Sumber Daya Air Kabupaten Lamongan, Gunadi, mengaku akan mengkoordinasikan hal tersebut di tingkat provinsi dan nasional sesuai status kepemilikan rawa.

    Sedangkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Petanian Kabupaten Lamongan, Mochamad Wahyudi, menyebut masyarakat Pucuk yang telah mengantongi izin dari pemerintah daerah, memanfatkan lahan rawa menjadi pertanian wijen. (fak/kun)

  • PMII Lamongan Turun Jalan, Pertanyakan Penghapusan Bansun

    PMII Lamongan Turun Jalan, Pertanyakan Penghapusan Bansun

    Lamongan (beritajatim.com) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Lamongan menggelar demontrasi untuk menyampaikan aspirasinya, Senin (16/12/2024).

    Demonstrasi tersebut menyasar tiga titik. Pertama di depan Kantor DPRD Lamongan, lalu berlanjut ke Kantor Pemkab dan Pendopo Lokatantra Lamongan.

    Mahasiswa membawa tiga poin tuntutan. Pertama menuntut tanggung jawab Bupati Lamongan atas penghapusan Dana Dusun. Kedua menuntut bupati menuntaskan janji politik priode pertama serta menuntut DPRD dan Pemerintah kabupaten Lamongan merevisi APBD Lamongan sesuai dengan UU NO 1 Tahun 2022.

    Dalam orasinya, mahasiswa menyampaikan temuan atas ketidaksesuaian APBD Lamongan dengan UU No 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah. Di antaranya soal batas maksimal dari belanja pegawai adalah 30 persen. Namun dalam praktiknya Kabupaten Lamongan melebihi 30 persen.

    “Hal tersebut sangat berpengaruh terhadap tata kelola anggaran yang menyebabkan anggaran kabupaten Lamongan tidak beraturan,” kata Rois, koodinator aksi.

    Sementara terkait Dana Dusun yang merupakan salah satu program Bupati Lamongan pada kampanye periode pertama, tidak terselesaikan di ujung periode.

    “Di mana pada janji politiknya menyebutkan 100 juta per dusun untuk menunjang pembangunan infrastruktur di Dusun. Namun dalam praktiknya hanya terealisasi 35 juta per dusun dan hanya berjalan 3 tahun,” ujarnya.

    Dalam aksinya di depan Kantor Pemkab Lamongan, demonstran ditemui oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Lamongan, Joko Nursiyanto, didampingi Kepala Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Joko Raharto.

    Namun kehadiran dua pejabat yang akan memberikan penjelasan aatas tuntutan mahasiswa itu ditolak. Demonstran hanya ingin bertemu Bupati Yuhronur Efendi.

    Karena keinginannya bertemu bupati tidak terpenuhi, massa bergeser ke depan Pendopo Lokatantra Lamongan untuk menyuarakan tuntutan yang sama. Setelah kembali gagal bertemu bupati, massa akhirnya membubarkan diri.

    Menanggapi tuntutan pendemo, Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Lamongan, Joko Nursiyanto, menjelaskan bahwa mengenai belanja pegawai dalam APBD Kabupaten Lamongan pada tahun 2024 berada di bawah 30 persen. Sesuai dengan dengan UU No 1 Tahun 2022.

    “Perlu kami luruskan, untuk persentase maksimal 30 persen belanja pegawai, mungkin yang teman-teman PMII maksud adalah belanja birokrasi mencapai 50 persen. Itu dari belanja pegawai, barang dan jasa (belanja diarahkan),” kata Joko.

    “Untuk belanja pegawai pemerintah kabupaten lamongan pada tahun anggaran 2024 sebesar 26.80 persen sesuai dengan permendagri nomor 15 tahun 2023 tentang penyusunan APBD tahun anggaran 2024,” sambung Joko.

    Sementara terkait dengan alokasi Dana Dasun yang dilakukan penghapusan pada APBD tahun anggaran 2024, menurut Joko, hal itu sesuai dengan arahan Pemerintah Provinsi dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Timur.

    “Selain itu juga sesuai Permendagri 15 tahun 2023, tentang pedoman penyusunan APBD tahun anggaran 2024, yaitu belanja bantuan keuangan dapat dianggarkan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah setelah memprioritaskan pemenuhan belanja urusan pemerintahan wajib dan urusan pemerintahan pilihan, serta alokasi belanja yang diwajibkan oleh peraturan perundang undangan,” tuturnya. [fak/suf]

  • Tertibkan Data Baku, Pemkab Lamongan Canangkan 100% Desa Cantik

    Tertibkan Data Baku, Pemkab Lamongan Canangkan 100% Desa Cantik

    Lamongan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Lamongan mencanangkan seluruh desa di wilayahnya menjadi Desa Cinta Statistik (Desa Cantik).

    Pencanangan Desa Cantik itu dilakukan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lamongan, di Aula Gadjah Mada Pemkab Lamongan, Kamis (12/12/2024).

    Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengatakan pencanangan Desa Cantik bertujuan untuk menertibkan data baku seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Lamongan.

    “Mengingat data merupakan landasan pemutusan kebijakan. Sehingga berperan penting sebagai bahan evaluasi dan perencanaan pembangunan daerah,” kata Yuhronur.

    Menurut Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu, program Desa Cantik sangat berkesinambungan dengan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE). Yang mana didalamnya terdapat domain kegiatan pemerintahan, teknologi dan informasi serta layanan.

    Pada tahun 2023 Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kabupaten Lamongan berada pada angka 3,96, yang dikategorikan sangat baik.

    “Data sifatnya sangat penting. Dengan data yang baku maka desa bisa tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan. Baik dalam hal ekonomi, pemerataan pembangunan, dan masyarakat yang sejahtera,” tutur Pak Yes di hadapan kepala desa dan camat yang hadir.

    Selanjutnya orang nomor satu di Kota Soto memberikan apresiasi kepada kepala desa, karena hingga saat ini tercatat ada 223 desa berstatus maju dan 239 desa berstatus mandiri.

    Sementara Kepala BPS Lamongan, Bagyo Trilaksono, mengatakam sejak 2021 hingga 2024, pihaknya telah melakukan pembinaan Desa Cantik kepada 40 desa.

    “Alhamdulillah pembinaan terus kami lakukan, dan tahun ini akan kita tuntaskan hingga 100 persen,” kata Bagyo.

    Kemudian pada tahun 2024 ada tiga desa yang dibina sebagai Desa Cantik. Di antaranya Desa Tlemang Kecamatan Ngimbang, Desa Yungyang Kecamatan Modo dan Desa Sidokumpul Kecamatan Sambeng.

    “Pada tahun ini juga, Desa Tlemang Kecamatan Ngimbang masuk 10 besar Desa Cantik se Jawa Timur,” ucapnya.

    Diungkapkan oleh Kepala Desa Tlemang, Aris Pramono, setelah menerapkan Desa Cantik, kegiatan statistik di desanya lebih efisien. Tidak hanya itu, keakuratan data juga lebih terjamin kualitasnya dan kuantitasnya.

    “Di Desa Tlemang saat ini sudah menerapkan pelayanan mandiri, update website, input data online, dan lainnya. Sehingga lebih efesien, tidak hanya perangkat desa saja yang dapat melihat data, melainkan masyarakat juga,” kata Aris. [fak/beq]

  • Pilkada Lamongan, Paslon Ghofur-Firosya Ajukan Gugatan ke MK

    Pilkada Lamongan, Paslon Ghofur-Firosya Ajukan Gugatan ke MK

    Lamongan (beritajatim.com) – Pasangan Cabup-Cawabup Lamongan nomor urut 1, Abdul Ghofur-Firosya Shalati, mengajukan permohonan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati Lamongan 2024 kepada Mahkamah Konstitusi.

    Permohonan gugatan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) tersebut diajukan oleh Nasrullah, sebagai kuasa hukum Paslon Ghofur-Firosya, melalui sistem pengajuan permohonan elektronik, pada Senin malam (9/12/2024).

    Ketua KPU Lamongan, Mahrus Ali, mengaku sudah mengetahui terkait permohonan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan yang diajukan Paslon Ghofur-Firosya.

    “Saya semalam saya sudah cek di laman Mahkamah Konstitusi, bahwa Lamongan ada gugatan. Sudah terdaftar di laman Mahkamah Konstitusi,” kata Mahrus, Selasa (10/12/2024).

    Namun sampai hari ini, kata Mahrus, pihaknya belum mengetahui pokok permasalahan yang menjadi dasar pengajuan gugatan yang diajukan Paslon Ghofur-Firosya.

    “Untuk masalah materi gugatan atau lokusnya itu kita masih menuggu dari Mahkamah Konstitusi terkait salinannya itu. Sehingga secepatnya nanti kita akan mempelajari, kita akan menyikapi bagimana langkah-langkah selanjutnya,” ujarnya.

    Meski belum mengetahui pokok permasalahan uang menjadi dasar gugatan, namun Mahrus menegaskan pihaknya telah mempersiapkan diri untuk menghadapi gugatan tersebut. Termasuk menyiapkan kuasa hukum.

    “(Kuasa hukum) itu sudah pasti. Karena kita sebagai pihak tergugat. Apa yang menjadi lokus permasalahan penggugat, kita nanti akan ambil sikap,” ujarnya.

    Lebih lanjut Mahrus menyampaikan, jika melihat pada proses pleno rekapitulasi perolehan suara di tingkat Kabupaten beberapa waktu lalu, tidak terdapat keberatan dari perwakilan masing-masing Paslon.

    Melihat dari dinamikan proses pleno rekapitulasi suara kemarin kan keberatan2 yang terkait dsri hasil tidak ada. Fari dokumen D hasil rekapitulasi tingkat kabupaten pun, semua pihak menandatangani. Artinya kami melihatnya terkait hasil tersebut tidak ada keberatan,” tuturnya.

    “Tapi kita tunggu saja terkait dari lokus gugatan tersebut. Pada prinsipnya ini adalah mekanisme yang harus kita lewati bersama. Jadi kita harus siap,” kata Mahrus menambahkan.

    Seentara itu, Ketua Tim Pemenangan Paslon Abdul Ghofur-Firosya Shalati, Mukhammad Freddy Wahyudi, saat dikonfirmasi mengaku tidak tahu secara pasti materi terkait gugatan ke MK tersebut.

    “Saya tidak tahu,” kata Freddy.

    Untuk diketahui, berdasarkan Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lamongan yang dilaksanakan Kamis (5/12/2024) di aula Hotel Mahkota Lamongan, pasangan Cabup-Cawabup Lamongan nomor urut 1, Abdul Ghofur-Firosya Shalati meraih 327.345 suara. Sedangkan Paslon nomor urut 2, Yuhronur Efendi-Dirham Akbar Aksara memperoleh total 407.541 suara. [fak/beq]

  • Bupati Lamongan Minta MUI Kuatkan Peran dalam Merawat Persatuan

    Bupati Lamongan Minta MUI Kuatkan Peran dalam Merawat Persatuan

    Lamongan (beritajatim.com) – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi membuka musyawarah kerja daerah (Muskerda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lamongan, Senin (9/12/2024).

    Yuhronur berharap Muskerda yang berlangsung di Kantor MUI Lamongan tersebut dapat menghasilkan poin-poin yang bermanfaat bagi umat, khususnya masyarakat Lamongan.

    “Melalui musyawarah kerja daerah saya mengharapkan hasil yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Lamongan,” tutur Bupati yang akrab didapa Pak Yes itu.

    Menurut Pak Yes, hasil muskerda MUI Lamongan yang menjadi patokan kerja selama satu tahun kedepan, mempunyai peranan penting bagi kemaslahatan umat.

    “Kami mendorong bersama MUI, agar masyarakat mendapatkan pencerahan, membina lebih baik untuk kejaaan Lamongan,” ujar Pak Yes.

    Terlebih, kata Pak Yes, kehadiran MUI Lamongan dalam memperkokoh persatuan masyarakat dan kesatuan bangsa sekaligus menjaga moral dan akhlak.

    “Aktivitas-aktivitas demokrasi nasional mulai dari pemilihan presiden, legislatif, pemerintah daerah akan mengganggu ketentaram dan persatuan kesatuan. Tugas kita bersama, kita jalin, kita rajut sehingga menjadi daerah yang sejahtera, baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” tambah Pak Yes.

    Diketahui, indeks kesalehan sosial (IKS) Kabupaten Lamongan tahun 2023 sebesar 89,19 persen. Angka tersebut berada diatas rata-rata Provinsi Jawa Timur.

    Sementara itu, Wakil Ketua MUI Jawa Timur Hasan Mutawakkil Alallah mengatakan, seorang ulama harus mampu meningkatkan ilmu dan menjaga lisan. Sebab, ulama menjadi panutan bagi masyarakat.

    “Fungsi majelis ulama adalah menenangkan utama masyarakat Lamongan. Jadi, pemimpin jangan dzolim kemaslahatan umat harus di utamakan mudah-mudahan para ulama dapat bertutur baik,” pungkasnya. (fak/ted)

  • Nur Rahmawati Resmi Dilantik Sebagai Nahkoda Baru Bank Daerah Lamongan 2024-2029

    Nur Rahmawati Resmi Dilantik Sebagai Nahkoda Baru Bank Daerah Lamongan 2024-2029

    Lamongan (beritajatim.com) – Bank Daerah Lamongan (BDL) resmi memiliki nakhoda baru setelah Nur Rahmawati dilantik sebagai Direktur Utama periode 2024-2029 oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, pada Jumat (6/12/2024) di Pendopo Lokatantra.

    Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Pak Yes menegaskan pentingnya peran pemimpin dalam menentukan arah kebijakan dan kemajuan perusahaan.

    BDL, sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), memiliki tanggung jawab ganda: memberikan pelayanan publik di bidang perbankan sekaligus menjadi sumber pendapatan bagi daerah.

    “Pemimpin memiliki peran penting dalam membawa kemajuan perusahaan. Terutama dalam memberikan public service yang maksimal dan mendukung pembangunan daerah,” ujar Pak Yes.

    Pak Yes juga menekankan pentingnya transformasi digital di era modern ini. Menurutnya, digitalisasi di sektor perbankan tidak hanya untuk mengikuti perkembangan zaman tetapi juga untuk meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, dan kemudahan layanan.

    “Transformasi digital ini sangat penting. Selain menyesuaikan dengan perkembangan zaman, digitalisasi akan memudahkan manajemen pekerjaan dan meningkatkan transparansi,” lanjutnya.

    Transformasi tersebut juga mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Pak Yes menggarisbawahi bahwa SDM pelayanan publik harus menjalankan prinsip Good Corporate Governance (GCG), seperti keterbukaan, akuntabilitas, tanggung jawab, dan independensi.

    “Pengembangan SDM yang profesional dan berintegritas akan menjadi fondasi penting untuk mencapai target perusahaan dan membangun kepercayaan publik,” tambah Pak Yes.

    Sebagai Direktur Utama BDL yang baru, Nur Rahmawati diharapkan mampu membawa inovasi dan semangat baru dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Fokus utama meliputi penguatan layanan perbankan, peningkatan pendapatan daerah, dan optimalisasi pelayanan digital untuk masyarakat Lamongan.

    Pelantikan ini menandai babak baru bagi BDL dalam upaya mendukung pembangunan ekonomi Lamongan melalui pengelolaan keuangan yang profesional dan transparan. [fak/ian]

  • 6 Kecamatan di Lamongan Berpotensi Terdampak Bencana Hidrometeorologi

    6 Kecamatan di Lamongan Berpotensi Terdampak Bencana Hidrometeorologi

    Lamongan (beritajatim.com) – Sebanyak enam kecamatan di Kabupaten Lamongan berpotensi terdampak bencana hidrometeorologi seperti angin kencang hingga banjir.

    Merujuk pada hasil mitigasi uang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan, keenam kecamatan tersebut yakni Kecamatan Glagah, Karangbinangun, Karanggeneng, Turi, Laren dan Babat.

    Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyampaikan tantangan bencana ke depan semakin kompleks, dampak perubahan iklim semakin terasa dan membuat dampak bencana semakin signifikan.

    “Merespon hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamongan telah memprogramkan kegiatan mitigasi bencana baik struktural maupun nonstruktural,” kata Yuhronur saat memimpin apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi tahun 2024-2025 yang diikuti oleh BPBD, Kodim 0182, Polres Lamongan, Satpoll PP, Dinkes, Dishub, Dinsos, lembaga keagamaan, di Alun-Alun Kabupaten Lamongan, Jumat (6/12/2024).

    Menurut Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut, apel kesiapaiagaan menjadi media untuk membangun sinergitas dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kemungkinan risiko terjadinya bencana.

    Apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi tahun 2024-2025 di Alun-Alun Kabupaten Lamongan, Jumat (6/12/2024).

    Apel tersebut juga untuk mengecek kesiapan sarana dan prasarana dalam menghadapi bencana hidrometerologi tahun 2024. Meliputi kendaraan angkut, kendaraan damkar, kendaraan darat dan perairan, pompa air mobile, gergaji, tenda pengungsi, serta kelengkapan lainnya. Adapun kesiapan logistik berupa bahan makanan.

    “Sebagaimana prakiraan BMKG pada bulan November minggu ke-4 sampai dengan bulan Desember 2024, Kabupaten Lamongan memasuki fase peralihan musim dari kemarau ke musim penghujan. Masa tersebut berpotensi terhadap perubahan cuaca yang tidak mendukung,” tututnya.

    Pak Yes menjelaskan, mitigasi bencana struktural direalisasikan pada penanganan tanggul kritis dan jebol, waduk di wilayah Kabupaten Lamongan, normalisasi Kaligawe oleh BBWS sepanjang 4,5 Km, pengerukan saluran perkotaan di dataran rendah, elektrik pintu operasional, pompa pengendali banjir dengan kapasitas 5000 liter, operasi pompa mobile, dan lainnya.

    Apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi tahun 2024-2025 di Alun-Alun Kabupaten Lamongan, Jumat (6/12/2024).

    Sedangkan pada mitigasi non struktural telah dilakukan penanganan darurat kekeringan melalui dropping air bersih ke 15 kecamatan dan 69 desa, 102 terpal, 204 jirigen, pembentukan dan pembinaan desa tangguh bencana sebanyak 88 desa, kemudian kita lakukan sosialisasi edukasi bencana kepada masyarakat yang rentan, pelajar PAUD sampai dengan SMA, Lamongan Green and Clean, dan Desa Berseri.

    “Pemkab Lamongan tidak hanya mengaktifkan posko hidrometeorologi dan posko penanggulangan bencana di wilayah rawan, melainkan di seluruh 27 Kecamatan. Tentu disana juga dilengkapi dengan personel,” tuturnya. (fak/but)

  • Pilkada Lamongan, Inilah Real Count Suara Yes-Dirham dan Ghofur-Firosya

    Pilkada Lamongan, Inilah Real Count Suara Yes-Dirham dan Ghofur-Firosya

    Lamongan (beritajatim.com) – Hasil real count Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lamongan 2024 akhirnya busa diketahui, setelah Komisi Pemilihan Umum KPU Lamongan menuntaskan rekapitulasi suara tingkat kabupaten.

    Rapat Pleno rekapitulasi dimulai Kamis (5/12/2024) siang hingga malam hari di aula Hotel Mahkota Lamongan. Proses rekapitulasi dibagi menjadi 5 sesi.

    Hasilnya, pasangan Cabup-Cawabup Lamongan nomor urut 2, Yuhronur Efendi-Dirham Akbar Aksara memperoleh total 407.541 suara. Sedangkan paslon nomor urut 1, Abdul Ghofur-Firosya Shalati meraih 327.345 suara.

    Rekapitulasi perolehan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lamongan di Hotel Mahkota Lamongan

    Ketua KPU Lamongan, Mahrus Ali yang memimpin rapat pleno, memastikan semua pihak menyetujui hasil rekapitulasi suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lamongan tersebut.

    “Semua saksi dari kedua Paslon juga sudah membubuhkan tanda tangannya di berita acara rekapitulasi tingkat kabupaten yang menandakan proses tersebut telah tuntas,” kata Mahrus, saat dikonfirmasi, Jumat (6/12/2024).

    Mahrus mengungkapkan, tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2024 di Lamongan ini mencapai 73,58 persen, dari total daftar pemilih tetap (DPT) di Lamongan sebanyak 1.035.507 pemilih.

    Dari 73,58 persen tingkat partisipasi masyarakat tersebut, jumlah suara sah yang diperoleh sebanyak 734.886 suara. Sementara jumlah suara tidak sah sebanyak 27.022 suara.

    “Terima kasih kepada seluruh masyarakat Lamongan yang telah ikut berpartisipasi dan menjaga Pilkada di Lamongan tetap kondusif,” ujar Mahrus. (fak/but)