Tag: Susilo Bambang Yudhoyono

  • Warganet Mau Adukan Akun Fufufafa ke Layanan ‘Lapor Mas Wapres’, Gibran Berani Proses?

    Warganet Mau Adukan Akun Fufufafa ke Layanan ‘Lapor Mas Wapres’, Gibran Berani Proses?

    GELORA.CO – Program layanan ‘Lapor Mas Wapres’ tak disambut terlalu positif, ada yang menganggap program ini bukan level seorang wakil presiden, tetapi ada juga yang menyambut layanan ini dengan agak nyeleneh.

    Memang tak pernah habis ide warganet untuk membuat ramai suasana. Akun Instagram Gibran Rakabuming Raka, @gibran_rakabuming, dibanjiri ribuan komentar terkait dibukanya layanan baru ini. Bahkan beberapa netizen menanyakan bagaimana cara mengadukan akun Fufufafa.

    Misalnya akun @wisnu_Pringady menulis “Kalau mau laporin akun fufufafa bisa kah?” Akun lainnya @farid.3a menulis “Usut akun fufufafa.” Sementara akun @dabdujsvk menulis “Mas tolong cek fufufafa, iku sopo (itu siapa) soalnya meresahkan mas.”

    Komentar itu tentunya bentuk sindiran untuk Gibran karena pemilik akun Fufufafa selama ini dituduhkan ke dirinya. Meski belum ada bukti, pemilik akun fufufafa masih jadi polemik. Akun Kaskus bernama Fufufafa viral setelah menjadi perbincangan hangat di platform X (dulu Twitter). Tak tanggung-tanggung, hal tersebut bahkan memunculkan tagar “#Fufufafa” yang trending sampai berhari-hari.

    Awalnya, sejumlah pemilik akun X memposting tangkapan layar yang memperlihatkan jejak digital akun Kaskus Fufufafa. Akun tersebut disorot karena unggahan-unggahannya secara tak beretika menyerang beberapa tokoh tanpa dilengkapi data-data yang kuat di ruang digital.

    Beberapa di antaranya yang ditampilkan adalah postingan akun Fufufafa ketika menyerang dan mencela Prabowo bersama keluarganya. Akun itu bahkan secara terang-terangan kerap melontarkan kata-kata kasar dan tak senonoh dalam postingannya.

    Salah satu contoh tanggapan Fufufafa yang menyerang Prabowo ditemukan ketika pemilik akun itu memposting ulang sebuah artikel yang mengulas keputusan Prabowo karena tidak mengambil uang pensiun TNI sejak 1998. Akun tersebut berkomentar dengan sinis. “Ternyata pecatan dapat pensiun juga,” ucap akun Fufufafa.

    Sasaran akun Fufufafa itu ternyata bukan hanya Prabowo dan keluarga. Pada unggahan lain, akun itu juga diketahui beberapa kali menyinggung politisi Tanah Air, termasuk Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan keluarganya.

    Baca Juga:

    Contohnya, akun tersebut kedapatan menghina keluarga SBY ketika mengkritik sosok Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dalam tanggapan untuk sebuah artikel berisi pesan Ani Yudhoyono kepada anak sulungnya, akun Fufufafa menyebut jika AHY hanyalah anak ingusan. “Anak ingusan ditampol 500m,” tulis akun tersebut.

    Menariknya lagi, akun Fufufafa juga kedapatan melontarkan ucapan bernada pelecehan kepada sejumlah artis Indonesia. Hal ini diungkap akun X bernama @Kodokodar. Ia membagikan postingan berisikan kumpulan tangkapan layar mengenai komentar-komentar Fufufafa yang rasanya kurang pantas dan tidak beretika. Contohnya ketika menyebutkan bagian sensitif dari perempuan.

    Sementara itu, warganet seakan tak kehabisan akal untuk membuktikan Gibran merupakan pemilik akun Kaskus Fufufafa yang viral belakangan ini. Akun X (Twitter) @YourAnonId_ pada Jumat (13/9/2024) sempat membocorkan nomor telepon yang diduga terkait dengan akun Fufufafa.

    Saat warganet lain mencoba mengecek nomor tersebut pada aplikasi pencari pemilik nomor telepon, muncul beragam nama yang disematkan, seperti Gibran Rakabuming Raka, Gibran Walikota Solo, hingga Gibran Rakabuming Bin Jokowi.

    Hal ini semakin membuat netizen penasaran dan ‘menguliti’ sosok di balik akun Fufufafa tersebut, hingga muncul email Chilli Pari yang merupakan perusahaan layanan katering milik Gibran. Bahkan tak sedikit netizen yang mencoba masuk ke akun Kaskus Fufufafa, dengan menggunakan nomor telepon dan email yang telah dibocorkan tersebut.

  • Dinas Luar Negeri Prabowo Pecahkan Rekor Dibandingkan Jokowi dan SBY?

    Dinas Luar Negeri Prabowo Pecahkan Rekor Dibandingkan Jokowi dan SBY?

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto saat ini tidak berada di Istana Kepresidenan, melainkan tengah dinas luar negeri untuk pertama kalinya sejak dilantik pada 20 Oktober silam. Benarkah kunjungan luar negeri Prabowo saat ini memecahkan rekor di era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)?

    Berdasarkan keterangan dari pihak Istana, Prabowo dijadwalkan meninggalkan Tanah Air selama 16 hari untuk sejumlah kunjungan kenegaraan mulai dari China, Amerika Serikat, Brasil, dan Peru, dan Inggris.

    Kunjungan kerja Prabowo akan dimulai pada Jumat (8/11/2024) sampai dengan Minggu (24/11/2024).  Agenda Prabowo yang telah terjadwal di antaranya adalah akan melakukan pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping, Presiden Amerika Serikat Joe Biden, menghadiri KTT APEC di Peru, hingga KTT G20 di Brasil.

    Negara pertama yang dikunjungi Prabowo Subianto adalah China. Prabowo bertemu langsung dengan Xi Jinping untuk menyaksikan perjanjian kerja sama (MoU) antara RI-China dengan nilai investasi sebesar US$10,07 miliar atau setara dengan Rp156,5 triliun. 

    Para pengusaha RI-China menyepakati sejumlah perjanjian kerja sama yang sejalan dengan program prioritas pemerintah, antara lain di bidang ketahanan pangan, ketahanan energi, hilirisasi 26 komoditas utama dalam negeri, serta di bidang pemajuan sains dan teknologi.

    Setelah dari China, Prabowo langsung terbang ke Washington DC, Amerika Serikat untuk bertemu langsung dengan Presiden Joe Biden. Didampingi sang putra Didit Hediprasetyo, Prabowo disambut merah oleh warga negara Indonesia (WNI) atau kaum diaspora RI yang berada di AS. 

    Kunjungan kerja selama 16 hari bukanlah waktu yang disingkat, khususnya bagi Presiden atau Kepala Negara. Prabowo pun menegaskan alasannya keluar negeri tak lain untuk menjalankan tugas negara. 

    “[Kunjungan luar negeri] Ini menunjukan bahwa Indonesia sangat dihormati dan Indonesia dirasakan perlu untuk diundang dan diadakan pertemuan-pertemuan bilateral dan multilateral membicarakan masalah penting bagi keadaan tidak hanya ekonomi tetapi geopolitik yang penuh ketegangan,” ujarnya kepada wartawan di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (8/11/2024).

    Menurutnya, melalui lawatan ke banyak Negara tersebut menunjukkan bahwa peranan dan sikap Indonesia sangat ditunggu oleh banyak pihak. Sehingga, kehormatan tersebut harus dipelihara dengan baik dengan semua pihak.

    “Saya kira peranan Indonesia dan sikap Indonesia sangat ditunggu oleh banyak pihak. Ini kehormatan dan kita akan memelihara hubungan baik dengan semua pihak,” pungkas Prabowo.

    Perbesar

    Perbandingan Dinas Luar Negeri Prabowo, Jokowi, dan SBY 

    Saat ini, Prabowo tercatat menjalani perjalanan dinas luar negeri selama 16 hari. Lawatan tersebut dilakukan secara non-stop menggunakan pesawat Kepresidenan sehingga Prabowo dan jajaran menteri tidak perlu transit atau pulang ke Indonesia terlebih dahulu untuk menghadiri satu kunjungan ke kunjungan lain. 

    Berdasarkan informasi dari Istana, terdapat tiga kunjungan kehormatan, yaitu ke China, ke Amerika Serikat, dan ke Inggris. Selain itu, Prabowo juga akan mengahdiri dua Konferensi Tingkat Tilggi (KTT), yakni APEC di Peru dan G20 di Brasil.

    Selain Prabowo, Presiden RI dengan periode kunjungan luar negeri terlama dipegang oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY. Presiden ke-6 RI tersebut tercatat melakukan lawatan terakhir ke luar negeri ke beberapa negara, yaitu Portugal, AS, dan Jepang yang dilaksanakan pada 18 September hingga 1 Oktober 2024. 

    SBY bahkan mengakui bahwa kunjungan tersebut merupakan yang terpanjang dari segi waktu 12 hari selama 10 tahun memimpin Indonesia.

    “Karena ada tiga kegiatan bilateral yang kami lakukan yaitu di Portugal, di Amerika dan di Jepang, dan tidak kalah pentingnya tugas multilateral di New York di markas besar PBB,” kata SBY seperti dikutip dari Antara. 

    Didampingi mendiang Ibu Ani Yudhoyono, keberangkatan SBY saat itu diantar Wakil Presiden Boediono dan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi), didampingi sejumlah menteri di antaranya Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung dan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa.

    Berbeda dengan Prabowo dan SBY, Presiden ke-7 RI Jokowi bisa dikatakan paling jarang melakukan kunjungan atau dinas luar negeri. Mengacu pada data, Jokowi tercatat hanya melaksanakan 44 kali kunjungan ke luar negeri selama satu dekade memimpin RI. 

    Periode dinas luar negeri terlama yang dilaksanakan Jokowi terjadi pada 2016 atau periode pertama pemerintahannya sebagai Presiden. Saat itu, Jokowi melakukan lawatan ke Eropa tepatnya pada 17-23 April 2016. Jokowi mengunjungi empat negara, yaitu Jerman, Inggris, Belgia, dan Belanda. 

    Dalam kunjungan tersebut, Jokowi bertemu dengan Presiden Jerman Joachim Gauck dan kanselir Jerman Angela Merkel, PM Britania David Cameron, Pemimpin UE Martin Schulz, Donald Tusk, dan Jean-Claude Juncker, serta PM Belanda Mark Rutte.

  • Momen Gibran Pimpin Upacara dan Tabur Bunga Peringatan Hari Pahlawan

    Momen Gibran Pimpin Upacara dan Tabur Bunga Peringatan Hari Pahlawan

    Jakarta: Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu, 10 November 2024. 

    Gibran menjadi inspektur upacara menggantikan peran Presiden RI Prabowo Subianto yang melaksanakan kunjungan kenegaraan ke luar negeri. Gibran tiba di TMP Nasional Utama Kalibata pada pukul 08.47 dan langsung memimpin upacara.

    Rangkaian upacara dimulai dengan laporan Komandan Upacara Kolonel Penerbang Lucky Indrawan kepada Gibran. Kemudian dilanjutkan dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan. 

    Prosesi dilanjutkan dengan mengheningkan cipta dibarengi dengan dengan dibunyikannya sirine selama 60 detik untuk mengenang Pertempuran 10 November 1945 yang terjadi di Surabaya.

    “Mengheningkan cipta mulai,” kata Gibran.
     

    Setelah upacara, Wapres dan pejabat negara bakal melakukan tabur bunga di makam sejumlah pahlawan. Gibran yang didampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf menabur bunga ke makam Presiden ketiga RI BJ Habibie dan istri Hasri Ainun Habibie.

    (Momen Gibran tabur bunga di makam sejumlah pahlawan. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez)

    Kemudian istri Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono. Lalu, tabur bunga dilakukan ke makam Umar Wirahadikusumah, H. R. Sudharmono SH, dan Adam Malik. Lalu, ke sejumlah pahlawan revolusi dan pahlawan tak dikenal.

    Prosesi yang diiringi dengan lantunan lagu ‘Gugur Bunga’ ini berjalan khidmat. 

     

    Jakarta: Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu, 10 November 2024. 
     
    Gibran menjadi inspektur upacara menggantikan peran Presiden RI Prabowo Subianto yang melaksanakan kunjungan kenegaraan ke luar negeri. Gibran tiba di TMP Nasional Utama Kalibata pada pukul 08.47 dan langsung memimpin upacara.
     
    Rangkaian upacara dimulai dengan laporan Komandan Upacara Kolonel Penerbang Lucky Indrawan kepada Gibran. Kemudian dilanjutkan dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan. 
    Prosesi dilanjutkan dengan mengheningkan cipta dibarengi dengan dengan dibunyikannya sirine selama 60 detik untuk mengenang Pertempuran 10 November 1945 yang terjadi di Surabaya.
     
    “Mengheningkan cipta mulai,” kata Gibran.
     

     
    Setelah upacara, Wapres dan pejabat negara bakal melakukan tabur bunga di makam sejumlah pahlawan. Gibran yang didampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf menabur bunga ke makam Presiden ketiga RI BJ Habibie dan istri Hasri Ainun Habibie.
     

    (Momen Gibran tabur bunga di makam sejumlah pahlawan. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez)
     
    Kemudian istri Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono. Lalu, tabur bunga dilakukan ke makam Umar Wirahadikusumah, H. R. Sudharmono SH, dan Adam Malik. Lalu, ke sejumlah pahlawan revolusi dan pahlawan tak dikenal.
     
    Prosesi yang diiringi dengan lantunan lagu ‘Gugur Bunga’ ini berjalan khidmat. 
     
     
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (RUL)

  • Soal Mahasiswa LPDP, Sudirman Said: Saatnya Indonesia Panen Talenta Terbaik

    Soal Mahasiswa LPDP, Sudirman Said: Saatnya Indonesia Panen Talenta Terbaik

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Eks Menteri ESDM, Sudirman Said, mengungkapkan optimismenya terhadap masa depan Indonesia dengan menyebut saat ini sebagai momen panen talenta.

    “Waktunya panen talenta,” ujar Sudirman dalam keterangannya di aplikasi X @sudirmansaid (8/11/2024).

    Ia merujuk pada alumnus program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang kini telah tersebar, siap membangun bangsa.

    “Tahun-tahun awal perintisan LPDP di era Presiden SBY, saya menjadi bagian dari tim kecil yang memulai rancangan program ini,” ucapnya.

    Sudirman mengungkapkan harapannya bahwa para alumni LPDP, bersama dengan lulusan universitas terbaik dalam dan luar negeri, akan menjadi kekuatan utama dalam membangun bangsa.

    “Ketika itu, kita bermimpi, bila alumni LPDP 20 tahun ke depan digabungkan dengan para alumni kampus-kampus terbaik di dalam negeri dan di seluruh dunia, maka saat inilah Indonesia sedang panen talenta,” tukasnya.

    Ia menyebut mereka sebagai Punggawa, Pandu, dan Ksatria para pejuang yang siap mengabdi demi kepentingan publik.

    “Mereka adalah manusia-manusia yang dipilih, dididik, digembleng idealismenya untuk menjadi Punggawa, Pandu, dan Ksatria pejuang negara, pembela kepentingan publik di manapun bertugas,” Sudirman menuturkan.

    Namun, ia juga menggarisbawahi pentingnya membangun ekosistem yang mendukung meritokrasi, integritas, dan profesionalisme.

    “Talenta terbaik memerlukan magnet ekosistem yang mengedepankan meritokrasi, menjunjung tinggi integritas, menghargai kompetensi, dan meninggikan prinsip-prinsip profesionalisme,” imbuhnya.

  • Lahan Sitaan BLBI Bakal Dipakai Program 3 Juta Rumah, Ini Tanggapan Pengamat – Page 3

    Lahan Sitaan BLBI Bakal Dipakai Program 3 Juta Rumah, Ini Tanggapan Pengamat – Page 3

    Sebelumnya, Satuan Tugas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) hanya punya waktu hingga penghujung 2024. Banyak pihak menyarankan Satgas BLBI terus bekerja di masa pemerintahan Presiden Terpilih Prabowo Subianto.

    Hanya saja, berlanjutnya kerja Satgas BLBI disebut-sebut tak akan memunculkan gebrakan. Ekonom Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI) Ronny P Sasmita menyampaikan masalah yang dihadapi oleh satgas akan sama seperti periode Presiden Joko Widodo (Jokowi).

    “Jika satgas BLBI berlanjut di pemerintahan Prabowo-Gibran, saya kira masalahnya juga akan sama,” kata Ronny, dihubungi Liputan6.com, Rabu (11/9/2024).

    Dia menduga, ada obligor BLBI yang terkait dengan pemerintah, termasuk dengan keluarga mantan presiden. Dengan begitu, dia menilai kerja Satgas BLBI akan sedikit sulit menghadapinya, mengingat ada kemungkinan konflik kepentingan.

    “Ada beberapa obligor yang terkait, baik langsung maupun tidak langsung, termasuk dengan keluarga Cendana. Hal ini akan menyulitkan pemerintahan Prabowo, karena ada conflict of interest di saat membereskan masalah BLBI ini nantinya,” tuturnya.

    Ronny bilang, kerja Satgas diprediksi cenderung menyasar pada obligor yang tak berkaitan secara politik. Misalnya obligor yang serupa dengan Marimutu Sinivasan yang ditangkap beberapa waktu lalu.

    “Artinya, jika stagas BLBI berlanjut, target-target yang akan disasar adalah target-target yang aman, yakni target yang sudah tak memiliki patron politik lagi, seperti Srinivasan ini,” ucapnya.

    “Risikonyo, di tangan Prabowo urusan BLBI ini juga akan bernasib sana dengan era Jokowi, SBY, dan Megawati. Sampai ujung-ujungnya tak ada lagi Satgas BLBI, atau targetnya sudah meningal semua, lalu orang-orang lupa terhadap kasus BLBI ini,” sambung dia.

    Ronny mengaku tak yakin persoalan BLBI ini bisa selesai. “Catatan saya, saya pesimis masalah BLBI ini akan selesai,” pungkasnya.

     

     

  • Wajib Dikoleksi Filatelis, Pos Ukraina Buat Prangko Edisi Bergambar Prabowo

    Wajib Dikoleksi Filatelis, Pos Ukraina Buat Prangko Edisi Bergambar Prabowo

    Bisnis.com, JAKARTA – Kolektor prangko atau filatelis dapat bersenang hati dengan hadirnya seri terbaru untuk dikoleksi, sebab belum lama ini hadir prangko dengan gambar Presiden Prabowo Subianto. 

    Namun, bukan beredar di Indonesia melainkan di Ukraina. Badan Pos Nasional Ukraina, Ukrposhta atas usulan dari LSM The Ukrainian Initiative merilis prangko yang menampilkan Presiden Prabowo Subianto.

    Hal ini merupakan bentuk penghormatan dalam menyambut pelantikan Presiden Republik Indonesia ke-8.

    Sekretaris Kedua Bidang Diplomasi Publik dan Media Ukrainian embassy menyebut kiranya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Ukraina makin erat dan saling menguntungkan pada masa mendatang

    “Ya, itu benar [ada prangko Prabowo]. Kedutaan besar Ukraina di sini juga pernah bikin sesuatu seperti itu,” ujarnya kepada wartawan melalui pesan teks, Jumat (8/11/2024).

    Tak hanya Prabowo, edisi prangko dengan Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) memang sering dijadikan salah satu barang koleksi dalam memperingati momentum tertentu.

    Misalnya, memperingati hari Hari Ulang Tahun (HUT) Indonesia ke-75, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meluncurkan Prangko Seri Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.

    Tidak hanya menampilkan Presiden dan Wakil Presiden terkini, para pemimpin negara sebelumnya akan ada prangko khususnya. Prangko lainnya adalah 75 tahun Indonesia merdeka, penanggulangan Covid-18 serta artis dan grup musik ternama.

    Lalu, pada 2008, PT Pos Indonesia meluncurkan perangko baru bergambar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Ani Yudhoyono sedang bersepeda untuj peringatan Hari Peduli Lingkungan Hidup Sedunia pada 2008.

    Lebih jauh, saat rangkaian acara peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi ke-57 RI, dilakukan peluncuran sampul dan perangko berbentuk segi lima itu bergambar Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Wakil Presiden Hamzah Haz pada 2002.

    Selain itu, di tengah perhelatan Muktamar ke-33 NU, Kantor wilayah PT Pos Indonesia Jawa Timur memberikan hadiah khusus berupa prangko bergambar Presiden RI Keempat KH Abdurrahman Wahid.

    Kemudian, PT Pos Indonesia juga sempat meluncurkan perangko BJ Habibie-Hasri Ainun Besari, di CoHive Filateli, Jakarta, Jumat (20/12/2019) yang bertepatan dengan 100 hari wafatnya Presiden ketiga Republik Indonesia itu.

    Perangko Presiden Soeharto pernah juga sempat dirilis pada 1996 dengan tema Kirab Remaja Nasional. Perangko ini dijual dengan harga Rp15.000.

    Tak hanya itu, momen bersejarah juga diabadikan dalam perangko berjudul, “Kunjungan Presiden Soekarno ke Kuba Tahun 1960”. Perangko itu adalah hasil kerjasama PT Pos Indonesia, Direktorat Amselkar Deplu serta Ditjen Postel Depkominfo. Perangko tersebut resmi diluncurkan pada 14 Mei 2008.

  • Sedang Dijadwalkan, Ini Bocoran Agenda Pertemuan Prabowo dengan Megawati

    Sedang Dijadwalkan, Ini Bocoran Agenda Pertemuan Prabowo dengan Megawati

    Jakarta: Presiden Prabowo Subianto sedang dijadwalkan untuk bertemu langsung dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

    “Jelas ada, sedang direncanakan (pertemuan),” ujar Prasetyo Hadi di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, 6 November 2024.

    Meski begitu, soal kapan jadwal pertemuan keduanya masih belum ditentukan. “Enggak tahu kapannya,” lanjut Prasetyo Hadi.
     

     

    Agenda silaturahmi Prabowo dengan mantan presiden

    Di masa-masa awal kepemimpinannya sebagai presiden, Prabowo memang terlihat ingin menjalin silaturahmi dengan para mantan presiden.

    Sebelumnya, Prabowo menemui Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Senin malam, 4 November 2024.

    Prasetyo menyebut, pertemuan itu sebagai silaturahmi biasa. “Silaturahmi biasa, sahabat kemudian beliau juga presiden, kan ke Solo juga,” kata Prasetyo.

    Sebelumnya, pertemuan Prabowo dan SBY diketahui berdasarkan foto yang diunggah oleh elite Partai Demokrat Jansen Sitindaon dalam akun instagram pribadinya. Dalam foto terlihat pertemuan Prabowo-SBY ditemani dengan sajian nasi goreng.

    “Pacitan Pride dan Banyumas Pride. Kalau kata Mas Ketum @agusyudhoyono semalam: “pertemuan dua teman dan sahabat lama, menuntaskan pengabdian”, ditemani nasi goreng Cikeas. Kalau dihitung, Pak SBY dan Pak @prabowo ini mungkin sudah saling kenal lebih dari 55 tahun. Sehat untuk kedua pemimpin kita. Maju Indonesia,” tulis keterangan unggahan Jansen.

    Jakarta: Presiden Prabowo Subianto sedang dijadwalkan untuk bertemu langsung dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
     
    “Jelas ada, sedang direncanakan (pertemuan),” ujar Prasetyo Hadi di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, 6 November 2024.
     
    Meski begitu, soal kapan jadwal pertemuan keduanya masih belum ditentukan. “Enggak tahu kapannya,” lanjut Prasetyo Hadi.
     

     

    Agenda silaturahmi Prabowo dengan mantan presiden

    Di masa-masa awal kepemimpinannya sebagai presiden, Prabowo memang terlihat ingin menjalin silaturahmi dengan para mantan presiden.
    Sebelumnya, Prabowo menemui Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Senin malam, 4 November 2024.
     
    Prasetyo menyebut, pertemuan itu sebagai silaturahmi biasa. “Silaturahmi biasa, sahabat kemudian beliau juga presiden, kan ke Solo juga,” kata Prasetyo.
     
    Sebelumnya, pertemuan Prabowo dan SBY diketahui berdasarkan foto yang diunggah oleh elite Partai Demokrat Jansen Sitindaon dalam akun instagram pribadinya. Dalam foto terlihat pertemuan Prabowo-SBY ditemani dengan sajian nasi goreng.
     
    “Pacitan Pride dan Banyumas Pride. Kalau kata Mas Ketum @agusyudhoyono semalam: “pertemuan dua teman dan sahabat lama, menuntaskan pengabdian”, ditemani nasi goreng Cikeas. Kalau dihitung, Pak SBY dan Pak @prabowo ini mungkin sudah saling kenal lebih dari 55 tahun. Sehat untuk kedua pemimpin kita. Maju Indonesia,” tulis keterangan unggahan Jansen.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (PRI)

  • Sejarah Hari Tata Ruang Nasional 8 November

    Sejarah Hari Tata Ruang Nasional 8 November

    Liputan6.com, Yogyakarta – Hari Tata Ruang Nasional merupakan peringatan tahunan yang jatuh setiap 8 November. Peringatan ini merupakan momen bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan ikut berperan dalam bidang penataan ruang.

    Masyarakat bisa aktif dalam mengkaji ulang berbagai kebijakan pemerintah di bidang penataan ruang pusat dan daerah. Hal ini sebagai upaya meningkatkan peran penting tata ruang dalam pembangunan berkelanjutan.

    Mengutip dari berbagai sumber, tata ruang adalah wujud dari perencanaan pemanfaatan ruang yang disusun secara sistematis dan terpadu. Tujuannya untuk mewujudkan ruang yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan.

    Tata ruang memiliki peran penting dalam pembangunan berkelanjutan, yakni untuk menjaga keseimbangan antara aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi, mengurangi risiko bencana, meningkatkan pemerataan pembangunan, serta meningkatkan daya saing bangsa. Hadirnya Hari Tata Ruang Nasional diharapkan dapat membantu mencapai seluruh tujuan tersebut.

    Adapun Hari Tata Ruang Nasional pertama kali diperingati pada 2008. Peringatan ini didasarkan pada ditandatanganinya Keputusan Presiden Nomor 28 Tahun 2013 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 25 November 2013. Dalam dokumen tersebut disebutkan bahwa penyelenggaraan penataan ruang ditujukan untuk mewujudkan ruang Nusantara yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan.

    Sementara itu, ditetapkannya Hari Tata Ruang Nasional pada 8 November mempertimbangkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. UU tersebut mengamanatkan pentingnya keterpaduan antar wilayah, antar sektor, dan antar pemangku kepentingan.

    Masyarakat juga menjadi aspek penting yang bisa berperan aktif dalam penyelenggaraan penataan ruang. Hari Tata Ruang Nasional bisa diperingati dengan berbagai cara, mulai dari seminar, workshop, edukasi, sosialisasi, penyuluhan, hingga pelatihan.

     

    Penulis: Resla

  • Projo Belum Tahu Jokowi Akan Gabung Partai Golkar

    Projo Belum Tahu Jokowi Akan Gabung Partai Golkar

    Bisnis.com, JAKARTA–Relawan Pro Jokowi (Projo) belum mengetahui jika Presiden Jokowi ingin jadi kader bahkan Ketua Umum Partai Golkar.

    Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Projo, Handoko menilai bahwa Presiden Jokowi sudah cocok untuk menjadi ketua umum partai politik. 

    Pasalnya, kata Handoko, Presiden Jokowi memiliki banyak pengalaman dan sudah dua kali menjadi presiden. Maka dari itu, Presiden Jokowi dinilai tepat jadi ketua umum partai politik seperti presiden lain sebelumnya seperti Susilo Bambang Yudhoyono dan Megawati Soekarnoputri.

    “Ya kan begini. Pak Jokowi sudah jadi Presiden dua kali. Kalau soal memimpin apanya yang kurang dari Pak Jokowi, iya kan,” tuturnya di Jakarta, Kamis (7/11/2024).

    Terkait Partai Golkar, Handoko mengaku tidak mengetahui informasi apapun terkait isu yang beredar bahwa Presiden Jokowi bakal menjadi Ketua Umum Partai Golkar.

    “Tidak tahu dan saya pikir bukan wilayah kami. Jadi saya belum terinformasi apa-apa soal itu,” katanya.

  • Said Didu Sebut Terjadi Perampokan Besar-besaran di Proyek PIK 2, Masuk Daftar PSN Era Jokowi

    Said Didu Sebut Terjadi Perampokan Besar-besaran di Proyek PIK 2, Masuk Daftar PSN Era Jokowi

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Proyek Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 milik konglomerat Aguan di sekitar jalur pantai utara (Pantura) Kabupaten Tangerang, Banten disebut-disebut bakal merampas hak rakyat.

    Proyek senilai Rp 40 triliun telah dimasukkan ke dalam daftar proyek strategis nasional (PSN) di era Presiden ke-7 Joko Widodo.

    Proyek ini rencananya akan dibangun di atas lahan seluas 1.755 hektar.

    Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu era Susilo Bambang Yudhoyono ini, membeberkan beberapa fakta di PSN PIK-2.

    Pertama, pengalihan asset negara seperti jalan, irigasi, sungai, hutan mangrove, pantai yang tidak jelas dan luasnya bisa ribuan hektar.

    Selain itu penggusuran paksa dan isolasi terhadap rakyat yang menuntut hak dan keadilan, tapi sampai saat ini terus berlangsung.

    “Aset-aset negara seperti inilah yang akan hilang begitu saja. Jalan-jalan ini dibangun dengan uang negara dan pada saat dibebaskan nanti oleh pengembang, maka ini hilang semua. Sungai ini milik negara semua, saya yakin tidak ada pergantian terhadap Negara. Ratusan sungai seperti ini akan berpindah tangan begitu saja ke pengembang tanpa ganti rugi ke Negara,” kata Said Didu dalam akun X, Kamis, (7/11/2024).

    Menurutnya, hal-hal seperti inilah yang harus diaudit, berapa ribu hektar aset Negara yang berpindah tangan secara gratis ‘kepada pengembang’.

    “Mereka telah dapat kan ini, maka ini dijual dengan harga puluhan juta, sementara dia mendapatkan secara gratis. Dan ini perlu diaudit betul-betul, pejabatnya juga,” ungkapnya.